» Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump » Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi


Teknologi Nuklir
26-03-2014
Nuklir Israel
Mansour: IAEA Harus Mengawasi Instalasi Nuklir Israel

Presiden interim Mesir dalam pidatonya pada KTT Arab ke-25 di Kuwait menyinggung bahwa bahaya terorisme mengancam semua negara di kawasan, seraya menekankan keharusan pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terhadap seluruh instalasi nuklir rezim Zionis Israel.


Adly Mansour mengatakan, "Negara-negara Arab sedang menghadapi tantangan besar di berbagai bidang dan yang paling utama adalah masalah Palestina."

Ditambahkannya, "Kami terfokus pada pengambilan sikap terpadu dalam konferensi ini dalam masalah pengakhiran pendudukan Israel atas bumi Palestina."

Seraya menyinggung pentingnya posisi Baitul Maqdis dan Masjid al-Aqsha, Mansour  mengatakan, "Kami mengecam serangan Israel ke Gaza dan kami meminta semua lembaga untuk mencabut blokade terhadap wilayah tersebut."

Menyinggung krisis Suriah, Mansour menegaskan pentingnya solusi politik seraya menyatakan bahwa pihaknya berusaha mendekatkan pandangan kelompok-kelompok oposisi Suriah dengan tujuan mencapai solusi politik. (TGR/IRIB Indonesia)




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Sepucuk Surat Trump Cairkan Hubungan dengan China

Khayalan Tingkat Dewa, Komunis Bangkit Lagi

Pilkada: Untuk Rakyat atau Politisi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Indonesia dan Korsel Bahas Kerjasama Bilateral

Uni Eropa akan Tetap Terapkan Sanksi kepada Rusia

Uni Eropa Diminta Tidak Ikuti Permainan Trump

Cinta dan Kebenaran

Rex Tillerson Dikukuhkan sebagai Menlu AS

Sekjen PBB Desak AS Cabut Larangan Masuknya Pengungsi Muslim

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »