» Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang » Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Ekonomi dan Bisnis
06-07-2017
Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Kita menghargai upaya pemerintah yang cukup berhasil untuk mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok dan kelangkaan pangan di hari raya Idul Fitri 2017. Walaupun tetap ada kenaikan harga tetapi masih dalam batas mormal dalam waktu yang terbatas.

4 Juli pukul 21:49 · 
DIBALIK SUKSES PENGEMDALIAN HARGA2 PANGAN PADA LEBARAN 2017
Kita menhargai upaya pemerintah yang cukup berhasil untuk mengendalikan harga2 kebutuhan pokok dan kelangkaan pangan di hari raya lebaran 2017. Walaupun tetap ada kenaikan harga tetapi masih dalam batas mormal dalam waktu yang terbatas.


Artikel Terkait
» Ilustrasi Listrik
» Holding BUMN dan Bancakan Kekuasaan
» Impor Pangan Meningkat, Program Swasembada Pangan Tersendat
» RAPBNI 2017: Defisit akan Naik menjadi Rp 332,9 Triliun, Ditutup dengan Surat Utang Negara Rp 399 Triliun
» G-20, MIKTA, dan Indonesia
» Jokowi dan PM Australia Bahas Tambahan Kuota Impor Sapi


29-06-2017
Antara Sri Mulyani, Elvira Naubillina, Dan Grup IMF

GAMBAR di atas menampilkan wajah dua orang ekonom perempuan yang sepintas menurut kacamata awam adalah identik: sama-sama terkenal di dunia internasional dan sama-sama menarik penampilannya.


22-06-2017
Oleh: Salamuddin Daeng, Pengamat Ekonomi Politik
Saya Pancasila, Saya Asing, Saya Taipan

Amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali dalam periode 1998-2002 telah mengubah secara mendasar visi, misi, strategi, serta program perjuangan bangsa Indonesia dari saya Pancasilais, saya nasionalis dan saya kerakyatan, menjadi saya Pancasila, saya asing, saya taipan.


22-06-2017
Oleh: Salamuddin Daeng (AEPI)
Ilustrasi Listrik

1. Diseluruh dunia tidak ada satu negarapun yang pernah menaikan tarif untuk satu golongan pelanggan sebesar 125% kurang dari satu semester. Lebih konyol lagi kenaikan tarif dilakukan pada dengan alasan pencabutan subsidi. Padahal subsidi telah berkurang atau bahkan telah hilang sejak penurunan harga energi batubara, minyak dan gas sejak 2014 lalu.


22-06-2017
Oleh : Salamuddin Daeng (AEPI)
Celaka Orang Bodoh

"ini transaksi pembelian saham kelas Jin Ifrid yang tidak dapat dipahami bangsa hantu belau"

Demikian pepatah lama yang sering dikemukakan oleh orang tua kita dengan maksud agar kita terus belajar dari lingkungan, sekolah dan pengalaman, agar tidak berbuat kebodohan atau dibodoh bodohi sama orang.


09-06-2017
Holding BUMN dan Bancakan Kekuasaan

Pemerintah Jokowi telah PP 72 Tahun 2016 dalam rangka pembentukan super Holding BUMN. Menggabungkan BUMN sejenis dalam rangka memperkuat BUMN yang sekarang ini tengah sekarat, terjerat utang yang melilit dan terncam disita pemilik uang.


27-05-2017
BI: Bom Kampung Melayu Tidak Ganggu Stabilitas Rupiah

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo berpendapat insiden teror bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (23/5) lalu, tidak akan menurunkan kepercayaan investor asing dan tidak mengganggu stabilitas nilai tukar rupiah.


13-04-2017
Iran Tingkatkan Pembelian Minyak Sawit Indonesia

Iran akan meningkatkan pembelian minyak sawit Indonesia. Sikap Iran ini tergambar setelah Kementerian Luar Negeri RI bersama KBRI di Tehran memfasilitasi pelaksanaan video conference antara Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dengan Asosiasi Kelapa Sawit Iran.


30-03-2017
Harga Minyak Dunia Naik Didukung Laporan Persediaan AS

Harga minyak dunia berakhir lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena kenaikan persediaan minyak mentah AS yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi kekhawatiran pasar tentang melimpahnya pasokan minyak global.


14-03-2017
PM Jepang Minta Raja Salman Dukung Aramco di Bursa efek Tokyo

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meminta Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud untuk mendukung pencatatan saham raksasa minyak Saudi Aramco di Bursa Efek Tokyo (TSE). Demikian dikatakan seorang pejabat senior Jepang seperti dikutip Reuters.


02-03-2017
Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 26,6 Persen

Badan Pusat  Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Januari 2017 mencapai 1,03 juta kunjungan. Jumlah ini memang naik 26,58 persen dibandingkan Januari tahun lalu. Namun, masih lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, yakni Desember 2016 yang mencapai 1,11 juta kunjungan.




123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak
Kalau benar manuver diplomatik AS melalui DK-PBB tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh dunia mengisolasi dan mengembargo Korea Utara, lantas bagaimana sikap Indonesia? ...

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Turki Dukung RI Jadi Anggota DK PBB

Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Freeport: Memperpanjang Pelecehan dan "Freedom of Looting"

Arab Saudi dan Sekutu Beri Tambahan Waktu Dua Hari kepada Qatar

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »