» Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump » Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi


Amerika
24-12-2016
FBI Ingatkan AS Bakal Diserang Simpatisan ISIS

Biro penyelidik pusat FBI memperingatkan bahwa para pendukung ISIS telah menyeru simpatisan-simpatisannya untuk melancarkan serangan teror ke kerumunan-kerumunan manusia sewaktu liburan Natal dan Tahun Baru di AS, termasuk di gereja-gereja.


Namun peringatan FBI yang disebarkan dalam sebuah buletin ini menyebutkan bahwa tidak ada ancaman kredibel dan khusus.

Peringatan dari FBI dan Departeman Keamanan Dalam Negeri AS itu dikeluarkan setelah tersebar daftar gereja di AS dalam laman pro-ISIS.

"FBI mengkhawatirkan sebuah tautan yang disiarkan online yang menganjurkan serangan terhadap gereja-gereja di AS.  Berkenaan dengan ancaman ini, FBI meneliti masalah ini sambil menyelidiki kesahihannya," kata FBI seperti dikutip Reuters.

Para simpatisan ISIS "terus melancarkan seruannya untuk menyerang kumpulan orang-orang yang berliburan, termasuk menyasar gereja-gereja," lapor CNN mengutip buletin itu.

Peringatan itu menggambarkan tanda-tanda aktivitas mencurigakan yang berbeda yang membuat polisi harus waspada.
 



Artikel Terkait
» Cuitan Trump Soal Nuklir Dinilai Memicu Ketegangan Dunia
» Ini Dia Juru Bicara Gedung Putih Pilihan Trump
» Amerika Harus Hentikan Penjualan Senjata ke Saudi
» Mengapa Ivanka Trump Menelepon Presiden Argentina?
» Trump dan Wajah Amerika



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Sepucuk Surat Trump Cairkan Hubungan dengan China

Khayalan Tingkat Dewa, Komunis Bangkit Lagi

Pilkada: Untuk Rakyat atau Politisi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Indonesia dan Korsel Bahas Kerjasama Bilateral

Uni Eropa akan Tetap Terapkan Sanksi kepada Rusia

Uni Eropa Diminta Tidak Ikuti Permainan Trump

Cinta dan Kebenaran

Rex Tillerson Dikukuhkan sebagai Menlu AS

Sekjen PBB Desak AS Cabut Larangan Masuknya Pengungsi Muslim

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »