» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Politik
23-01-2017
Oleh: Iqbal Fadillah *)
Stop Provokasi, Papua Itu Indonesia

Isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua kembali menjadi sorotan dunia. Banyak tokoh mancanegara memberi perhatian terhadap konflik seperti tak berkesudahan di tanah mutiara hitam.



20-01-2017
Oleh : Wildan Nasution *)
Menangkal Radikalisme di Media Sosial

Pada tahun 2012, salah satu lembaga riset yang disponsori oleh Angkatan Udara Amerika Serikat melakukan penelitian tentang strategi propaganda dan manipulasi melalui jaringan sosial media.  Para peneliti berupaya untuk mengetahui bagaimana pemikiran masyarakat dapat dirubah dan pandangannya tentang dunia.  Penelitian ini menemukan bahwa web dan jaringan sosial media sangat esensial mengambil peranan dalam kehidupan setiap individu dan dapat berkembang menjadi senjata persuasi massal.  Namun, para peneliti meski mengetahui bahwa media sosial dan jaringan web telah berpengaruh dahsyat terhadap pikiran dan cara pandang masyarakat, mereka juga menyatakan kesulitannya dalam menangani dampak perubahan yang cepat tersebut.


20-01-2017
Oleh : Otjih Sewandarijatun *)
Kasus Ahok dan Potensi Aksi Bela Islam ke IV

Tidak pernah dibayangkan akan muncul reaksi dari kalangan umat Islam yang demikian masif terhadap isu penistaan agama.  Diperkirakan ratusan ribu hingga jutaan umat berunjuk rasa di berbagai daerah menuntut agar Basuki Tjahaja Purnama atau akrab dipanggil Ahok segera diadili atas tudingan penistaan agama. Meski Ahok telah meminta maaf pada 10 Oktober 2016 terkait ucapannya yang dianggap melecehkan Al Quran dan klarifikasi bahwa dirinya tidak bermaksud menghina agama Islam, tidak lantas membuat masalah yang terlanjur mengemuka menjadi reda.  Bahkan, tuntutan agar Ahok di seret ke Pengadilan justru semakin kuat disertai dengan gelombang aksi unjuk rasa yang populer dengan Aksi Bela Islam I (14 Oktober 2016), aksi Bela Islam II atau Aksi 411 di depan Istana oleh ratusan ribu umat Islam, dan Aksi Bela Islam III atau Aksi 212 “Super Damai” akhir tahun 2016.


19-01-2017
Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik?

Pilkada 2017 sudah ditekadkan untuk dilaksanakan secara demokratis dan harus berintegritas, karena kita tidak menginginkan outcome Pilkada 2017 hanya menghasilkan koruptor-koruptor baru, karena fakta sebelumnya menunjukkan banyak pemenang Pilkada yang tidak lama menjabat tersangkut kasus korupsi, karena dengan sistem Pemilu yang mahal dan budaya korupsi, maka yang terpilih atau menjadi pemenang Pilkada belum tentu Paslon yang baik, sebab mereka bisa saja seperti musang berbulu ayam.
 


19-01-2017
Mencermati Dinamika Radikalisme, Ekstrimisme dan Komunisme di Media Sosial

Di era Medsos sekarang ini, banyak diwarnai dengan munculnya berbagai kasus berbasis agama di Indonesia, dengan mengamati media sosial yang ada antara lain facebook, youtube, twitter, blog, WA, telegram dan sebagainya. Setidaknya, beberapa daerah yang dijadikan penelitian berbagai kelompok peneliti ataupun civil society lainnya, antara lain di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Pontianak, Makasar, dan Surabaya.


18-01-2017
Oleh : Ferdiansyah, Pemerhati Sosial dan Politik
Orang Cerdas, Tak Terpovokasi Hoax

Hoax selalu menjadi trending topic di berbagai media massa maupun media sosial belakangan ini, karena disebut-sebut sebagai salah satu alat pemecah persatuan baik antar bangsa maupun antar umat beragama di Indonesia.


18-01-2017
Oleh : Wildan Nasution *)
Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Pilkada 2017 sudah ditekadkan untuk dilaksanakan secara demokratis dan harus berintegritas, karena kita tidak menginginkan outcome Pilkada 2017 hanya menghasilkan koruptor-koruptor baru, karena fakta sebelumnya menunjukkan banyak pemenang Pilkada yang tidak lama menjabat tersangkut kasus korupsi, karena dengan sistem Pemilu yang mahal dan budaya korupsi, maka yang terpilih atau menjadi pemenang Pilkada belum tentu Paslon yang baik, sebab mereka bisa saja seperti musang berbulu ayam.


18-01-2017
Oleh : Otjih Sewandarijatun *)
Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Globalisasi menyebabkan kaburnya batasan antar negara. Pasca perang dingin yang dimenangkan blok barat, AS menjadi negara super power yang mampu mengintervensi negara lain pada awalnya dengan menggunakan empat isu yakni Demokratisasi, lingkungan hidup, HAM dan terorisme, dan dalam perkembangannya ditekankan pada tiga isu strategis dan “lebih seksi” yaitu pangan, air bersih dan energi. Dalam menanamkan pengaruhnya di negara berkembang, negara adidaya menggunakan proxy war dan asimetris dengan memanfaatkan pihak ketiga.


18-01-2017
Oleh : Kurniadi*)
Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Tidak ada sebuah bangsa yang lepas dari pengaruh dan jebakan globalisasi, sehingga hanya kecerdasan dan persatuan dalam bangsa tersebut yang akan menentukan apakah bangsa tersebut akan menjadi pemenang atau pecundang (Stiglitz, 2006).

Merefleksi keadaan sekarang ini, banyak dinamika persoalan yang harus kita hadapi dengan adanya asing yang telah membuat tidak kenyamanan  bagi negara kita dan pemuda sekarang adalah pemimpin masa depan atau penerus bangsa kita ini, dan tentu ini sesuai dengan konteks saat ini 71 tahun Indonesia merdeka banyak dinamika yang menyertainya mulai dari awal ala berdirinya negara ini dibentuk, proses proklamasi kemerdekaan hingga dinamika setelah merdeka hingga sekarang yang penuh dengan polemik yang dirasakan oleh masyarakat.


18-01-2017
Amril Jambak*)
Catatan Terkait Pilkada 2017

Menurut catatan penulis, ada beberapa permasalahan Pilkada Serentak 2017 yang belum terselesaikan masih dapat ditemukan di Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang akan menyelenggarakan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut. Permasalahan yang paling krusial dan perlu mendapatkan perhatian antara lain berlanjutnya permasalahan anggaran, ketidakvalidan DPT; sengketa Pilkada; serta gangguan keamanan. Permasalahan tersebut dipandang perlu mendapat arahan atau perintah Presiden RI sebagai Kepala Negara kepada pemangku kepentingan Pilkada Serentak 2017 untuk segera diselesaikan, agar Pilkada Serentak 2017 dapat berjalan secara demokratis dan berintegritas.


09-01-2017
Oleh Batara R. Hutagalung
KEMBALI KE UUD 45 yang disahkan pada 18.8.1945 Mengembalikan Kewibawaan NEGARA (Pemerintah, TNI dan POLRI)
Pendahuluan
 
Biasanya mereka yang gemar menulis, setiap akhir tahun menulis refleksi atau catatan akhir tahun, untuk memberikan penilaian dari sudut pandangnya, atau hanya sekadar menulis kronologi/kaleidoskop berbagai peristiwa yang menurut pendapatnya penting.Juga ada yang di awal tahun menyampaikan harapan-harapannya untuk masa yang akan datang. 



123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Apakah Outcome Pilkada 2017 Bisa Eliminasi Korupsi Politik ?

Merajut Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme

Menguak Dibalik Kisah Kebenaran Cheng Ho dan Sejarah Islam Nusantara

Memberdayakan Mahasiswa Menghadapi Ancaman Global

Catatan Terkait Pilkada 2017

Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"

Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »