» Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia


Amerika
27-05-2017
Penjara di California Rusuh, Petugas dan Tahanan Cedera

Delapan anggota staf dan tujuh tahanan dikirim ke rumah sakit setelah kerusuhan di satu penjara di California, Rabu (24/5).


Tembakan dilepaskan petugas selama kerusuhan, yang berawal pada pukul 10.25 waktu setempat (00.25 WIB) di Penjara Negara Bagian Pelican Bay, yang memiliki pengamanan maksimum, di Crescent City, Del Norte County, kata California Department of Correction and Rehabilitation (CDCR).

Di dalam satu pernyataan yang merinci peristiwa itu, CDCR menyatakan staf penjara menanggapi apa yang mulanya merupakan perkelahian tangan kosong antara dua narapidana di salah satu bagian warga umum di instalasi dengan pengamanan maksimum tersebut.

"Staf yang menanggapi menggunakan bahan kimia dan pentungan untuk menaklukkan tahanan. Namun mereka menolak untuk mengehntikan perkelahian," kata CDCR.

"Saat staf terus berusaha menundukkan kedua narapidana, banyak tahanan dari berbagai daerah di bangsal itu berlari menuju tempat kejadian," kata beberapa pejabat CDCR.

Ia menambahkan petugas dari tiga pos petugas bersenjata menembakkan sebanyak 19 peluru ke arah tahanan yang mulai menyerang mereka.

Dengan dua instalasi berpengamanan maksimum, penjara itu dirancang untuk menampung penjahat yang paling serius. Instalasi tersebut saat ini menampung sebanyak 2.000 tahanan dan mempekerjakan sebanyak 1.300 orang.

Enam dari delapan petugas yang cedera diobati dan diperkenankan pulang. Dua orang lagi masih dirawat sementara petugas penjara mengatakan kedua menderita luka cukup parah tapi tidak mengancam nyawa mereka. Mereka diperkirakan akan segera diperkenankan pulang.

CDCR telah mengerahkan Tim Penyelidik Pasukan Maut ke penjara tersebut untuk melakukan penyelidikan administratif dan pidana mengenai penggunaan kekuatan yang mematikan.

Penjara itu berada 600 kilometer di sebelah utara San Francisco dan 20 kilometer di sebelah selatan perbatasan California dengan Oregon. Penjara tersebut dibuka pada 1989.



Artikel Terkait
» Rex Tillerson Dikukuhkan sebagai Menlu AS
» Massachusetts Gugat Kebijakan Imigrasi Trump di Pengadilan
» Trump Mungkin Hidupkan Lagi Penjara Rahasia CIA di Luar Negeri
» AS Akan Pindahkan Tahanan Guantanamo ke Arab Saudi



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik

Erdogan Kunjungi Teluk untuk Redakan Sengketa Qatar

Wapres Jusuf Kalla Bahas Kerja Sama Maritim dengan Vietnam

PERPPU N0. 2/2017, PERPU CCTV

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumber

Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »