» Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia


Timur Tengah
01-03-2017
Pejabat Senior Palestina Protes Karena Dilarang Masuk ke Mesir

Jibril Rajoub, seorang pejabat senior Palestina dilarang memasuki Mesir. Kejadian ini sontak membuat delegasi Palestina memprotes larangan itu dan menarik diri dari konferensi kontraterorisme yang ia hadiri.


Kejadian pelarangan pejabat yang merupakan anggota senior partai Fatah yang dipimpin Presiden Palestina Mahmud Abbas ini diungkap pejabat, Selasa (28/2/2017).

Kepada AFP,  Rajoub mengatakan, "terkejut dengan keputusan keamanan Mesir untuk melarang saya memasuki Mesir".

Rajoub, yang juga mengepalai Asosisasi Sepak Bola Palestina, mengatakan bahwa menteri pemuda dan olahraga Mesir telah menunggu di bandara untuk menemuinya.

Menurut pejabat bandara Mesir, Rajoub dilarang masuk "atas instruksi dari salah satu dinas keamanan Mesir", tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Menteri Kehakiman Palestina Ali Abu Diak, yang dijadwalkan akan berpartisipasi dengan Rajoub dalam konferensi di kota wisata Laut Merah Sharm el-Sheikh, mengumumkan bahwa dia mengungkapkan protesnya dengan menarik diri dari pertemuan itu, ungkap pejabat Mesir.

Mesir, yang merupakan satu diantara dari dua negara Arab yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel, memainkan peran utama di Liga Arab, yang berbasis di Kairo. (TGR07/ANT)




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik

Erdogan Kunjungi Teluk untuk Redakan Sengketa Qatar

Wapres Jusuf Kalla Bahas Kerja Sama Maritim dengan Vietnam

PERPPU N0. 2/2017, PERPU CCTV

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumber

Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »