» Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia


Hankam
10-11-2009
Indonesia-Korea Selatan
Korea Selatan Serahkan 10 tank Amphibi kepada Indonesia
Penulis : GFI/KBS World

Departemen Pertahanan Korea Selatan, Selasa (10/11) menandatangani surat perjanjian dengan pemerintah Indonesia dibidang militer. Dalam perjanjian itu pemerintah Korea Selatan rencananya akan menyerahkan 10 unit tank Amphibi model lama. Sejumlah tank tersebut diberikan secara gratis kepada pemerintah Indonesia.


Seperti diberitakan radio korea, KBS World, sepuluh tank Amphibi yang akan diserahkan kepada Indonesia itu telah digunakan oleh marinir Korea Selatan sejak tahun 1985. Tank Amphibi tersebut diimport oleh pemerintah Korea Selatan dari Amerika Serikat.

Rencananya tank amphibi tersebut akan digunakan Angkatan Laut Indonesia untuk melakukan operasi pendaratan pantai dan pengangkutan personil militer.

Indonesia merupakan pengimpor produk militer Korea Selatan terbesar di kawasan Asia Tenggara, dan kedua negara sedang bekerjasama untuk mengembangkan proyek pembuatan kapal selam dan pengembangan pesawat tempur.



Artikel Terkait
» Global Future Institute Mendesak Menteri Pertahanan Baru Segera Membeli Beberapa Kapal Selam Berteknologi Tinggi, Berkemampuan Canggih dan Harga Relatif Murah
» Meneropong Kekuatan Angkatan Laut Bersenjata Cina
» Pakistan Pasok Bolivia Enam Pesawat Jet Buatan Cina
» Terbongkarnya Operasi Leech, Ungkap Permainan Ganda Intelijen India di Myanmar
» Jepang Luncurkan Kapal Induk Kedua
» 'Pasukan' F-16 Arab di Arizona
» Manuver Enam Kapal Perang Amerika di Laut Cina Selatan dan Natuna Dorong Asia Tingkatkan Keamanan Laut
» Mewaspadai Meningkatnya Kekuatan Militer Cina
» Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
» Daulat Ambalat Itu Harga Mati: Presiden



 

Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik

Erdogan Kunjungi Teluk untuk Redakan Sengketa Qatar

Wapres Jusuf Kalla Bahas Kerja Sama Maritim dengan Vietnam

PERPPU N0. 2/2017, PERPU CCTV

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumber

Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »