» Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia


BUMN
19-07-2014
Garuda Indonesia
Penyambutan Garuda Indonesia sebagai Anggota ke-20 Sky Team di Osaka

​Garuda Indonesia secara resmi menjadi anggota ke-20 Sky Team pada Bulan Maret 2014, dan untuk merayakan keanggotaan Garuda Indonesia tersebut, bertempat di Hotel Ritz Carlton, Osaka dilaksanakan resepsi yang dihadiri oleh General Manager dari beberapa maskapai penerbangan yang memiliki kantor perwakilan di Osaka (17/07/2014).


Dalam sambutannya, KUAI RI Osaka menyampaikan bahwa Garuda Indonesia sebagai Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia terus menujukkan perkembangan yang pesat dari tahun ke tahun.

Hal tersebut terbukti dengan diberikannya penghargaan Best Cabin Crew 2014 kepada Garuda Indonesai oleh Sky Trax London pada tanggal 15 Juli 2014.

Sedangkan sky Team sendiri merupakan salah satu aliansi maskapai penerbangan terbesar di dunia yang terdiri dari 15.723 penerbangan harian ke 1064 tujuan di seluruh dunia.

Melalui keanggotaan Garuda Indonesia pada Sky Team tersebut diharapkan pelanggan Garuda Indonesia semakin memiliki keluasan untuk terkoneksi ke beberapa penerbangan ke seluruh dunia.

Hadir dalam acara tersebut maskapai internasional seperti KLM, Korean Airlines, Vietnam Airlines,  China Airlines, China Southern Airlines, China Eastern Airlines, Delta Airlines, Alitalia, dan Air France, serta biro-biro perjalanan yang ada di Osaka. (KJRI Osaka)


Sumber :KJRI Osaka
Artikel Terkait
» Dirgantara Indonesia-EADS Sepakat Tingkatkan Produksi Pesawat
» Lima Negara ASEAN Berminat Beli Pesawat CN-295



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Pemerintah Pastikan Blokir Telegram

Dilihat Dari Gelagatnya, NATO Memang Ingin Agresi Militer ke Rusia

KPK Dalami Proses Penentuan Opini Kasus Kemendes-BPK

Anggaran Polri Naik di Masa Presiden Jokowi

Ketua OPEC Optimistis Stok Minyak Global Turun

Mengunjingkan Epistemologi Keraton

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »