» Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump » Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi


Diplomasi
08-08-2016
Berangkat ke Rusia, Erdogan Sebut Putin “Sahabatku”
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan partisipasi Rusia dalam penyelesaian krisis Suriah sangat penting, dan tanpa upaya Rusia krisis ini tidak mungkin akan terpecahkan.

“Tanpa partisipasi Rusia, penyelesaian masalah Suriah tidak mungkin terwujud, hanya dalam kemitraan dengan Rusia-lah kita akan dapat membuat penyelesaian politik bagi krisis Suriah,” ungkapnya kepada kantor berita TASS milik Rusia menjelang keberangkatannya menuju Rusia, Minggu (7/8/2016).
 
Mengenai kunjungan ini dia mengatakan, “Kunjungan ini akan bersejarah, sebuah permulaan baru. Dalam pembicaraan dengan teman saya, Vladimir (Putin), saya percaya lembaran baru dalam hubungan bilateral akan terbuka. Negara kami memiliki banyak hal untuk dikerjakan bersama.”
 
Presiden Erdogan kemudian mengungkapkan kekecewaannya kepada Uni Eropa (UE).
 
“UE tidak memenuhi janjinya kepada Turki. Mereka sudah 53 tahun mengelabui kami. Kami sudah membuktikan iktikad baik kami, dan kami menantikan sikap serupa dari UE. UE harus meninggalkan kebijakan standar ganda,” katanya.
 
Sebelumnya Rusia dan Turki berada di dua kubu yang berlawanan dalam krisis Suriah; Moskow membela Presiden Suriah Bashar al-Assad, sedangkan Ankara menginginkan ketergulingannya.Hubungan kedunya memburuk setelah jet Su-24 milik Rusia ditembak jatuh oleh Turki. Semua Erdogan bersikukuh menolak meminta maaf atas insiden penembakan tersebut, tapi belakangan dia menyampaikan permohonan maaf sesuai tuntutan Rusia.
 
Erdogan bertekad menemui Putin di kota St Petersburg, Rusia, bersamaan dengan terjadinya ketegangan hubungan Ankara dengan Barat menyusul upaya kudeta gagal di Turki yang menewaskan lebih dari 230 orang. Ankara sangat kecewa terhadap Barat karena Barat lebih mengecam aksi kekerasan pemerintahan Erdogan pasca-kudeta gagal daripada upaya kudeta itu sendiri. 

Sumber :liputanislam.com

 

Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Sepucuk Surat Trump Cairkan Hubungan dengan China

Khayalan Tingkat Dewa, Komunis Bangkit Lagi

Pilkada: Untuk Rakyat atau Politisi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Indonesia dan Korsel Bahas Kerjasama Bilateral

Uni Eropa akan Tetap Terapkan Sanksi kepada Rusia

Uni Eropa Diminta Tidak Ikuti Permainan Trump

Cinta dan Kebenaran

Rex Tillerson Dikukuhkan sebagai Menlu AS

Sekjen PBB Desak AS Cabut Larangan Masuknya Pengungsi Muslim

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »