» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina


Intelijen
05-02-2016
'SISIK MELIK' INTELIJEN INDONESIA
Penulis : M Djoko Yuwono, Wartawan Senior Pos Kota Group
Menarik sekali membaca buku biografi satu ini. Lebih dari sekadar biografi, buku ini mengupas 'sisik melik' dunia intelijen Indonesia.
 
- JUDUL: ''THINK AHEAD: 70 Tahun Teddy Rusdy''
- PENULIS: Servas Pandur
- PENERBIT: PT Herakles Indonesia
- HALAMAN: xviii, 602 hlm
- UKURAN: 15 x 23 cm
- PERCETAKAN: Gramedia

Ini bukan buku biografi biasa. Layak dibaca oleh siapa pun yang peduli terhadap nasib bangsa ini.
 
Pengalaman Marsekal Muda TNI (Purn) Teddy Rusdy sebagai perwira intelijen RI selama 1974-1992 memberikan gambaran komprehensif tentang 'the nature of intelligence'' ~ seperti seberapa penting dan fundamentalnya intelijen bagi bangsa, negara, dan pemerintah RI.
 
Sejumlah pertanyaan tentang dunia intelijen terjawab di buku ini. Apa itu tujuan dan maksud intelijen, intelijen sebagai pengetahuan dan proses, misteri intelijen, syarat-syarat intelijen, fungsi dan siklus intelijen, tantangan intelijen, mata rantai komando dalam intelijen, operasi intelijen, dsb... dsb... termasuk intelijen sebagai produk, bisa Anda simak di buku ini. 
 
Teddy Rusdy boleh disebut sebagai bagian dari arsitek dunia intelijen Indonesia. Dialah salah satu sosok di balik bagaimana membangun sistem dan model intelijen yang cocok dan dapat diterapkan di NKRI ~ sinergi antara model-model intelijen dunia, baik yang berasal dari Timur Tengah, Eropa, Asia, maupun AS.
 
Tak kalah menariknya, bagaimana Teddy Rusdy mengungkap tabir di balik jatuhnya pemerintahan Soeharto. Bagaimana pihak intelijen kala itu telah membuat empat estimasi mengenai pemerintahan rezim Orde Baru, bisa disimak di Bab 22, yang semuanya diabaikan oleh Soeharto sehingga tiba pada kejatuhannya yang dramatis; juga jawaban-jawaban atas sejumlah isu politik dalam sejarah kontemporer Indonesia, termasuk isu kudeta LB Moerdani yang dihembuskan oleh Prabowo Subianto; pun soal kekeliruan Soeharto ketika memercayai Habibie sebagai Menristek... dsb...dsb... 
 
Singkat cerita, buku ini layak dibaca oleh siapa pun Anda.



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »