Manuver Senator Marco Rubio, Bukti Nyata Parlemen AS Dalam Genggaman Lobi Zionis Israel

Bagikan artikel ini

 

Senator Marco Rubio, mungkin hanya salah satu contoh anggota kongres (anggota legislatif AS), betapa Israel melalui organ-organ pelobi Yahudi di Washington, berhasil mencegah terbitnya undang-undang yang bakal merugikan kepentingan kaum zionis. Seperti keluarnya undang-undang yang memberi sanksi internasional terhadap Israel yang melakukan genosida terhadap warga sipil Palestina

 

Sebaliknya, Rubio yang merupakan anggota DPR AS mewakili negara bagian Florida, juga menyeponsori terbitnya undang-undang yang menghukum warga negara AS yang melancarkan boikot terhada Israel sebagai protes terhadap aksi genosida tantara Israel kepada rakyat Palestina.

 

Dan ternyata prakarsa Rubio yang merupakan legislatif partai Republik wakil negara bagian Florida itu, juga didukung oleh partai Demokrat, meski awalnya terkesan partai Demokrat bermaksud menggagalkan prakarsa Rubio. Hingga saat ini prakarsa Rubio mengajukan RUU tersebut memang berhasil direm oleh partai Demokrat. Namun Dr Paul Craig Robert, dalam artikelnya berjudul:

Americans Need a Congress that Represents Americans

alasan yang jadi dasar penolakan prakarsa legislasi Rubio bukan hal yang substansial melainkan hanya teknis. Kubu Demokrat hanya berdalih bahwa saat ini tidak ada RUU yang akan disahkan jadi uu hingga Presiden Donald Trump menandatangani persetujuan terbitnya undang-undang terkait keuangan dan anggaran belanja negara. Jadi bukan alasan substansial seperti misalnya karena menentang aksi brutal tantara Israel di Palestina. Melainkan hanya sekadar untuk memperkuat posisi tawar Demomkrat sebagai oposisi yang sekarang menguasai mayoritas kursi di kongres.

 

Baik para legislatif Republik maupun Demokrat selama ini memang mendapat  bantuan dana kampanye cukup besar dari organ pelobi Yahudi di AS seperti AIPAC. Sehingga kalau para legislatif tersebut membangkang arahan dan perintah dari lobi Yahudi, dana bantuan kampanye akan dialihkan kepada para calon legislatif pesaing mereka.

 

Nampaknya, inilah situasi yang sesungguhnya. Bahwa DPR Amerika tidak mewakili aspirasi rakyat Amerika melainkan kepentingan Zionisme Israel. Ironisnya lagi, Israel melaluio organ pelobi paling berpengaruh di AS, AIPAC, berhasil menggunakan uang pajak yang dipungut dari warga negara AS, untuk mendanai para anggota kongres baik Republik maupun Demokrat, agar selalu mengeluarkan produk-produk perundang-undangan yang pro zionis Israel.

 

Dalam kasus manuver Senator Rubio Marco, nampak terang-benderang bagaimana kongres berhasil dijadikan sarana untuk mempertahankan dan membenarkan keberadaan tantara Israel di Palestina. Seraya mencegah rakyat Palestina merebut kedaulatannya di Palestina.

Kongres AS praktis  bekerja untuk kepentingan Israel, bukan aspirasi rakyat Amerika. Bahkan kerap tidak segan-segan menghancurkan konstitusi Amerika demi mengamankan kepentingan Israel. Inilah ironi demokrasi Amerika.

 

Diolah kembali oleh Hendrajit, Pengkaji Geopolitik Global Future Institute.

 

 

Facebook Comments