» Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina » Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif » Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)


Kesehatan
07-08-2013
Virus Flu Burung
Peneliti Cina: Virus Flu Burung Mulai Menular Antar-Manusia

Virus flu burung diperkirakan mulai menular antarmanusia. Kasus pertama penularan virus flu burung H7N9 terjadi di Cina. Meski perkembangan tersebut mengkhawatirkan dan harus diikuti dengan saksama, para peneliti menekankan virus masih belum "mahir" untuk menyebar antarmanusia.


"Masyarakat tidak usah panik," kata pakar epidemiologi Chang-jun Bao dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Jiangsu. "Kemampuan transmisi virus baru ini masih belum efektif.”

Chang bersama teman-teman peneliti lainnya menulis dalam jurnal kesehatan Inggris, British Medical Journal (BMJ), bahwa seorang wanita 32 tahun terinfeksi virus Maret lalu setelah merawat ayahnya yang berusia 60 tahun di rumah sakit.

Tidak seperti ayahnya--yang mengunjungi pasar unggas sebelum sakit, perempuan ini tidak berhubungan dengan unggas. Namun ia jatuh sakit setelah merawat ayahnya selama enam hari di rumah sakit. Keduanya meninggal setelah mengalami kegagalan fungsi beberapa organ.

Hingga kasus ini muncul, belum ada bukti manusia bisa mengidap virus H7N9 selain dari kontak langsung dengan unggas. Kebanyakan penderita sebelumnya mengunjungi pasar unggas atau berhubungan dengan unggas hidup dalam waktu satu atau dua minggu sebelum jatuh sakit.

Hasil penelitian virus yang diambil dari keduanya menunjukkan jenis virus ini hampir sama secara genetik. Hal ini mendukung dugaan bahwa perempuan tersebut tertular dari ayahnya.

Sampai 30 Juni lalu terdapat 133 kasus flu burung H7N9 di Cina Timur, 43 di antaranya meninggal dunia. (TGR/TC/BBC/CNA)



Artikel Terkait
» WHO: Korban Flu Burung H7N9 Terus Bertambah
» WHO Peringatkan Virus Flu Unggas Yang Dihasilkan Di Laboratorium



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Wapres Buka Peringatan Hari Pers Sedunia 2017

Top! Pelajar Indonesia Gelar Festival Budaya di Manchester

Kehadiran Kapal Induk Cina Terbaru Menuai Spekulasi

Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik

Kongres Ulama Perempuan di Cirebon Dihadiri oleh 15 Negara

Sekjen PBB Serukan Penyelesaian Politik bagi Krisis Yaman

China Luncurkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri

Pilkada Rasa Devide et Impera

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »