» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Sejarah Nusantara
18-01-2017
Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Cheng Ho justru hanya ramai di diskusikan di negeri ini, disononya justru jarang yang menceritkan sosok tentang Cheng Ho.



15-01-2017
Edisi Peradaban Nusantara
Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Tak banyak yang mau menelisik mengapa raja-raja di Nusantara itu secara umum bergelar Raja/Penguasa Bumi atau Semesta.


12-01-2017
Jasa Presiden Soekarno buat bangsa Indonesia

Beliau telah mewakafkan 42 tahun atau 3/4 usianya untuk memperjuangkan nasib bangsa ini. Prinsip non-kooperatif yang ia pegang pasca bersimpang jalan dari Haji Tjokro menjebloskannya ke balik terali besi. Beberapa kali ia harus merasakan hawa dingin tembok penjara. Tak cukup itu, ia pun harus menjalani pengasingan di luar Jawa selama hampir 10 tahun. Sepanjang rentang waktu 42 tahun itu, tak kurang dari 23 rencana pembunuhan disusun untuk melenyapkan nyawanya. Sejak menjabat Presiden RI (1965) sampai dijatuhkan oleh MPRS hasil permufakatan jahat Soeharto dan A.H. Nasution (1966), tercatat 8 pemberontakan bersenjata yang dibiayai asing ditumpasnya habis.


12-12-2016
Mengenal Prasasti dan Sesanti sebagai Bagian Ilmu Tanda (Semiotika) Asli Nusantara

Sinamun Ing Samudana, Sesadoni Ing Ngadu Manis

‘Disamarkan dengan isyarat, segalanya harus dihadapi dengan manis”


18-06-2016
Seri Sejarah
Mempertimbangkan Sejarah (Bagian 2)

Sesampai di Nusantara, Baron van der Capellen segera jatuh cinta kepada alam lingkungan dan kedahsyatan kemungkinan-kemungkinan yang bisa ia usahakan untuk melampiaskan bakat-bakat kenegaraannya. Ia melihat bahwa kehidupan berbangsa sudah sangat maju.


16-06-2016
Mempertimbangkan Sejarah (Bagian 1)

Eropa itu terbentuk oleh kiprahnya raja-raja yang saling berebut kekuasaan dan membentuk kerajaan-kerajaan. “The making of Europe is the making of Kings”. Begitu kata orang. Pembentukan bangsa-bangsa tidak lancar karena terhalang oleh perebutan wilayah diantara dinasti raja-raja.


08-05-2016
Meruntuhkan "Teori Indianisasi" atas Peradaban Besar Bangsa Nusantara Mahawangsa (Bagian 2)

Tulisan kecil ini saya persembahkan untuk bangsa serumpun Indonesia Malaysia,Singapura,Brunai,Thailand, Vietnam (Campa), Philipina (Maharlika), Madagaskar (Malagasi) khususanya bangsa rumpun Melayu yg berdiam di Asia Tenggara (Nusantara/Polynesia)


09-04-2016
JOKO DOLOG (1)
Kertanagara Nan Tangguh

JOKO Dolog, masih ingat, kan? Itu lo, patung di depan kantor gubernuran di Surabaya, yang katanya sebagai patung perwujudan Prabu Kertanagara, Raja Singasari terakhir (1268-1292).


24-03-2016
Pemerintah RI Menolak Melakukan Penelitian Mengenai Sejarah Agresi Belanda 1945-1950
Rekan-rekan yang budiman,
 
Saya forward ulang berita yang disampaikan oleh teman saya, sejarawati Belanda/Italia, Dr. Stef Scagliola, bulan Februari 2013. 
 
Dr. Stef Scagliola memberikan informasi, bahwa tiga lembaga penelitian sejarah terbesar di Belanda: NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdokumentatie/Institut Belanda untuk Dokumentasi Perang), KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde/Lembaga Kerajaan untuk Ilmu Bahasa, Negara dan Antropologi) dan NMH (Netherlands Institute for Military History) membuat proposal untuk melakukan penelitian yang sangat rinci mengenai berbagai peristiwa yang terjadi di Indonesia selama agresi militer Belanda antara tahun 1945 – 1950. Namun pemerintah Indonesia yang menolak.

08-03-2016
Geger Cina di Batavia

TAHUN 1730-1740-an terjadi pemberontakan orang-orang Cina di Batavia. Pada bukunya yang fenomenal, The History of Java, Thomas Stamford Raffles menyebutkan bahwa saat itu kota Batavia berada dalam tingkat kemakmuran yang sangat tinggi. Para pedagang berdatangan dari semua penjuru. Barang-barang yang diperdagangkan sangat melimpah. Hal ini mengundang kehadiran para budak.


22-02-2016
Sejarah Melayu
Menyatukan Bangsa Serumpun Melayu Nusantara yang Berserakan

Sebagian besar orang Jawa, Batak, Bali dan suku-suku lainnya di Indonesia tidak mengakui ataupun tidak menyadari bahwa dirinya sebenarya adalah bangsa Melayu. Mereka beranggapan bahwa Melayu itu hanya meliputi suku Melayu Banjar, Melayu Riau, Melayu Minang, Melayu Deli, Melayu Pontianak dan seterusnya. Padahal jelas sekali bahwa Jawa, Batak, Madura, Bali bahkan Papua Bagian Barat masuk dalam rumpun bangsa Melayu. Hanya katena entitas politik kesukuan dan diperparah oleh pecah belah kolonial belanda yang membuat kita yang serumpun ini menjadi asing sebagai satu rumpun Melayu Nusantara.




123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »