» Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia


Sosial Budaya
29-10-2016
Hebatnya Local Wisdom Nusantara
Hukuman Unik bagi Pencuri Pada Suku Boti di Timor Tengah Selatan

Berbeda dengan di tempat lain di Indonesia, untuk menyelesaikan pelanggaran hukum terhadap pencurian pada masyarakat Boti, sangat unik.


Jika seseorang kedapatan mencuri ayam, maka warga akan segera memberinya ayam. Jika seseorang mencuri pisang, maka warga akan segera mengirim pisang, bahkan membantu beramai-ramai menanam pisang di pekarangan Sang Pencuri. Pencuri di sini tak dihakimi dengan kekerasan fisik atau pun diseret ke pengadilan. Dan akhirnya, Sang Pencuri pun malu sendiri.

Orang Boti beranggapan, orang mencuri karena mereka tidak memperhatikan kehidupan Sang Pencuri. Mereka sangat malu jika saudaranya atau tetangganya kelaparan dan mencuri. Sebagai saudara, sudah selayaknya saling membantu saudaranya yang lapar dan membutuhkan.

Ajaran ini tak lepas dari salahsatu ajaran tradisi Suku Dawan yang menjadi salahsatu suku besar Pulau Timor - dan dipertahankan di Boti.

Suku Boti, salah satu dari masyarakat Dawan. Itulah sebabnya, di Kupang, dan hampir di seluruh Timor Barat, nyaris tak akan ditemukan seorang pengemis pun dari kalangan mereka.

Karena, menjadi pengemis adalah perbuatan yang sangat memalukan dan aib bagi seluruh keluarga. Mengemis saja sangat memalukan, apalagi mencuri kawan...

Salam Nusantara....

 




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik

Erdogan Kunjungi Teluk untuk Redakan Sengketa Qatar

Wapres Jusuf Kalla Bahas Kerja Sama Maritim dengan Vietnam

PERPPU N0. 2/2017, PERPU CCTV

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumber

Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »