Lembaga Penelitian Bersenjata Korsel Kembangkan Alat Diagnosa Virus Ebola

Bagikan artikel ini

Sebuah lembaga penelitian di bawah Komando Kesehatan Angkatan Bersenjata Korea Selatan telah mengembangkan sebuah alat diagnosa yang dapat mendeteksi di tempat apakah seseorang terinfeksi virus Ebola atau brucellosis.

Seperti yang dilansir laman world.kbs.co.kr, seorang pejabat lebaga itu pada Senin (28/12/2015) mengatakan, lembaga itu sedang mengajukan hak paten atas alat yang dapat melakukan diagnosa selama 15 menit.

“Hasil diagnosa kemudian akan dikirim ke laboratorium dan hasilnya akan diterima dalam 3 jam,” demikian dikutip laman world.kbs.co.kr.

Tahun lalu lembaga itu mengajukan paten untuk suatu alat yang pada waktu yang sama dapat mengdiagnosa empat jenis bakteri patogen tinggi, termasuk bakteri yang menyebabkan anthrax dan pes. (TGR/KBS)

Facebook Comments