» Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah » Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina » Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif » Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat


Tick News
06-08-2013
Helikopter AS Jatuh
Helikopter Militer AS jatuh di Okinawa

Satu helikopter militer Amerika Serikat (AS) jatuh di selatan Pulau Okinawa, Jepang, pada Senin (5/8).


Dalam satu pernyataan Angkatan Udara AS mengatakan, tiga dari empat awak yang terlibat dalam kecelakaan itu dalam kondisi stabil namun kondisi awak yang tersisa belum dilaporkan.

Tidak ada korban di kalangan penduduk setempat, kata seorang pejabat Jepang seperti dilansir Reuters.

Menurut Angkatan Udara, satu helikopter HH-60 yang berbasis di pangkalan udara Kadena di Okinawa jatuh di area pelatihan Kamp Hansen Marinir AS dan regu penyelamat segera meresponnya.

Helikopter itu, menurut Angkatan Udara, sedang melakukan misi pelatihan.

"Ini sangat disesalkan. Kami meminta pihak AS secepatnya memberikan informasi," kata Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera, kepada wartawan.

"Kami berencana menuntut penyelidikan penyebab kecelakaan dan langkah-langkah untuk mencegah kejadian semacam itu berulang."

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ingin memindahkan pangkalan udara Marinir AS Futenma ke bagian yang kurang padat di pulau itu, tetapi mendapat tentangan dari penduduk Okinawa.

Warga Okinawa, tuan rumah sebagian besar pasukan militer AS di Jepang, telah lama membenci apa yang banyak mereka rasakan sebagai ketidakadilan untuk menanggung beban atas persekutuan militer AS-Jepang.

Banyak yang mengasosiasikan pangkalan militer AS dengan kecelakaan, kejahatan dan polusi. (TGR/ANT)



Artikel Terkait
» Drone Israel Jatuh di Perbatasan dengan Mesir
» Militer: Pesawat Militer Filipina Hilang
» Jet Latih Militer UAE Jatuh, Pilot Tewas
» Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Kepulauan Okinawa Jepang



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Pembentukan Citra Negatif Indonesia di Luar Negeri

Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif

ASEAN-Kanada Sepakat Perkuat UMKM dan Lindungi Pekerja Migran

Wikipedia segera Disaingi Ensiklopedia Daring China

Kuba Pasar Potensial bagi Amerika Serikat

Moon Jae-in Menjadi Presiden ke-19 Korea Selatan

Warga Korsel Pilih Presiden Baru

GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Wapres Buka Peringatan Hari Pers Sedunia 2017

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »