» Perpecahan di G8 Jangan Sampai Merusak Kekompakan Negara-Negara Forum G20 » Gagasan Mengisolasi Rusia dari G20, Lumpuhkan Skema Kerjasama Ekonomi ala BRICS bagi Negara-Negara Berkembang » Ironi Geopolitik (3) » Geopolitik Antara Dua Karang (2) » Membaca Perilaku Geopolitik (1)
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Ekonomi dan Bisnis
28-10-2014
Ketua BPK: Saya Ini Doktor Amerika!

Harry Azhar Azis telah dilantik menjadi Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menimbulkan pertanyaan, apakah Harry yang dikenal sebagai politisi Partai Golkar telah murni lepas dari partai politiknya?



25-10-2014
Industri Coklat Malaysia Bergantung Pasokan Kakao Indonesia

Industri coklat di Malaysia sampai sekarang masih sangat bergantung pada pasokan dari Indonesia meski negara itu juga penghasil komoditas yang sama.


25-10-2014
Tandingi Bank Dunia dan ADB, China Resmikan AIIB

Tiga negara di Asia, yaitu Australia, Indonesia, dan Korea Selatan (Korsel), tidak hadir dalam peresmian Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) di Beijing, China, Jumat 24 Oktober 2014.


22-10-2014
Dominasi Asing di Negeri Kaya

”Tugas kami adalah untuk memainkan peran penting dalam membebaskan dunia dari imperialisme, kapitalisme dan hegemoni neoliberal yang saat ini mengancam keberlangsungan hidup umat manusia” (Kol.Purn. Hugo Chavez, Pres.Venezuela, 27 Juni 2010)


21-10-2014
Korut dan Rusia
Korut dan Rusia Sepakat Gunakan Mata Uang Rubel pada Transaksi Perdagangan

Korea Utara dan Rusia sepakat menggunakan rubel Rusia sebagai mata uang utama pada transaksi perdagangan bulan ini. Penggunaan mata uang Rusia dalam transaksi antara kedua negara ini merupakan kali pertama dilakukan.


18-10-2014
Brasil Adukan RI ke WTO Soal Impor Daging

Pemerintah Brasil akhirnya mengadukan Indonesia pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Pengaduan tersebut merupakan bagian dari aksi menentang aturan pembatasan ekspor daging unggas Brasil yang dikeluarkan Indonesia.


16-10-2014
Dipimpin Cina, Asia jadi Pemimpin Pertumbuhan Ekonomi Global

Episentrum perekonomian dunia kini sedang berpindah dari kawasan Amerika Serikat dan Eropa ke Asia. Dipimpin oleh Cina, sepuluh negara di Asia (Asia-10) termasuk India, Indonesia, dan Korea Selatan, kini memiliki Produk Domestik Bruto yang hampir sama dengan AS, yakni sekitar 16 triliun dollar AS.


13-10-2014
Indonesia Punya 4 Modal untuk Jadi Negara Maju
Wakil Menteri Perberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) Eko Prasodjo menuturkan ada empat hal yang menjadi jawaban mengapa sebuah negara bisa menjadi negara maju, dan sebaliknya.

10-10-2014
Bisakah Jokowi Menyelesaikan Aneka Ragam Masalah Ekonomi
Memang tidak mudah untuk menjadi Presiden di Indonesia, karena 10 tahun pemerintahan SBY-Boediono saja masih saja kedodoran dan kewalahan dalam menangani aneka ragam masalah ekonomi nasional, yang sekarang ini mau tidak mau “diwariskan” kepada Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019.

07-10-2014
Petani Berharap Jokowi Tolak Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) mendesak kepada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menolak Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) atau kerangka kerja pengendalian tembakau.


29-09-2014
Tekan RI, Malaysia Bebaskan Bea Ekspor CPO Hingga Akhir 2014
Malaysia, produsen minyak sawit (crude palm oil/CPO) kedua terbesar dunia dapat memperpanjang kebijakan pembebasan bea ekspor komoditas tersebut hingga 2014 jika harganya masih belum beranjak naik.



123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Drone, Pelanggaran Hukum Kemanusiaan Internasional?
Selain membahas secara umum terkait perlunya memberi makna baru tentang konsepsi Ketahanan Nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Global Future Institute (GFI) secara khusus menyorot pesawat ...

Meluruskan Konsepsi Ketahanan Nasional NKRI

Pembelian 3 Unit Pesawat Drone Tidak Sesuai Dengan Anatomi dan Kebutuhan Nyata Pertahanan Nasional RI

Presiden Terpilih Jokowi Harus Jelaskan Apa Pentingnya Penggunaan Drone Bagi Pertahanan Nasional RI

Media Mainstream Nasional Pendukung Capres pada Pilpres 2014

Reputasi Buruk Drone UAV Sebagai Mesin Pembunuh

Lihat lainya »
   Arsip
Cegah Penyeludupan Senjata, Rumah Diperbatasan Mesir-Gaza Dihancurkan

Pesan Menlu Kepada Pelajar: Harus Bangga Menjadi Orang Indonesia, Berani, dan Percaya Diri

Angkatan Udara Korsel Luncurkan Pesawat Tempur FA-50

Kualitas Rakyat adalah Cerminan Batin Pemimpinnya

Gagasan Mengisolasi Rusia dari G20, Lumpuhkan Skema Kerjasama Ekonomi ala BRICS bagi Negara-Negara Berkembang

Satelit Maritim Tiongkok di atas NKRI

Jokowi dan Facebook

Roket Amerika Serikat Meledak Saat Diluncurkan

Dilma Rousseff Sang Petarung

Ketua BPK: Saya Ini Doktor Amerika!

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Belum Ada Manfaatnya Obama Bagi Islam dan Kepentingan Indonesia

Judul : Obama, Islam dan Gaza
Penulis : Wawan H Purwanto
Penerbit : CMB Press
Tebal buku : 216 halaman termasuk biodata penulis
Peresensi : Muhammad Mubdi Kautsar

Lihat Lainnya »