» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina


Amerika
23-12-2016
Cuitan Trump Soal Nuklir Dinilai Memicu Ketegangan Dunia

Cuitan Presiden Amerika Serikat Terpilih Donald Trump di akun Twitter terkait perluasan kapabilitas nuklir AS dianggap para pakar senjata nuklir sebagai tindakan yang akan memicu ketegangan dunia.


"Amerika Serikat harus memperkuat dan memperluas kapabilitas nuklirnya sampai masa ketika dunia peka terhadap nuklir," demikian postingnya di Twitter,  cuitan Trump ini tanpa memberikan penjelasan detail.

Juga tidak jelas apa yang mendasari dia berkomentar seperti itu. Namun sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Rusia perlu memperluat potensi militer kekuatan nuklir strategisnya.

Seakan meklarifikasi cuitan Trump, juru bicara Trump Jason Miller kemudian menjelaskan bahwa Trump tengah merujuk ancaman proliferasi senjata nuklir dan kebutuhan kritis untuk mencegah hal itu, khususnya dan di antara organisasi-organisasi teroris dan rezim-rezim tidak stabil dan jahat.

Trump, yang akan resmi menjabat pada 20 Januari, juga menggarisbawagi kebutuhan untuk meningkatkan dan memodernisasi kapabilitas deterennya sebagai jalan vital untuk menciptakan perdamaian melalui kekuatan, kata Jason Miller.

Sementara para pakar keamanan strategis mengartikan cuitan Trump itu sebagai isyarat bahwa Trump ingin melanggar batas-batas kesepakatan penyebaran senjata nuklir START (pakta pembatasan senjata nuklir) 2011 dengan Rusia atau mungkin berencana memperluas stok senjata nuklir statisnya. (TGR07/ANT)




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »