» Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia


Amerika Latin
31-08-2015
Maduro Lakukan Kunjungan ke Tiongkok dan Vietnam Dalam "Masa Sulit"

Presiden Venezuela Nicolas Maduro akan melakukan kunjungan ke Tiongkok dan Vietnam akhir pekan ini dalam upaya meminta bantuan di saat negara kaya minyak itu terperosok dalam resesi.


Menurut AFP, Maduro mengumumkan perjalanan pada Jumat (28/8) di depan para pendukungnya di luar istana presiden di Caracas, saat negara itu dalam tekanan dan lumpuhnya barang-barang kebutuhan sehari-hari yang paling dasar.

Ekonomi Venezuela mengalami kesulitan sehubungan terperosoknya harga minyak global dan diguncang oleh kejahatan yang meningkat di dalam negeri. Hal ini membutuhkan dukungan keuangan skala besar untuk mengatasi kondisi dalam negeri, katanya.

"Besok saya akan pergi ke Vietnam dan Tiongkok untuk membuat pengaturan keamanan ekonomi dan keuangan Venezuela," kata Maduro kepada para pendukungnya dan ia mengatakan memiliki undangan dari Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Vietnam Truong Tan Sang.

Untuk meningkatkan perekonomian tersebut sangat dibutuhkan uang tunai dan pada April lalu pemerintahan Maduro mendapatkan pinjaman 5 miliar dolar AS dari Beijing, sekutu utama politik dan ekonomi Venezuela.

Tiongkok yang memperluas kehadirannya di Amerika Selatan telah menjadi pendukung utama Venezuela sejak pendahulu dari Maduro, yaitu Hugo Chavez berkuasa pada 1999.


Sumber :www.antaranews.com
Artikel Terkait
» Presiden Chile Minta Menterinya Mengundurkan Diri
» Maduro Dapat Mandat Hadapi Ancaman Amerika
» Venezuela Perintahkan AS Tarik 80 Diplomat
» Amerika Latin Krisis, Presiden Venezuela Kunjungi Tiongkok
» Pesan Presiden Venezuela untuk AS: Nyawa Digantikan Nyawa!
» AS Kecam Keras Penangkapan Pembangkang Kuba
» Pemulihan Hubungan AS-Kuba, Veteran Anti Fidel Castro Kecewa



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik

Erdogan Kunjungi Teluk untuk Redakan Sengketa Qatar

Wapres Jusuf Kalla Bahas Kerja Sama Maritim dengan Vietnam

PERPPU N0. 2/2017, PERPU CCTV

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumber

Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »