» Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang » Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia


Eropa
01-02-2017
Prancis: Keputusan Trump "Risiko Serius" bagi Tatanan Perdagangan Global

Prancis memberi reaksi atas keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, soal perdagangan dunia. Menteri Ekonomi dan Keuangan Prancis, Michel Sapin, menegaskan, keputusan Trump menimbulkan risiko serius bagi tatanan perdagangan dunia.


Dia membuat pernyataan itu di sela konferensi yang diadakan di Paris tentang keterbukaan komersial.

Saat masa depan perdagangan internasional semakin dipertanyakan dan keterbukaan perdagangan menyebabkan ketidakpuasan, "Kita hari ini sedang menghadapi angin baru kontestasi manfaat keterbukaan komersial," kata Sapin.

 
Dia mencatat, tantangan ini menyebabkan --terkhusus Amerika Serikat-- mengambil keputusan proteksionis sepihak yang dapat menggoyahkan perekonomian global secara keseluruhan. 

"Secara tak terduga, itu menyebabkan China bertindak sebagai pembela perdagangan bebas di kancah internasional terhadap penarikan Amerika," kata Sapin.
 

Pada visi keterbukaan perdagangan Prancis, Sapin mengatakan, Prancis tetap jelas tentang hal ini: "Ya untuk mengejarnya, tetapi di bawah kondisi-kondisi yang menjamin distribusi yang adil dan pertumbuhan yang berkelanjutan."

Menurut dia, Uni Eropa adalah kesempatan unik bagi Prancis dan untuk semua mitra Eropa kami untuk mempertimbangkan secara tegas dalam tatanan baru ini. "Kami harus, melalui lembaga-lembaga Eropa, mempertahankan visi terbuka kami ini dan hanya kebijakan perdagangan," kata dia.



Artikel Terkait
» Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"
» Mantan Presiden Jerman Roman Herzog Wafat
» Jerman Sedang Binasakan Uni Eropa
» Dubes Inggris untuk Uni Eropa Mengundurkan Diri



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak
Kalau benar manuver diplomatik AS melalui DK-PBB tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh dunia mengisolasi dan mengembargo Korea Utara, lantas bagaimana sikap Indonesia? ...

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Turki Dukung RI Jadi Anggota DK PBB

Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Freeport: Memperpanjang Pelecehan dan "Freedom of Looting"

Arab Saudi dan Sekutu Beri Tambahan Waktu Dua Hari kepada Qatar

TNI Belum Berencana Kirim Pasukan ke Marawi

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »