» Memberi Makna Baru tentang Motif Politik Di Balik Pembunuhan Presiden Panama Omar Torrijos » Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil » Membaca IORA dari Sisi Lain Geopolitik » Indonesia dan Geopolitik Samudra Hindia » Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing


Diplomasi
26-01-2017
Presiden Optimis Hubungan Indonesia-AS Tetap Baik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, terpilihnya Donald Trump sebagai presiden baru Amerika Serikat tidak akan memengaruhi hubungan kedua negara, bahkan akan lebih baik.


“Saya optimis hubungan Indonesia dan AS akan lebih baik tetapi harus saling menguntungkan kedua belah pihak, kedua negara,” kata Presiden. usai mengikuti Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017, di Lapangan Wira Yudha, Pusat Pendidikan Zeni Kodiklat TNI, Bogor, Jawa Barat, Ahad (22/01) siang.

Jokowi mengatakan, ia mencermati dan menggarisbawahi penekanan saling menguntungkan pada pidato yang disampaikan Presiden Trump saat pelantikan tersebut. Karena itu Presiden optimistis bahwa hubungan antara Indonesia dan AS akan terjalin dengan baik.

“Saat saya telepon Presiden Trump, beliau menyampaikan hubungan Indonesia dan AS pasti akan lebih baik karena Presiden Trump menyampaikan kawan saya di Indonesia banyak,” ujar Presiden Jokowi mengutip perkataan Presiden Trump.

Selain menegaskan hubungan kedua negara, Jokowi juga mengucapkan selamat kepada Donald Trump yang telah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, di Gedung Capitol Hill, Washington DC, AS, Jumat (20/1) waktu setempat.

“Saya ingin mengucapkan selamat atas pelantikan Presiden Donald Trump,” ucap Jokowi.

Donald Trump telah resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 pada Jumat (20/1) di luar Capitol AS di Washington. Pelantikan tersebut mengantarkan AS ke era politik baru.



Artikel Terkait
» Indonesia Apresiasi Resolusi DK PBB Terkait Pemukiman Ilegal Israel
» Indonesia Berhasil Gagalkan Separatis Papua Masuk di Forum MSG
» Indonesia-Jepang Bentuk Forum Maritim
» Jokowi Bertemu Rouhani Bahas Kerjasama Ekonomi
» Indonesia-Rumania Sepakat Perluas Kerja Sama Infrastruktur



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing
Sebenarnya para olahragawan dan olahragawati yang “ketangkap basah” menggunakan doping, bukan hal baru terjadi di dunia olahraga. Ketika olahraga dewasa ini semakin erat kaitannya dengan prestise ...

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
PM Inggris Bereaksi setelah Serangan di London

Revolusi Mental Tangkal Bahaya Laten Komunisme

Francisco 'Lu Olo' Guterres Unggul Sementara di Pilres Timor Leste

Mahasiswa Papua Minta Freeport Ditutup

Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil

Kontroversi Keberadaan Freeport

Penyebaran Paham Radikalisme: Ancaman Nyata Kedaulatan NKRI

Menyikapi Kasus Freeport

Bangkitnya Komunisme dalam Konstelasi Politik Indonesia

Bom Panci di Cicendo, Pesan Eksistensi Kelompok Radikal

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »