» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina


Hukum
28-10-2016
Dahlan Iskan Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, "Saya Tidak Kaget, Saya Diincar"

Dahlan Iskan resmi ditetapkan menjadi tersangka dugaan korupsi penjualan aset PT Panca Wira Usaha, BUMD milik Pemprov Jawa Timur. Ini pernyataannya, Kamis (27/10/2016).


Dahlan Iskan resmi ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan mulai hari ini.

Seperti tayangan langsung Kompas TV Dahlan Iskan mengaku tak kaget dengan penetapan tersangka ini.

"Saya tidak kaget, saya diincar," ujarnya di hadapan awak televisi.

Ia kemudian menjelaskan kalau selama ini ia telah mengabdi dengan 10 tahun tanpa menerima gaji dan fasilitas namun harus tersangkut kasus korupsi.

"Biarlah sekali-kali terjadi seseorang yang mengabdi dengan tulus 10 tahun tanpa menerima gaji dan fasilitas harus dihukum gara-gara tandatangan dokumen yang telah disiapkan anak buah," ujarnya.

Ia menegaskan kalau ia tidak menerima sogokan atau mengumpulkan pundi-pundi kekayaan.

Dahlan hanya menyampaikan hal tersebut secara singkat, ia menyarankan bila ingin keterangan lebih jelas bisa menghubungi pengacara.

Ia mengaku baru akan mencari pengacara untuk kasus yang menjeratnya saat ini.



Artikel Terkait
» Ketua Komisi A DPRD Kebumen Ditahan KPK
» Menanti Gebrakan BG di BIN
» Tito: Belum Ada Bukti Aliran Dana Freddy ke Petinggi Polri
» HUT Kemerdekaan RI, 82 Ribu Narapidana Dapat Remisi
» Hikmahanto: Indonesia Harus Konsisten Tolak Klaim Cina di Natuna



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Kaji Ulang Makna Globalisasi dan Implementasinya

China dan Rusia sepakat balas penempatan rudal AS di Korsel

Imigrasi Bekasi Deportasi 9 WNA China

Jasa Presiden Soekarno buat bangsa Indonesia

RESENSI: Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »