» PKS, Kita, dan Perkembangan Terbaru di Syria » Rontoknya Teori Polisi Dunia! (Bag-2/Habis) » Rontoknya Teori Polisi Dunia! (Bag-1) » Mengkaji Hubungan Strategis Rusia – Indonesia dari Perspektif Geopolitik (Bag-3/Habis) » Mengkaji Hubungan Strategis Rusia – Indonesia dari Perspektif Geopolitik (Bag-2)


Artikel Pilihan
25-06-2012
SETWAPRES Kembali Mengundang GFI

Yth. Para Undangan pada Daftar Terlampir

Dalam rangka menyikapi dan memberikan kontribusi positif terhadap proses tahapan dari rencana perumusan Desain Besar Kebijakan Luar Negeri RI, kami bermaksud mengundang Saudara untuk menjadi peserta aktif dalam Forum Diskusi Sehari, yang akan diselenggarakan pada:


Hari/tanggal     : Senin, 9 Juli 2012

Pukul               : 09.00 WIB s/d selesai

Tempat            : Hotel Horison, Purwokerto – Jawa Tengah

Tema              :”Telaahan Awal dari Rencana Perumusan Desain Besar tentang Kebijakan Luar Negeri RI”.

Sehubungan dengan tujuan tersebut, diharapkan kehadiran Saudara pada Diskusi Sehari dimaksud dalam rangka ikut memberikan kontribusi pemikiran terhadap isu tersebut yang hasil-hasilnya akan dilaporkan kepada Bapak Wakil Presiden. Adapun biaya perjalanan dinas untuk acara dimaksud ditanggung oleh instansi masing-masing.

Sebagai bahan informasi, disampaikan Terms of Reference (TOR) serta Jadual Acara Diskusi Sehari dimaksud.

Untuk konfirmasi kehadiran mohon dapat menghubungi Sdr. M. Reza Wardy melalui telepon. 021-3842780 ext. 2513 atau 2511.

Demikian, atas perhatian dan kehadiran Saudara, diucapkan terima kasih.


Deputi Sekretaris Wakil Presiden Bidang Politik




Dewi Fortuna Anwar

-- 

ASDEP Hubungan Internasional

Deputi Seswapres Bidang Politik

Sekretariat Wakil Presiden RI

Jl. Kebon Sirih No.14. Jakarta 10110.

Tlp. 021-3508193

 

Daftar Undangan


1. Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri (atau yang mewakili)

2. Asisten Deputi Telematika dan Utilitas, Kemenko Perekonomian / Kepala Divisi Kerjasama Luar Negeri, Sekretariat KP3EI 

3. Asisten Deputi Dukungan Hubungan Internasional, Kementerian Sekretariat Negara

4. Direktur Kerjasama Ekonomi ASEAN, Kementerian Luar Negeri 

5.Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan, Kawasan Asia Pasifik dan Afrika, Kementerian Luar Negeri 

6. Direktur Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri 

7. Direktur Kerjasama Internasional, Kementerian Pertahanan 

8. Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri

9. Ketua Jurusan Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Indonesia

10. Ketua Jurusan Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

11. Ketua Jurusan Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta

12. Ketua Jurusan Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Diponegoro, Semarang

13. Ketua Jurusan Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Slamet Riyadi, Solo

14. Direktur Eksekutif CSIS atau yang mewakili

15. Direktur Eksekutif Global Future Institute (Lembaga non-partisan dan nirlaba terkait dengan isu Hankam dan Perbatasan)



Artikel Terkait
» Beberapa Isu Strategis Yang Perlu Dirumuskan Menyusul Pertemuan Para Menteri Perdagangan di Rusia 4-5 Juni 2012
» POINTERS ISU AKTUAL MASALAH HANKAM DAN PERBATASAN
» KTT APEC 2013: MOMENTUM KEBANGKITAN KEMBALI POLITIK LUAR NEGERI BEBAS AKTIF RI
» Asisten Deputi Hubungan Internasional, Kedeputian Politik, SETWAPRES Mengundang Global Future Institute (GFI) Hadiri Diskusi Terbatas dengan tema ”Identifikasi Permasalahan dalam Perumusan Desain Besar tentang Kebijakan Luar Negeri RI”
» GLOBAL FUTURE INSTITUTE BENTUK Tim PENGKAJI PERAN INDONESIA PADA KTT APEC 2013 Di Bali



 

Advance Search

   Isu Hangat »
BRICS, G-2O, dan IMF
BRICS: Kekuatan Ekonomi Baru? . Krisis ekonomi di Eropa dan AS yang telah melemahkan Dollar menjadi momen penting bagi lima negara kapitalis plat merah (kapitalisme yang dikontrol oleh ...

Mengkaji Hubungan Strategis Rusia – Indonesia dari Perspektif Geopolitik (Bag-1)

Saatnya Menoleh ke Rusia Bagi Kepentingan Strategis Indonesia

Bom Boston dan Aksi Destabilisasi AS di kawasan Heartland dan Caucasus

Indonesia, Rusia dan Cina Harus Galang Kerjasama Bendung Skema TPP Amerika Serikat di Asia Pasifik

Indonesia Dukung Rusia Sebagai Tuan Rumah EXPO Dunia 2020 Sangat Menguntungkan

Lihat lainya »
   Arsip
Presiden Perancis: Uni Eropa Bakal Hancur dan Terhapus dari Peta

Direktur CIA Mendadak Kunjungi Tel Aviv

Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL Hibur Anak-Anak Lebanon

Manuver Diplomatik Regional Terbaru Krisis Suriah

Nekolim AS Sudah (Mulai) Rontok

Rontoknya Teori Polisi Dunia! (Bag-2/Habis)

Indonesia Bantu Negara Uni Afrika Tingkatkan Ketahanan Pangan

Yordania Secara Resmi Usir Dubes Israel

Media Cina: Dunia Harus Tahu AS Penjahat Perang

Indonesia Harus Secara Cerdas Membaca Krisis Laut Cina Selatan

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang : Hendrajit, Dkk
Japanese Militarism : Japan, Between Love And Resentment

A book entitled Japanese Militarism and Its War Crimes in Asia Pacific Region (Hendrajit, ed) was recently sent to me, by the publisher, The Global Future Institute. No doubt, this book made me re-think and recollect my trip to Japan in 1996. At that time, I was warmly received by Japanese families who became my host, invited to travel to various places, and bought souvenirs. The psycological effect of my short visit is that it is hard to imagine that the Japanese people were cruel ones, perpetrators of the massacre of our ancestors, raping Indonesian girls, making them as prostitutes and enslaving our grandfathers to work on various projects.

Lihat Lainnya »