» Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina » Antara Balkanisasi, Musuh Imajiner dan Pahlawan Fiktif » Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)


Asia
10-05-2017
Pemilu Korea Selatan
Moon Jae-in Menjadi Presiden ke-19 Korea Selatan

Moon Jae-in dilantik menjadi presiden ke-19 Korea Selatan pada Rabu waktu setempat. Presiden baru ini berjanji meningkatkan persatuan nasional menyusul kemenangannya dengan dukungan suara 41,1 persen dalam pemilihan presiden.


"Saya akan menjadi presiden untuk seluruh rakyat," kata Moon pada upacara pelantikannya di Majelis Nasional.

Moon juga menegaskan bahwa mereka yang tidak mendukung dirinya juga tetap bagian dari bangsa.

"Kepala saya penuh dengan cetak biru untuk membuka satu dunia baru persatuan dan koeksistensi," katanya saat menyampaikan sambutan.

Moon berjanji akan memenuhi tanggung jawab sebagai presiden ke-19 Republik Korea dengan baik.

Moon menegaskan kembali bahwa dia akan memindahkan kantor kepresidenan ke Gwanghwamun, Seoul pusat, segera setelah persiapan dilakukan, karena kebijakan pertamanya adalah untuk melepaskan diri dari kepresidenan yang angkuh dan tidak komunikatif.

"Pada waktunya, saya akan menggelar debat besar di Gwanghwamun Square. Saya akan membagi kekuasaan imperial presiden sebanyak mungkin," katanya sebagaimana dikutip kantor berita Yonhap.

Selain itu Moon berjanji menunjuk para pejabat pemerintah dari seluruh wilayah hanya berdasarkan pada kemampuan dan kesesuaian terlepas dari apakah mereka mendukung dia atau tidak.

Moon juga berikrar memberikan prioritas untuk mengatasi program nuklir Korea Utara dan menyelesaikan sengketa mengenai pengerahan sistem pertahanan rudal Amerika Serikat di negaranya.

"Kalau perlu, saya akan langsung terbang ke Washington," katanya.

"Saya akan pergi ke Beijing dan Tokyo dan di bawah situasi yang tepat juga akan pergi ke Pyongyang," katanya.

Komisi Pemilihan Nasional (National Election Commission/NEC) mengonfirmasi kemenangannya dalam pemilihan presiden Korsel untuk masa jabatan lima tahun. (TGR07/ATR)




 

Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Wapres Buka Peringatan Hari Pers Sedunia 2017

Top! Pelajar Indonesia Gelar Festival Budaya di Manchester

Kehadiran Kapal Induk Cina Terbaru Menuai Spekulasi

Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik

Kongres Ulama Perempuan di Cirebon Dihadiri oleh 15 Negara

Sekjen PBB Serukan Penyelesaian Politik bagi Krisis Yaman

China Luncurkan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri

Pilkada Rasa Devide et Impera

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »