» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina


Tick News
03-09-2015
Perkembangan Politik di Guatemala
Hakim Keluarkan Surat Penahanan, Presiden Guatemala Mengundurkan Diri

Presiden Guatemala Otto Perez Molina mengundurkan diri pasca  hakim mengeluarkan surat perintah penahanan atas dirinya. Kejaksaan menuduhnya menjadi otak skema penggelapan bea cukai bernilai jutaan dolar. Namun Molina menolak tuduhan tersebut.


Sebelumnya, pada Selasa (01/09/2015) lalu Kongres mencabut kekebalan hukumnya.
 
Seorang juru bicara menyatakan Molina memutuskan untuk mengundurkan diri "untuk menghadapi tuntutan terhadapnya"

Molina mengundurkan diri beberapa hari sebelum pemilihan presiden yang akan digelar pada Minggu (06/09/2015) mendatang. Akibat kasus ini, sesuai aturan konstitusi, Molina tak boleh mencalonkan diri kembali.

Wakil Presiden Alejandro Maldonado akan memerintah hingga presiden baru disumpah pada 14 Januari tahun depan.

Maldonado baru menjabat di posisinya sejak pertengahan bulan Mei, ketika wakil presiden sebelumnya Roxana Baldetti mengundurkan diri, karena dituduh terlibat dalam skema korupsi yang sama dengan Molina.

Para penyelidik menyebut skema penggelapan yang disebut sebagai La Linea itu melibatkan pembayaran suap para pebisnis kepada pejabat pemerintah dan petugas bea cukai guna menghindar dari kewajiban membayar cukai.

Sebelumnya, skandal korupsi ini telah memicu serangkaian protes massal di Guatemala dan seruan besar-besaran agar presiden Molina mengundurkan diri.

Hingga Rabu malam, Molina menolak dan menyatakan ia akan menyelesaikan masa jabatannya.

Hari Selasa, hakim mengeluarkan perintah larangan Molina meninggalkan Guatemala "sebagai upaya pencegahan". (TGR/BBC)

Caption Foto: Presiden Guatemala Otto Perez Molina (columbia.co.cr)




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »