» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina


Eropa
11-01-2017
Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Partai yang tengah berkuasa di Hungaria menginginkan seluruh lembaga swadaya masyarakat yang didanai oleh miliarder George Soros harus diusir dari Hungaria.


Wakil ketua Fidesz Szilard Nemeth pada jumpa pers mengatakan, Soros telah menggelontorkan modal luar biasa besar dan terkait erat dengan upaya perubahan politik di Hungaria. Nemeth menuduh LSM-LSM yang dibiayai Soros telah ikut campur dalam masalah politik.

"Organisasi-organisasi semacam ini harus ditindak dengan semua alat yang ada, dan saya kira mereka harus disapu bersih, dan kini saya percaya kondisi internasional sudah tepat dengan terpilihnya presiden baru (Amerika Serikat)," kata Nemeth.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban selama ini dikritik di dalam dan di luar negeri atas tindakannya memburu LSM-LSM sejak 2014. LSM-LSM ini ternyata tidak terbukti melakukan pelanggaran.

Orban mengatakan LSM-LSM telah menerima uang dari pihak asing untuk mengorganisasikan banjir pengungsi dan mendorong imigrasi.

Pemerintah Hungaria menganggap pandangan Nemeth ini tidak mewakili pandangan pemerintah dan partai, melainkan opininya sendiri. (TGR07/ANT)




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »