» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina


Teknologi Informasi
27-01-2015
Perangkat Keras Computer
Dollar Menguat, Laba Microsoft Menurun

Penjualan perangkat lunak windows pada perangkat keras computer menurun akibat menguatnya mata uang dollar. Hal ini sudah diprediksi sebelumnya di Bursa Efek New York di Wallstreet. Pada hari ini harga saham sempat turun 3% ke angka US $ 45,63 per lembar.


“Ketika nilai tukar mata uang memberikan dampak pada microsoft dan perusahaan internasional lainnya, saham Microsoft masih diminati pasar dan peringkatnya masih bagus walaupun perusahaan lain berusaha untuk menyaingi,” ungkap Analis FBR Pasar Modal, Daniel Ives seperti dikutip dalam Reuters.

Selama tiga tahun penjualam pc oleh Microsoft menurun baru  beberapa bulan terakhir angka penjualan menunjukkan peningkatan. Lisensi Windows dan Office merupakan produk dengan penjualan tertinggi sebagai peggerak pendapatan terbesar Microsoft.

“Secara keseluruhan yang mengejutkan adalah pada penjualan lisensi, kita sedikit terkena dampak dari nilai tukar terhadap kondisi makro di Tiongkok dan Jepang,” ujar Amy Hood, Direktur Keuangan Microsoft.

Microsoft melaporkan laba pada kuartal terakhirnya sebesar US $ 5,86 miliar dibandingkan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya sebesar US $ 6,56 miliar. Penjualan meningkat sebesar 8% yakni US $ 26,47 miliar, yang peningkatan terjadi ketika Microsoft mengakuisisi Nokia. Analis keuangan memperkirakan kelak pendapatan Microsoft mencapai angka US $ 26,3 miliar. (TGR/Reuters)

Caption Foto: Ilustrasi Microsoft (appsplit.com)



Artikel Terkait
» Google Umumkan Rencana Dirikan Kampus di Seoul
» Superkomputer Cina Teratas di Dunia



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »