» Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia? » Embargo dan Isolasi Qatar, Tahapan Awal Aksi Destabilisasi Inggris-AS di Timur Tengah » Kemana Isu Qatar Hendak Berlabuh? » Turki Kembali Mempolitisasi Islam dan Isu Tatar Untuk Kepentingan Ukraina » Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah


Kepolisian
28-03-2015
Indonesia Timor Leste
Kerja Sama Polisi Indonesia Timor Leste Meningkat

Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen (Pol) Drs. Endang Sunjaya, menerima bintang penghargaan Medalia Merito de Seguransa Publico dari Timor-Leste atas upayanya selama ini dalam memajukan kerjasama antara Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL) dengan Kepolisian Daerah NTT. Penyerahan bintang penghargaan tersebut disampaikan pada upacara HUT ke-15 PNTL di Dili (27/3/2015). Pada kesempatan tersebut dua perwira Polri lainnya yakni Atase Polri pada KBRI Dili, Kombes (Pol) I Made Cakra dan Mantan Atase Polri pada KBRI Dili (2004 - 2007), Kombes (Pol) Purn. Minton Mariati telah pula menerima bintang penghargaan yang sama.


Pemberian penghargaan Medalia Merito de Seguransa Publico kepada Kapolda NTT dan dua perwira Polri termaksud merupakan wujud terus meningkatnya kerjasama antara Polri dan PNTL Dalam kerangka MoU kerjasama antara Polri dan PNTL yang ditandatangani pada tanggal 29 Juli 2009 dan diperpanjang 13 Desember 2012 , upaya kerjasama direalisasikan melalui bantuan peningkatan kapasitas oleh Polri berupa berbagai macam bentuk pelatihan dan pendidikan bagi anggota PNTL, serta kerjasama dalam pencegahan dan penanganan kejahatan lintas negara.

Sebagai negara yang wilayahnya berbatasan langsung baik di darat maupun laut, kerjasama dua lembaga kepolisian tersebut menjadi sangat penting dalam menanggapi indikasi berkembangnya kejahatan lintas negara, termasuk perdagangan narkotika penyelundupan, dan perdagangan terlarang lainnya.

Upacara HUT ke-15 PNTL dihadiri pula oleh Ketua Parlemen TL, Perdana Menteri TL, para Menteri Kabinet dan Pimpinan Lembaga tinggi TL, serta korps diplomatik termasuk Dubes RI di Dili. Dalam Upacara tersebut telah pula dilantik Komandan Jenderal (Kepala) PNTL yang baru Komisaris Julio Hornai, serta Wakil Kepala PNTL yang baru Komisaris Faustino Da Costa. (TGR/Kemlu RI)

Caption foto: Kapolda NTT Brigjen (Pol) Drs. Endang Sunjaya saat menerima penghargaan Medalia Merito de Seguransa Publico dari Timor-Leste (kemlu RI)




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina
Dalam beberapa bulan belakangan ini, Presiden AS Donald Trump dengan sengaja membesar-besarkan ancaman senjata nuklir dan serangkaian uji coba rudal jarak menengah Korea Utara (Korut) meskipun ...

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Lihat lainya »
   Arsip
Nahdha Project Iringi Naiknya Morsi Menjadi Presiden Mesir

Presiden Lantik 9 Pengarah dan Kepala UKP PIP

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Embargo dan Isolasi Qatar, Tahapan Awal Aksi Destabilisasi Inggris-AS di Timur Tengah

7 Negara Arab Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Qatar

Perdana Menteri Malaysia Resmikan Siaran TV Digital

KPK Tetapkan 6 Tersangka Kasus Suap DPRD Jatim

Kemana Isu Qatar Hendak Berlabuh?

Lima Negara Arab Putuskan Hubungan Diplomatik

Presiden Ajak Seluruh Elemen Bangsa Jaga Pancasila

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »