Dr. Winarto: Kita harus Berkaca pada Ucapan Bung Karno: Negara yang Kuat Pasti Menguasai Nuklir

Bagikan artikel ini

Presentasi Dr. Winarto, Ketua Asosiasi Profesi Nuklir Indonesia pada seminar terbatas Global Future Institute (GFI) bertajuk Mengantisipasi Meningkatnya Perlombaan Senjata Konvesional dan Proliferasi Senjata Nuklir di Asia Tenggara Pasca Batalnya Perjanjian INF – (Perspektif Politik Luar Negeri RI Bebas-Aktif), Selasa, 30 April 2019.

Terkait kegamangan sikap Indonesia dalam menguatkan potensi nuklir, nampaknya kita harus berkaca pada ucapan Bung Karno yang mengatakan, negara yang kuat pasti menguasai nuklir. Sebenarnya, Indonesia menjadi pionir dalam perkembangan nuklir di kawasan Asia Tenggara, tapi implementasinya selalu mandek. Indonesia belum bisa mengkomersilkan tenaga nuklir untuk kepentingan ekonomi.

Padahal kita punya sumberdaya, seperti uranium yang sebenarnya cukup untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Tapi, lagi-lagi kendalanya ada pada regulasi yang tidak berpihak pada penelitian dan pengembangan tenaga nuklir seiring minimnya dana riset terkait eksplorasi sumberdaya uranium.

Bila kita melihat AS, bahkan riset untuk nuklir ini sudah ada di level perguruan tinggi. Atau kita bisa ambil contoh duo Korea pasca-perang saudara. Hancur karena perang, saat itu mereka malah membangkitkan tenaga nuklir, meski saat itu di tengah himpitan perekonomian yang buruk. Tapi lihat sekarang, Korea Selatan khusunya, menjadi salah satu negara yang berkembang industrinya berkat kebangkitan tenaga nuklir.

Saya meyakini, bahwa dalam ilmu nuklir terdapat diskursus ilmu lain, mulai dari politik, teknik, bahkan ekonomi. Dengan kata lain, pengembangan tenaga nuklir berkekaitan dengan kemajuan industri.

Pertanyaannya, apakah kita ingin mencontoh hal demikian? Bila yang jadi soal adalah masalah anggaran atau sumberdaya, saya rasa kita bisa mengatasinya. Tapi menurut saya, problematikanya bukan di situ. Tapi bagaimana political will pemimpin negeri ini untuk membangkitkan tenaga nuklir. Harus ada pemimpin yang berani meningkatkan riset dan pengembangan tenaga nuklir. Karena dari pengembangan tenaga nuklir, manfaatnya berimbas pada segala sektor; mulai dari kesehatan sampai pertanian.

Facebook Comments