» Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia


Kesehatan
10-10-2014
Marinir Amerika Diterjunkan Perangi Ebola
Pentagon mengirimkan 100 Marinir Amerika Serikat bersama dengan enam pesawat ke Liberia untuk memperkuat upaya Amerika memerangi wabah Ebola. 

"Unit, yang berbasis di Moron, Spanyol, adalah bagian dari pasukan penanggulangan krisis yang ditugaskan ke Afrika dan akan membawa empat pesawat Osprey tilt rotor serta dua pesawat kargo C-130 Hercules ke Monrovia," kata juru bicara Pentagon Laksamana Muda John Kirby, Kamis (8/10).
 
Marinir juga tiba di Liberia pada Kamis dan memberikan bantuan sementara dengan upaya pasokan dan transportasi udara sampai pasukan Angkatan Darat AS 101st Airborne tiba akhir pekan ini.
 
"Kami tidak melihat penyebaran tertentu Marinir ini menjadi jangka panjang. Ini sekarang dianggap sebagai solusi sementara hanya untuk mendapatkan beberapa aset pesawat di wilayah tersebut guna menghadapi lingkungan yang keras yang kita dihadapi sana," katanya kepada wartawan.
 
Kirby mengatakan pesawat Osprey MV-22 tiba dengan unit yang akan memungkinkan pasukan mencapai area yang lebih luas, ketika Ospreys - yang lepas landas dan mendarat seperti helikopter dan kemudian terbang dengan kecepatan seperti pesawat - tidak memerlukan landasan pacu.
 
Militer AS telah menyatakan rencana berkekuatan 3.200 tentara di Liberia dan Senegal untuk memberikan dukungan logistik dan rekayasa dalam perang internasional melawan virus mematikan itu, namun mengatakan ia menyetujui untuk memperluas misi hampir 4.000 jika diperlukan.
 
"Unit kelautan termasuk dalam rencana pasukan tersebut," kata Kirby.
 
Pengumuman penyebaran muncul setelah Presiden Barack Obama menghadapi kritik dari beberapa kelompok bantuan atas kecepatan respon AS terhadap krisis Ebola, dengan beberapa mempertanyakan jadwal untuk penyebaran lebih dari 3.000 tentara Amerika.
 
Sekitar 350 tentara AS berada di Liberia dan Senegal pada saat ini, untuk menyiapkan pengaturan uji laboratorium dan rumah sakit lapangan untuk petugas kesehatan. Pasukan tambahan akan tiba dalam beberapa pekan mendatang, menurut Pentagon.
 
Tim militer Amerika yang terlatih untuk menghadapi ancaman biologis yang telah dikerahkan ke Liberia untuk menjalankan laboratorium mobile, dan untuk menguji sampel darah bagi virus Ebola virus, kata kepala Komando Afrika AS, Jenderal David Rodriguez, Selasa.

Sumber :www.aktual.co

 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik

Erdogan Kunjungi Teluk untuk Redakan Sengketa Qatar

Wapres Jusuf Kalla Bahas Kerja Sama Maritim dengan Vietnam

PERPPU N0. 2/2017, PERPU CCTV

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumber

Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »