» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina


Media
27-11-2014
Welcome Dinner Kongres Aliansi Jurnalis Independen di Bukittinggi

Ratusan delegasi AJI Kota dari seluruh penjuru Indonesia, serta peserta Kongres AJI ke IX dijamu makan malam di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Rabu (26/7/2014). Prosesi penyambutan para insan pers dari media cetak dan elektronik yang bertugas diberbagai daerah itu, menandai dimulainya perhelatan akbar tiga tahunan organisasi pers profesional ini.


Welcome Dinner Kongres AJI IX yang dihadiri Walikota Bukittinggi, Ismed Amzis, Ketua Dewan Pers, Prof Dr Bagir Manan serta dua anggota, CEO Citylink, Arif Wibowo, Ketua AJI Indonesia, Eko Maryadi, Wakil Ketua PPATK, Agus Susanto, serta sejumlah pimpinan perusahaan swasta nasional lainnya.

Pada kesempatan itu Walikota Bukittinggi, Ismed Amzis mengaku terharu atas kesempatan yang diberikan sebagai tuan rumah pelaksanaan Kongres AJI ke IX. Konon lagi, kota wisata bersejarah ini tercatat menjadi daerah pertama di Sumatera yang terpilih untuk penyelenggaraan Kongres AJI.

"Kedatangan para jurnalis di Kota Bukittinggi ini, semoga membuka kesempatan promosi potensi wisata yang kami miliki. Khususnya melalui tulisan para jurnalis peserta kongres pada media masing-masing," ungkapnya.

Menurutnya, Kota wisata berhawa sejuk yg memiliki sejarah bernilai tinggi dalam proses kemerdekaan, termasuk membentuk pemerintahan darurat PDRI yg dikomandoi oleh Syafruddin Prawiranegara saat Sukarno Hatta ditahan Belanda

 




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Kaji Ulang Makna Globalisasi dan Implementasinya

China dan Rusia sepakat balas penempatan rudal AS di Korsel

Imigrasi Bekasi Deportasi 9 WNA China

Jasa Presiden Soekarno buat bangsa Indonesia

RESENSI: Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »