» Asia Pasifik dalam Pusaran Kekuatan-kekuatan Global » Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Eropa
28-02-2017
Uni Eropa Perpanjang Sanksi Satu Tahun Terhadap Belarusia

Uni Eropa (UE) pada Senin (27/2/2017) resmi memperpanjang sanksi selama satu tahun terhadap Belarusia. UE juga memperingatkan bahwa pencabutan sanksi tergantung pada kemajuan yang dilakukan Minsk bagi penegakan kebebasan hak-hak fundamental.



07-02-2017
Uni Eropa akan Tetap Terapkan Sanksi kepada Rusia

Uni Eropa (UE) akan tetap menerapkan sanksi kepada Rusia sampai Moskow menghentikan dukungannya kepada pemberontak separatis di Ukraina. Sikap UE ini keluar di saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjanjikan hubungan yang lebih baik dengan Rusia.


04-02-2017
Uni Eropa Diminta Tidak Ikuti Permainan Trump

Komisioner Uni Eropa (UE) Guenther Oettinger pada hari Jumat (3/2) mengimbau pihaknya tidak mengikuti permainan dari kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sedang "memecah dan mengatur" UE.


01-02-2017
Prancis: Keputusan Trump "Risiko Serius" bagi Tatanan Perdagangan Global

Prancis memberi reaksi atas keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, soal perdagangan dunia. Menteri Ekonomi dan Keuangan Prancis, Michel Sapin, menegaskan, keputusan Trump menimbulkan risiko serius bagi tatanan perdagangan dunia.


11-01-2017
Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Partai yang tengah berkuasa di Hungaria menginginkan seluruh lembaga swadaya masyarakat yang didanai oleh miliarder George Soros harus diusir dari Hungaria.


11-01-2017
Mantan Presiden Jerman Roman Herzog Wafat

Mantan Presiden Jerman Roman Herzog, wafat pada usia 82 tahun. Informasi wafatnya Herzog tersebut disampaikan kantor kepresidenan negara Jerman pada Selasa (10/1/17).


09-01-2017
Jerman Sedang Binasakan Uni Eropa
Sigmar Gabriel, Deputi Kanselir Jerman mengatakan, desakan Berlin untuk menerapkan kebijakan pengetatan ekonomi di Uni Eropa dapat memecah belah organisasi ini sehingga ancaman keruntuhannya tidak dapat dihindari.

04-01-2017
Dubes Inggris untuk Uni Eropa Mengundurkan Diri

Financial Times, Selasa, dalam laporannya menyebut bahwa Duta besar Inggris untuk Uni Eropa (EU), Sir Ivan Rogers, telah mengundurkan diri dari posisinya di Brussel.


07-11-2016
Inggris akan Kirim Tentara ke Perbatasan Rusia

Kapal perang Inggris, HMS Richmond, mengawal armada kapal Rusia tersebut mulai dari Laut Norwegia. Sementara HMS Duncan, kapal perusak Tipe 34, berangkat dari Portsmouth pada 18 Oktober untuk mengawasi armada kapal perang tersebut.


07-11-2016
Rusia Bantah Disebut Terlibat Upaya Pembunuhan PM Montenegro
Pria berkepala plontos ini diduga hendak dibunuh karena ingin membawa Montenegro mendekat ke Amerika Serikat (AS) dan negara Barat lainnya. Mau tidak mau, Pemerintah Rusia dianggap terlibat dalam rencana pembunuhan tersebut. Namun, Kremlin –Istana Kepresidenan Rusia– membantah tuduhan itu.

06-09-2016
Rusia Gelar Latihan Militer Besar-besaran di Dekat Krimea
Pasukan militer Rusia meluncurkan latihan militer besar-besaran di sekitar Laut Hitam di Semenanjung Krimea.
 



123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Sekelumit tentang Sertifikasi Ulama

DK PBB Kutuk Serangan di Pasar Mogadishu

Unair Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa bagi Peraih Nobel

Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea

Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points

Tiga Negara Ajukan Pertemuan Darurat untuk Bahas Rudal Balistik Korut

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Benarkah Kebebasan Pers Makin Memburuk?

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »