» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Kesehatan
25-08-2016
Menkes: 1.500 Anak Jadi Korban Vaksin Palsu

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengungkapkan, setidaknya 1.500 anak menerima vaksin palsu.



Artikel Terkait
» Dari Vaksin Palsu Hingga Imperalis Vaksin
» Virus Zika Masuk Indonesia
» Lembaga Penelitian Bersenjata Korsel Kembangkan Alat Diagnosa Virus Ebola
» Penelitian: Gejala Depresi Pria dan Wanita Berbeda
» Otoritas Kesehatan: Virus MERS di Korsel Tidak Bermutasi


29-06-2016
Dari Vaksin Palsu Hingga Imperalis Vaksin
TERBAYANG OLEH ANDA…ketika mendapat vaksin. Lalu dimasukkan atau disuntikkan kedalam tubuh anda dan anak anda, tapi anda tidak tahu virus apa yang sedang dimasukkan, darimana asalnya, apa akibatnya kepada tubuh anda, pasti anda tidak pernah mendapatkan penjelasan yang lengkap, karena anda tidak cukup berani untuk bertanya. 

01-02-2016
Virus Zika Masuk Indonesia
Menurut The Eijkman Institute for Molecular Biology, menyatakan, pria berusia 27 tahun yang tinggal di Jambi, Sumatra, yang positif terinfeksi virus Zika belum pernah bepergian ke luar negeri.

28-12-2015
Virus Ebola
Lembaga Penelitian Bersenjata Korsel Kembangkan Alat Diagnosa Virus Ebola

Sebuah lembaga penelitian di bawah Komando Kesehatan Angkatan Bersenjata Korea Selatan telah mengembangkan sebuah alat diagnosa yang dapat mendeteksi di tempat apakah seseorang terinfeksi virus Ebola atau brucellosis.


16-12-2015
Depresi
Penelitian: Gejala Depresi Pria dan Wanita Berbeda

Sebuah hasil penelitian yang dilakukan Universitas Nasional Kyungpook dan Universitas Nasional Seoul menunjukkan bahwa gejala depresi sangat bervariasi tergantung jenis kelamin.


28-10-2015
Bioterorisme, Ebola dan Kepentingan Amerika Serikat (1)
Penyebaran virus Ebola di Afrika pada setiap periode, menimbulkan krisis serius di Benua Hitam itu. Pada kasus terbaru, penyebaran virus dimulai pada tahun 2013, dan dalam beberapa bulan terakhir mulai berkurang dan bahkan berdasarkan sejumlah laporan, telah berhasil dibendung. Virus Ebola untuk pertama kalinya ditemukan pada 1976 dan untuk ke-26 kali epideminya, dimulai pada bulan Desember 2013 di Guinea Bissau dan dengan cepat menyebar ke berbagai negara regional termasuk Sierra Leone dan Liberia. Virus Ebola pada putaran terbaru telah merenggut 25 ribu nyawa di tiga negara itu di mana 11 ribu di antaranya tewas dalam 18 bulan pertama. Meski media massa Barat melakukan manuver luas soal berakhirnya epidemi Ebola, akan tetapi bukti-bukti yang ada mengindikasikan aktivitas baru virus Ebola di Afrika. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyinggung peningkatan kasus Ebola dan menyatakan bahwa virus tersebut belum benar-benar tertanggulangi, dan masih banyak tantangan yang dihadapi.

13-07-2015
PBB Janjikan $3,4 Miliar untuk Basmi Ebola di Afrika Barat

Perserikatan Bangsa-Bangsa berjanji memberikan sekitar $3,4 Miliar atau sekitar Rp50 Triliun untuk membantu Liberia, Sierra Leone, dan Guinea membasmi dan menanggulangi wabah virus Ebola di negara-negara Afrika Barat.


07-06-2015
Virus MERS
Otoritas Kesehatan: Virus MERS di Korsel Tidak Bermutasi

Otoritas kesehatan Korea Selatan pada Sabtu (6/6/2015) menegaskan bahwa virus MERS di Korsel belum bermutasi dari bentuk aslinya di Timur Tengah, seraya mengutip kedekatan deret genetik identik.


05-06-2015
Bakteri MERS
Empat Pasien MERS di Korsel Meninggal, Kini Lima Pasien Baru Muncul

Markas Bantuan Penanggulangan MERS Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan mengatakan empat pasien MERS di Korea Selatan meninggal dan lima pasien baru muncul.


02-06-2015
Bakteri Antrax
Terkait Pengiriman Bakteri Antrax, Menhan AS Meminta Maaf

Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter, meminta maaf atas pengiriman sampel anthrax hidup tak disengaja ke pangkalan militer AS di Korea Selatan dan sebelas negara bagian AS dan Australia.


29-05-2015
Bakteri Antrax
Tindakan Ceroboh Militer AS Kirim Bakteri Antrax yang Masih Hidup

Militer Amerika Serikat mengirim bakteri anthrax yang masih hidup ke lembaga-lembaga riset negaranya. Kementerian Pertahanan AS menilai hal ini adalah tindakan ceroboh.




123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »