» Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump » Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Bedah Buku
Pengarang : Hendrajit dkk -- Dirensensi oleh Yudha P Sunandar
Amerika di Balik Kejatuhan Para Pemimpin Negara di Dunia

Akhirnya, selesai juga saya membaca buku “Tangan-Tangan Amerika: Operasi Siluman AS di Pelbagai Belahan Dunia” karya mas Hendrajit dari Global Future Institue. Kesan frontal yang terlintas, ternyata dunia ini tak lepas dari kekuasaan Amerika. Jujur, saya merasa sedikit takut dan resah dengan fakta ini. Meskipun begitu, saya merasa masih punya harapan dunia terbebas dari belenggu neo-liberalisme ini.

Amerika memulai berbagai operasi intelijen usai perang dunia kedua. Umumnya, operasi ini bertujuan menggulingkan pemimpin-pemimpin negara di dunia yang bertentangan pola ekonomi neo-liberalis yang dianut Amerika. Bahkan, bila tidak digulingkan, pemimpin negara tersebut mengancam aset perusahaan Amerika di negara bersangkutan.


Pengarang :
Resensi Buku: Tangan-Tangan Amerika

Nuning Soedibjo: Buku ini sangat menjelaskan bagaimana busuknya dan tidak manusiawinya ideologi Amerika dalam ekonomi, yang dinamakan dengan neo-liberalisme alias kapitalisme atau globalisasi yang merupakan suatu kedok dari politik ekonomi Amerika itu sendiri.

Yang sangat menarik adalah, semua bangsa yang menerapkan politik nasionalisme kerakyatan demi menyejahterakan rakyatnya, ataupun bersikap netral dengan politik bebas-aktifnya dalam suatu permasalahan antara beberapa blok yang sedang bersengketa, justru akan langsung dianggap sebagai bangsa yang menganut komunisme, karena tidak sejalan dengan skema desain globalisasi yang ditawarkan oleh Amerika, dalam rangka menguasai dunia.


Pengarang :
Buku Pameran Foto: Jugun Ianfu

Dalam setiap konflik bersenjata berskala besar, perempuan menjadi korban kekerasan seksual. Pada umumnya, hal ini dirahasiakan – oleh para korban, para pelaku kejahatan dan para pemimpin pemerintahan. Kokohnya tabu dihadapi Jan Banning dan Hilde Janssen pada waktu mereka mulai mencari para “Jugun Ianfu” atau “wanita penghibur”,  perempuan yang dipaksa memberi pelayanan seks kepada balatentara Jepang selama Perang Dunia II.

Saat itu mereka masih gadis muda, kini mereka telah menjadi nenek-nenek. Rasa malu, stigma dan rasa bersalah telah membuat mereka selama puluhan tahun tetap membisukan pengalaman masa perang mereka.


Pengarang : Travis Heerman
Petualangan Seorang Pendekar Jepang

PADA tahun 1960-an dan 1970-an, komik mengalami masa kejayaan di Indonesia. Sejumlah komikus menghasilkan pelbagai cerita yang menarik minat masyarakat. Para pendekar dari dunia imajinasi pun menjadi panutan orang-orang di dunia nyata. Sosok mereka—sebut saja misalnya Si Buta dari Goa Hantu, Panji Tengkorak, Pendekar Bambu Kuning, Si Pitung, dan Jaka Sembung—menjadi legenda.


Pengarang : Hendrajit Dkk
Telah Terbit: Tangan-Tangan Amerika, Operasi Siluman AS di Pelbagai Belahan Dunia

Dalam sejarah perang modern, Amerika Serikat mencatat rekor tertinggi sebagai negara agresor. William Blum, dalam bukunya Killing Hope: U.S. Military and CIA Interventions Since World War II, menyatakan bahwa sejak menyatakan kemerdeka-annya pada 1776, Amerika Serikat melancarkan arus tetap pertempuran militer yang mengobarkan sembilan perang besar dan lebih dari 200 penyerbuan angkatan bersenjata. “Dari 1977 hingga 1993,” tulisnya, “Amerika Serikat telah mengirimkan tentaranya untuk menyerbu 32 wilayah di luar negaranya.” Rekor itu, tentu, sudah diperbarui dengan penyerbuan AS ke Afghanistan dan Irak, dan tampaknya tidak mungkin ditumbangkan oleh negara lain manapun, kecuali oleh AS sendiri.


Pengarang :
Menerepong Peristiwa Holocaust Lewat Buku "The Holocaust Industry"

Buku The Holocaust Industry menjadi buku laris di Eropa, Timur Tengah, Asia dan Amerika, dan sudah diterjemahkan kedalam dua puluh enam bahasa. Buku ini mengungkap Penipuan dan Pemerasan Atas Nama Pembantaian Bangsa Yahudi. The Holocaust Industry oleh surat kabar Guardian, London dinobatkan sebagai ”buku paling heboh dan laris sepanjang tahun”. Dalam buku ini, Norman G Finkelstein, seorang keturunan Yahudi membuktikan kebenaran skandal pemerasan atas bank-bank Swiss yang didalangi industry Holocaust. Norman G Finkelstein adalah seorang Yahudi  mengoyak-oyak pembenaran yang berpengaruh atas industry Holocaust.


Pengarang : Dina Y. Sulaeman, Penerbit: Aliya Publishing
Kutipan Komentar Beberapa Pakar Tentang Buku Obama Revealed, Realitas di Balik Pencitraan

 Insya Allah bisa didapatkan di Islamic Book Fair 5-19 Maret, di stand penerbit Ufuk.
Endorsment: “Buku ini memberikan gambaran yang jelas bahwa banyak orang yang lupa, Obama yang banyak dielu-elukan itu tak lebih dari sebuah sekrup dari sebuah mesin besar bernama Amerika Serikat yang sudah berkomitmen untuk mendukung penuh politik Zionis Israel. Bahkan kaum Zionis Israel tidak jarang justru mampu mendiktekan kepentingannya kepada siapa pun yang berkuasa di Amerika Serikat”
Riza Sihbudi, pengamat Timur Tengah


Pengarang : Dina Y. Sulaeman
Century, SBY, dan Obama

Kata Baudrillard, hari ini kita hidup dalam era simulakra; era dimana batas antara realitas dan citra telah melebur. Bahkan, citra telah berubah menjadi realitas itu sendiri. Baudrillard menyebutnya hyper-reality atau realitas semu. Pilihan-pilihan hidup kita sangat dipengaruhi oleh realitas semu ini, yang kata Milan Kundera, diciptakan oleh agen-agen periklanan, manajer kampanye politik, atau desainer yang yang merancang semu bentuk, mulai dari mobil hingga alat olahraga. Contoh gampangnya, saat saya membeli baju bermerek A tiba-tiba saya merasa hebat. Padahal, apakah kehebatan ditentukan oleh merek baju? Tapi ketika citra telah mengepung saya, saya percaya dan yakin bahwa merek A membuat saya lebih hebat daripada memakai baju obralan. Inilah fase simulakra: citra yang membentuk realitas, bahkan citra menjadi realitas itu sendiri.


Pengarang : Dina Y. Sulaeman
Ahmadinejad on Palestine!

Endorsments
Eksistensi Negara Israel vs Bangsa Palestina yang tanpa Negara, merupakan persoalan umat manusia Pasca Perang Dunia II. Buku ini berupaya mengangkat kembali soal tersebut secara ringan, berangkat dari pernyataan-pernyataan Presiden Iran, Ahmadinenjad yang terasa menohok Dunia Barat yang selama ini mendominasi wacana global, baik dalam dunia ilmu maupun dunia praktik. (Prof. (em) Judistira K. Garna, Ph.D, Guru Besar Antropologi Universitas Padjadjaran)


Pengarang : Webster Griffin Tarpley
Siapakah sesungguhnya Barack Obama?

Buku ini menceritakan bahwa Obama adalah sosok yang bermasalah secara personalitas. Sosok megalomania yang bekerja untuk agen-agen intelijen dengan menggunakan polling palsu, merangkul sekawanan anak-anak remaja, didukung oleh kelompok-kelompok super kaya, dan dihias pula oleh pemberitaan media yang mendukungnya untuk memperingkas jalur politik demi meraih kekuasaan.



PREVIOUS   1234   NEXT

Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Sepucuk Surat Trump Cairkan Hubungan dengan China

Khayalan Tingkat Dewa, Komunis Bangkit Lagi

Pilkada: Untuk Rakyat atau Politisi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Indonesia dan Korsel Bahas Kerjasama Bilateral

Uni Eropa akan Tetap Terapkan Sanksi kepada Rusia

Uni Eropa Diminta Tidak Ikuti Permainan Trump

Cinta dan Kebenaran

Rex Tillerson Dikukuhkan sebagai Menlu AS

Sekjen PBB Desak AS Cabut Larangan Masuknya Pengungsi Muslim

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »