» Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah » Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina » Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif » Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat


Teknologi Informasi
08-01-2015
Game Play Station
Ini Alasan Sony Tunda Jual PS4 Ke Tiongkok

Play Station 4 yang akan resmi diluncurkan di negara tirai bambu ditunda. Seharusnya, produk terbaru produksi Sony tersebut akan dijual secara umum 11 Januari ini. Namun, dengan berbagai alasan yang tidak diketahui, hal itu harus dibatalkan.


Sony Computer Entertainment menyatakan bahwa sulitnya masuk ke kawasan Tiongkok karena ketatnya aturan di sana. Tiongkok menerapkan aturan sensor yang ketat pada setiap produk yang akan masuk ke dalam negaranya. Walaupun begitu, negosiasi terhadap pemerintah Tiongkok tetap terus dilakukan.

Sebagai pemain pasar produk game terbesar ketiga, Sony menyambut baik pencabutan pelarangan peredaran produk permainan digital tersebut oleh Tiongkok. Menurut pihak Sony seperti yang dikutip oleh Reuters setelah 14 tahun pelarangan tersebut ada dan sekarang dicabut, bukan berarti PS4 mudah masuk ke pasar Tiongkok.

Keuntungan Sony Picture dari produk game-nya ini mencapai US $ 15 Miliar. Microsoft perusahaan pesaingnya telah meluncurkan tipe perangkat game digital lebih dulu September lalu di Tiongkok dengan nama Xbox. (TGR/Reuters)

Caption Foto: Peluncuran PS4 (charlagamer.com)




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Pembentukan Citra Negatif Indonesia di Luar Negeri

Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif

ASEAN-Kanada Sepakat Perkuat UMKM dan Lindungi Pekerja Migran

Wikipedia segera Disaingi Ensiklopedia Daring China

Kuba Pasar Potensial bagi Amerika Serikat

Moon Jae-in Menjadi Presiden ke-19 Korea Selatan

Warga Korsel Pilih Presiden Baru

GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Wapres Buka Peringatan Hari Pers Sedunia 2017

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »