Perlombaan Senjata Nuklir yang Masif, Indonesia harus Miliki Perspektif Baru Kekuatan Pertahanan

Bagikan artikel ini

Menurut saya, Indonesia sudah waktunya melakukan pembacaan realitas terkait perlombaan senjata nuklir yang kian masif, apalagi pasca bubarnya INF. Artinya, para peracik kebijakan negeri ini harus memilki perspektif baru soal kekuatan pertahahan agar bisa memenuhi kepentingan nasionalnya, yaitu menjaga kedaulatan nasional. Kita harus melihat dinamika keamanan dunia akibat isu perlombaan senjata nuklir ini dengan satu tarikan nafas.

Apa yang sedang dan yang bakal terjadi di Semenanjung Korea atau Asia Pasifik terkait isu ini harus kita analisis sedini mungkin. Untuk itu, selain pembacaan realitas, kita pun harus membenahi kekuatan pertahanan kita. Karenanya, revitalisasi industri pertahanan jadi kuncinya. Itu bisa dimulai dengan penguatan kekuatan bersenjata . Hal tersebut penting demi menopang diplomasi kita di percaturan politik internasional.

Guna mewujudkan semuanya, kita butuh figur pemimpin yang punya ambisi menguatkan postur pertahanan dan industri pertahanan. Kita butuh pemimpin yang paham betul apa makna yang termaktub pada alinea keempat pembukaan UUD 1945. Intinya, kita butuh presiden yang bisa mengaktualisasikan politik luar negeri bebas aktif.

Sony Iskandar, Alumni Universitas Pertahanan, Prodi Industri Pertahanan

Facebook Comments