» Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah » Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina » Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif » Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat


Tentang The Global Review

The Global Review merupakan media online yang dimiliki Global Future Institute. Kehadiran The Global Review dengan alamat http://www.theglobal-review.com mendukung dalam menyebarkan ide-ide terhadap isu-isu yang menjadi kajian dari Global Future Institute.


Website The Global Review merupakan sarana menginformasikan kegiatan-kegiatan GFI seperti seminar, hasil riset dan studi, maupun kegiatan-kegiatan lainnya.


Dasar pemikirannya adalah, bahwa semua rangkaian kegiatan tersebut, pada akhirnya harus bermuara pada dihasilkannya produk-produk penerbitan buku, jurnal, monograf, maupun sarana publikasi lainnya.


Untuk menjembatani itu semua, maka website GFI http://www.theglobal-review.com untuk sementara akan kami jadikan sebagai basis data maupun informasi, yang mana seluruh lapisan masyarakat baik di Indonesia maupun mancanegara, bisa mengakses secara langsung informasi maupun kajian-kajian yang dibuat oleh GFI.


Sehingga seluruh hasil seri pertemuan, riset dan studi, maupun liputan-liputan yang bersifat analisis berita mengenai perkembangan dan dinamika global dan regional, bisa kami sosialisasikan secepat mungkin kepada masyarakat luas melalui situs kami. Dan terdokumentasikan secara sistematis baik melalui situs theglobal-review.com baik melalui rubrik-rubrik yang ada didalamnya maupun yang terdapat dalam rubrik arsip.



Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Pembentukan Citra Negatif Indonesia di Luar Negeri

Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif

ASEAN-Kanada Sepakat Perkuat UMKM dan Lindungi Pekerja Migran

Wikipedia segera Disaingi Ensiklopedia Daring China

Kuba Pasar Potensial bagi Amerika Serikat

Moon Jae-in Menjadi Presiden ke-19 Korea Selatan

Warga Korsel Pilih Presiden Baru

GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Wapres Buka Peringatan Hari Pers Sedunia 2017

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »