» Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif » Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini » Gagasan Pembentukan ASEAN Maritime Community dan Perkuatan ASEAN dalam Manuver Politik Luar Negeri Indonesia » Timbul Kesan Indonesia Belum Berani Keluar dari “Western Hemisphere » Kebijakan Luar Negeri RI Bebas dan Aktif Masih Tetap Relevan dan Akan Terus Berlanjut
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Ekonomi dan Bisnis
02-12-2016
ASEAN RCEP Dinilai Rugikan Indonesia
Pada awal bulan Desember ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah perundingan ASEAN RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership). Demikian kata Direktur Indonesia for Global Justice (IGJ) Rachmi Hertanti, pada pembukaan diskusi mengkritisi mega FTA (Free Trade Agreements) di Jakarta, Senin (28/11/16).


28-11-2016
Kuota Minyak dan Sidang OPEC
Menjelang digelarnya sidang OPEC, menteri energi Aljazair dan menteri perminyakan Iran menggelar pertemuan di Tehran untuk membahas perkembangan terbaru pasar minyak global.

14-11-2016
Trump Buat Obligasi Tak Menarik, Portofolio Modal Lari ke Saham

Kemenangan mengejutkan Donald Trump pada Pemilu Presiden Amerika Serikat telah mengakhiri kecenderungan membeli obligasi yang sudah bertahan 30 tahun lamanya karena investor meramalkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS akan bergerak cepat selama era Trump sehingga investor melarikan portofolio modalnya ke saham ketimbang kepada obligasi.


07-11-2016
China Siapkan US$ 11,15 Miliar Ekspansi ke Eropa
Pertumbuhan ekonomi yang stabil mendorong China terus memperluas investasinya. China telah menyiapkan dana investasi senilai € 10 miliar euro atau setara dengan US$ 11,15 miliar untuk investasi di Eropa.

25-10-2016
Oleh: Andre Barahamin
Save Kendeng, Bank, dan Kejahatan Pendanaan
Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan warga pegunungan Kendeng di Rembang, Jawa Tengah, tentang Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah terkait izin lingkungan kepada PT Semen Gresik (Persero) yang kini berganti nama menjadi PT Semen Indonesia. Izin lingkungan bernomor 668/1/17 tahun 2012 itu ditandatangani Gubernur Bibit Waluyo 7 Juni 2012.

20-09-2016
Ekspor Indonesia Masih Terus Turun dan Nilai Rupiah Turun terhadap Berbagai Mata Uang Asing
Sigid Kusumowidagdo, Human Captal Advisor di Bank Pundi Indonesia Tbk, kembali mengkritisi kinerja pemerintah dalam bidang ekonomi terkait data yang telah dikeluarkan ke Publik oleh Badan Pusat Statistik mengenai data ekspor.

13-09-2016
Oleh: Khoiron Mustafit *)
Indonesia Incorporation
Pada tahun 2014 lalu, Wiranto, yang kini menjabat menjadi Menkopolhukam, mengatakan bahwa Indonesia masih dijajah asing. Bidang-bidang seperti migas, gula, garam, susu, Indonesia masih bergantung kepada asing. Hal ini juga dinyatakan oleh Rizal Ramli saat masih menjabat menjadi Menko Kemaritiman. Menurutnya, di berbagai bidang, Indonesia masih dijajah asing. Prof Dr Pratikno, sebelum menjadi menteri, mengatakan bahwa hingga saat ini aset negara sekitar 70–80 persen telah dikuasi bangsa asing. Menurutnya, di bidang perbankan bangsa asing telah menguasai lebih dari 50 persen, di sektor migas dan batu bara asing menguasai antara 70-75 persen, telekomunikasi asing mengasai 70 persen, pertambambangan hasil emas dan tembaga asing menguasai 80-85 persen, sektor perkebunan dan pertanian asing menguasai 40 persen. Yang lebih ngeri lagi adalah informasi dari Aburizal Bakri; menurutnya In­donesia dengan segala sumber da­ya alam yang dimilikinya ter­nyata hanya dimiliki tidak lebih dari 0,18 persen dari total pen­du­duknya.

13-09-2016
Oleh Sigid Kusumowidagdo
RAPBNI 2017: Defisit akan Naik menjadi Rp 332,9 Triliun, Ditutup dengan Surat Utang Negara Rp 399 Triliun
Sigid Kusumowidagdo, Human Captal Advisor di Bank Pundi Indonesia Tbk, mengajak masyarakat dan juga organisasi-organisasi non pemerintah untuk ikut membahas dan memberi masukan-masukan terkait RAPBN 2017 yang saat ini sedang dibahas oleh DPR-Pemerintah. Sigid menyatakan bahwa anggaran negara yang ditetapkan nanti akan berdampak pada kehidupan rakyat.

09-09-2016
Oleh: Shofwan Al Banna Choiruzzad
G-20, MIKTA, dan Indonesia
Awal September ini, negara-negara G-20 berkumpul di Hangzhou, China. Dengan topik yang berfokus pada tiga area kerja sama utama, yaitu inovasi, revolusi industri baru, dan ekonomi digital.

09-09-2016
Jokowi dan PM Australia Bahas Tambahan Kuota Impor Sapi
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull membahas potensi tambahan kuota impor daging dari Negeri Kangguru dan peluang kerja sama pengembangbiakan sapi ternak di Indonesia. 

31-08-2016
Strategi 'Front-Loading', Utang Pemerintah menjadi Cepat Melambung

Banyak yang tidak mengira begitu cepatnya pemerintah Jokowi-JK menghadapai masalah utang yang melambung, dalam waktu kurang dari dua tahun sejak dilantik dan menimbulkan risiko krisis keuangan. Yang terbukti pemerintah sudah harus memotong anggaran sedikitnya Rp 133,8 trilyun pada anggaran 2016. Adakah sesuatu yang salah?




123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Timbul Kesan Indonesia Belum Berani Keluar dari “Western Hemisphere
Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN KEMBALI POLITIK LUAR NEGERI RI YANG BEBAS DAN AKTIF", yang diselenggarakan ...

MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN KEMBALI POLITIK LUAR NEGERI RI YANG BEBAS DAN AKTIF

MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN KEMBALI POLITIK LUAR NEGERI RI YANG BEBAS DAN AKTIF

Manuver Militer Amerika Serikat di Semenanjung Korea Harus Ditangkal Sedini Mungkin Oleh Kementerian Luar Negeri dan “Pemangku Kepentingan” Politik-Keamanan RI

Rencana AS Kembangkan ICBM di Korea Selatan Berpotensi Merusak Rencana Global Maritime Fulcrum (Poros Maritim Dunia) Presiden Jokowi

Mempertanyakan Kelayakan Kerjasama Pertahanan RI-Ukraina

Lihat lainya »
   Arsip
Gempa Pidie, Gubernur Aceh Tetapkan 14 Hari Tanggap Darurat Bencana

BNPB: Korban Gempa Pidie Terus Bertambah

Pahami Esensi dan Pergerakan Praktek Geopolitik dan Proxywar

Kebijakan Luar Negeri RI Bebas dan Aktif Masih Tetap Relevan dan Akan Terus Berlanjut

Tim Badan Geologi Tinjau Lokasi Gempa Aceh

China Sebut Donald Trump Presiden Twitter

Saudi Hukum Mati 15 Orang yang Dituduh Jadi Mata-mata Iran

Panglima TNI: Bangsa Indonesia Tidak Akan Membiarkan ISIS Berkembang

Gempa Pidie, Korban Tewas 52 Orang

ABRI Penegak Demokrasi UU 45

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
ISLAM SANGAT MENGHARGAI PLURALISME

------------------------------------------------------------

Judul Buku : Pluralitas Dalam Masyarakat Islam

Judul Asli : At Ta’addudiyah Fi Mujtama’ Islamiy

Penulis : Gamal Al Banna

Pengantar : Prof. DR. Azyumardi Azra, MA

Tebal Buku : 93 halaman termasuk biodata tentang penulis

Peresensi : Otjih Sewandarijatun

------------------------------------------------------------

Lihat Lainnya »