» Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia


Militer
15-06-2016
Pasukan Perdamaian PBB Indonesia
Prajurit TNI Hijaukan Lahan Tandus di Darfur Barat

Ditengah-tengah kegiatan rutin melaksanakan patroli untuk menjaga keamanan dalam misi pemeliharaan perdamaian di wilayah Sektor Barat Darfur-Sudan, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-02 dibawah pimpinan Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, Komandan Satgas, beberapa waktu lalu melakukan penghijauan berupa penanaman 200 pohon Azadirachta Indica di wilayah Supercamp, El Geneina, Darfur Barat-Sudan.


Acara penanaman pohon Azadirachta Indica yang diselenggarakan oleh WEPU (Water and Environment Protection Unit) ini melibatkan gabungan personel dari Sipil, Militer dan Kepolisian dari masing-masing TCC (Troops Contributing Country) yang ada di wilayah Supercamp, El Geneina, Darfur Barat.
 
Azadirachta Indica (Nimba) merupakan jenis tanaman yang berasal dari India yang aman untuk dikonsumsi oleh manusia dan mempunyai banyak manfaat, diantaranya adalah sebagai anti mikroorganisme, anti virus, obat demam, obat gangguan pencernaan dan lain-lain.
 
Chief of WEPU Kidjo sebagai pimpinan acara dalam kegiatan ini menyampaikan, bahwa penghijauan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang asri dan sehat terutama di lingkungan Supercamp, dan kedepannya program ini akan disosialisasikan kepada masyarakat lokal yang ada di sekitar Darfur.
 
“Kita awali gerakan penghijauan ini di wilayah Supercamp dan semoga kedepannya kegiatan ini dapat ditiru dan diikuti oleh masyarakat lokal di luar sana (Supercamp), guna terciptanya lingkungan yang asri dan sehat,” ujar Kidjo.
 
Diakhir kegiatan Kidjo mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh personel yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, terutama kepada Prajurit TNI Satgas Indobatt-02.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kidjo memberikan secara langsung 100 bibit pohon Azadirachta Indica kepada Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid dan diterima oleh Lettu Czi Arifian Wahyu Irfandi sebagai perwakilan. Rencananya, bibit pohon tersebut akan ditanam di dalam Markas Indobatt Supercamp, El Geneina, Darfur Barat-Sudan. (TGR/PTNI)



Artikel Terkait
» Pasukan Perdamaian Indonesia di Darfur Sudan Peringati HUT TNI ke 70
» TNI Gelar Pengobatan Massal Gratis di Darfur Barat
» Satgas Indobatt Bantu Warga Lokal di Darfur Barat
» 98 Prajurit TNI Konga XXXV-A Naik Pangkat di Darfur
» Komandan Sektor Barat Tinjau Pasukan Indonesia di Darfur



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Pemerintah Pastikan Blokir Telegram

Dilihat Dari Gelagatnya, NATO Memang Ingin Agresi Militer ke Rusia

KPK Dalami Proses Penentuan Opini Kasus Kemendes-BPK

Anggaran Polri Naik di Masa Presiden Jokowi

Ketua OPEC Optimistis Stok Minyak Global Turun

Mengunjingkan Epistemologi Keraton

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »