Perlu One Gate Policy untuk Mencegah NAMRU-2 Gaya Baru Beroperasi Kembali di Indonesia

Bagikan artikel ini

Presentasi Widjaja Lukito, mantan Staf Khusus Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Pak Widjaya Lukito, dengan setia mendampingi Ibu Supari saat berjuang di forum World Health Assembly pada 2007 lalu, untuk terciptanya virus sharing yang adil, transparan dan setara. Berikut pokok-pokok pikirannya yang disampaikan di depan seminar terbatas Global Future Institute (GFI), Kamis, 30 Agustus 2018.

Pertama. Realitanya, Indonesia dan negara berkembang lainnya selalu terbelakang dalam pengembangan biomedical science. Hal ini karena tidak ada keterpaduan yang terintegrasi antar Scientist di Indonesia. Di sisi lain, Pusat referensi atau laboratorium referensi yang terbesar pasti hanya di negara-negara maju semisal di Amerika Serikat, Inggris, Australia hingga Jepang. Indonesia sendiri belum mempunyai database atau big data dari setiap wabah penyakit. Akibatnya, kita hanya bisa menyetor saja sample virus, namun tidak bisa menciptakan vaksin.

Kedua. Terkait Namru, Indonesia dijadikan oleh Namru sebagai media transfer virus. Hal ini semakin membuat jurang pembeda antara negara maju dalam mengembangkan penelitian permasalahan kesehatan dan penemuan vaksin. Ini membuat ketahanan kesehatan atau health security Indonesia rapuh.

Terakhir. Karenanya, dibutuhkan review atau peninjauan kembali undang-undang kesehatan kita serta mencanangkan rancangan undang-undang tentang konteks health security secara komprehensif kedepan. Ini agar semata-mata, terciptanya imunitas kesehatan masyarakat Indonesia dan menagamankan kepentingan nasional kita dalam healh security.

Terkait dengan topik seminar yang diangkat oleh Global Future Institute, yaitu Strategi Mencegah Beriperasinya kembali NAMRU-2 AS di Indonesia. Menurut hemat saya ada beberapa pintu masuk yang kiranya perlu jadi fokus perhatian ke depan. Pertama, di sektor pertanian. Sebab Animal desease pada perkembangannya akan mengarah ke sektor pertanian. Kedua, pintu masuknya juga bisa berasal dari sektor riset dan teknologi serta perguruan tinggi.

Oleh sebab itu,  sudah saatnya pemerintah Indonesia membuat kebijakan One Gate Policy unntuk menangkal beroperasinya kembali NAMRU gaya baru di Indonesia.

Facebook Comments