» Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina » Donald Trump Membuka Babak Baru Konflik AS-Tiongkok di Asia Tenggara dan Semenanjung Korea


Eropa
11-07-2016
Reaksi Keras Rusia atas Keputusan Terbaru NATO
Pemerintah Rusia mengumumkan, langkah-langkah Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO anti-Rusia, tidak akan dibiarkan begitu saja.

Maria Zakahrova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Ahad (10/7) mengatakan, Moskow mengamati dengan seksama langkah-langkah yang dilakukan NATO dan berdasarkan penegasan-penegasan sebelumnya, pengawasan yang diperlukan terkait strategi NATO sudah dilakukan.
 
Zakharova menambahkan, pergerakan NATO di perbatasan mengkhawatirkan dan menurut saya, cukup satu pemicu untuk perang informasi sehingga negara-negara anggota NATO menganggap Rusia sebagai ancaman.
 
Ia menegaskan, Moskow tidak pernah mengancam satupun negara anggota NATO, Rusia hanya memodernisasi pasukannya dan bersiap menggelar manuver besar yang digelar di dalam wilayah Rusia sendiri serta tidak meluas ke negara-negara lain.
 
Jubir Kemenlu Rusia melanjutkan, negara-negara anggota NATO menutup mata atas realitas langkah-langkah ini dan selalu menuduh Moskow menjalankan strategi permusuhan, dengan begitu mereka terus mempersempit kepungan atas Rusia.
 
Petinggi negara-negara anggota NATO menutup pertemuan Warsawa kemarin dan memutuskan bahwa organisasi ini akan menempatkan empat brigade pasukan di Polandia, Lithuania, Estonia dan Latvia.
 
NATO juga mengumumkan, keputusan menempatkan pasukan baru di Timur Eropa diambil setelah melewati proses evaluasi, pengalaman dan analisa kondisi terbaru, dan jika diperlukan pasukan itu akan ditambah.

Sumber :parstoday.com
Artikel Terkait
» Rakyat Lithuania Kumpulkan Tandatangan Keluar dari Uni Eropa
» Uni Eropa, MEA, dan Nasionalisme Kita
» Rusia Siap Lawan Penyebaran Pasukan NATO
» Emmanuel Macron Peringatkan Dampak Keluarnya Inggris dari Uni Eropa
» Potensi Keluarnya Inggris dari Uni Eropa
» Babak Baru Ketegangan Rusia-NATO
» Dianggap Ancaman, Rusia Larang Yayasan George Soros



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Mantan Presiden Jerman Roman Herzog Wafat

Kawasan Semakin Dinamis, Cina akan Terbitkan Kebijakan Keamanan di Asia Pasifik

Buku Ini Dapat Memahami Hal-hal Krusial di Lingkungan Geopolitik NKRI

Membuka Kunci Jawaban atas Berbagai Kondisi Up Date di Indonesia, dan Berbagai Kejadian Belahan Dunia Lain yang Berpengaruh Signifikan dengan Indonesia

Buku Ini Menambah Wawasan untuk Berpikir, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, dan Menumbuhkan Kecerdasan Intuitif

Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia

Impor Pangan Meningkat, Program Swasembada Pangan Tersendat

KEMBALI KE UUD 45 yang disahkan pada 18.8.1945 Mengembalikan Kewibawaan NEGARA (Pemerintah, TNI dan POLRI)

Obamacare adalah Sebuah Penipuan

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »