» Bila Tidak Ada Visi, G-20 Merupakan Penjara Bagi Indonesia » PKS, Kita, dan Perkembangan Terbaru di Syria » Rontoknya Teori Polisi Dunia! (Bag-2/Habis) » Rontoknya Teori Polisi Dunia! (Bag-1) » Mengkaji Hubungan Strategis Rusia – Indonesia dari Perspektif Geopolitik (Bag-3/Habis)
Join With Us at :

   Terpopuler
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Peran TNI-AD Dalam Melindungi Segenap Bangsa dan Tumpah darah Indonesia - Bagian 6
Kelas Kilo, Jenis Kapal Selam Yang Tepat Bagi Indonesia
Yang Tersirat di Balik Konflik Budaya Indonesia-Malaysia
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Peran TNI-AD Dalam Melindungi Segenap Bangsa dan Tumpah Darah Indonesia - Bagian 5
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Peran TNI-AD Dalam Melindungi Segenap Bangsa Dan Tumpah Darah Indonesia- Kesimpulan Bagian 7
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Selamatkan Indonesia
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research

Industri Strategis
18-05-2013
Industri Alumunum:
Indonesia Siap Ambil Alih Teknologi-Manajemen Inalum

Pemerintah Indonesia siap mengambil alih teknologi dan manajemen semua kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Jepang yang selama 30 tahun sebagai pemegang saham terbesar dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada 30 Oktober 2013.



Artikel Terkait
» Pemerintah Harus Wujudkan Tata Kelola Tambang Yang Baik Untuk Berantas Pengemplang Royalti dan Birokrat Korup
» RI-Afrika Selatan Optimalkan Kerja Sama Sektor Pertambangan
» PT Freeport : Kerugian Negara & Kemiskinan Masyarakat Papua


02-05-2013
Rusia Habiskan 31 miliar Dolar Untuk Energi Atom

 

Rusia akan menghabiskan satu triliun rubel (sekitar 31 miliar dolar AS) sampai tahun 2015 untuk pengembangan industri tenaga nuklir, kata Mikhail Ulyanov, direktur keamanan dan perlucutan senjata Kementerian Luar Negeri Rusia Rabu. 

15-04-2013
Oleh DeeDee K Djoemadi
Mengapa UU Migas No 22/2001 Dianggap Pro Asing?

UU Migas No 22 Tahun 2001 memang sangat kontroversial, tak kurang dari 3 kali telah diajukan untuk uji materi di Mahkamah Konstitusi, terakhir pada bulan Maret 2012 lalu oleh PP Muhammadiyah dan beberapa organisasi Islam lainnya serta tokoh-tokoh penting negeri kembali mengajukan uji materi, khususnya pasal yang mengatur mengenai keberadaan BP Migas dan BPH Migas yang disinyalir sarat kepentingan asing.


02-04-2013
Pertamina Butuh Blok Mahakam untuk Kalahkan Petronas

 

Meski lebih senior, PT Pertamina (Persero) telah kalah jauh dibandingkan BUMN minyak milik Malaysia, Petronas. Pada 2012 lalu, Petronas membukukan laba bersih 59 miliar Ringgit Malaysia atau Rp182,9 triliun (kurs Rp3.100), jauh dibandingkan laba Pertamina yang hanya Rp25 triliun.

27-03-2013
Minyak Mentah dari Iran
India Tetap Lanjutkan Impor Minyak Mentah dari Iran

Menteri Minyak dan Gas Alam India, M. Veerappa Moily menekankan bahwa negaranya tidak akan menghentikan impor minyak mentah dari Iran.


19-03-2013
Rusia: Temuan Berlian Terbesar di Dunia
Rusia Temukan Ladang Berlian Terbesar di Dunia

Sebuah kawah raksasa di Rusia ternyata menyimpan harta karun yang tak terkira nilainya: simpanan berlian hingga triliunan karat. Kawah yang tercipta dari bekas tabrakan asteroid 35 juta tahun lalu di Siberia tersebut dipercaya memiliki cadangan berlian yang sangat besar, hingga mampu menyuplai pasar dunia selama 3.000 tahun ke depan.


01-03-2013
Seberapa Menarik LNG Tangguh Bagi Inggris?

 

Perusahaan minyak dan gas asal Inggris, BP, menyatakan komitmen membangun lapangan gas Tangguh untuk train tiga dengan investasi 7,5 miliar pound sterling atau sekitar Rp116 triliun. Investasi ini disepakati saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Inggris pekan lalu.

22-02-2013
Penyimpangan Penjualan Minyak Tanah Bersubsidi oleh Pertamina dan BPH Migas

 

Apa kabar subsidi BBM yang tahun 2013 dialokasikan total 356 Triliun (308 T plus untuk energi 48 T) itu? Siapakah yang menikmati? Kita sudah sering bahas tentang penyimpangan subsidi BBM yang 80% dinikmati oleh orang kaya, penyelundup, mafia BBM, oknum pertamina, BPH migas, dan lain-lain.

20-02-2013
Iran Bangun Jalur Pipa Gas di Irak
Irak Izinkan Iran Bangun Jalur Pipa Gas di Negaranya

Irak menyepakati pembangunan jalur pipa gas Iran yang melalui negara itu ke Suriah dan Eropa.


19-02-2013
Perkembangan Blok Mahakam
Trauma West Madura, Karen Tak Mau Gegabah Ambil Blok Mahakam

PT Pertamina (Persero) tak mau ceroboh mengambil alih Blok Mahakam pada 2017 nanti. Pasalnya, Pertamina masih trauma dengan produksi West Madura Offshore (WMO) yang diambil alih oleh Pertamina Offshore North West Java (ONWJ) dan PT Codeco dari Korea.


13-02-2013
Perpanjangan Kontrak Blok Mahakam Pro Asing

 

Ketua Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara melaporkan Menteri ESDM Jero Wacik, Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini dan Wamen ESDM Susilo Siswo Utomo ke KPK. Hal ini terkait dengan berbagai pernyataan yang dibuat ketiganya mengenai rencana perpanjangan kontrak Blok Mahakam kepada pihak asing.



123456   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
BRICS, G-2O, dan IMF
BRICS: Kekuatan Ekonomi Baru? . Krisis ekonomi di Eropa dan AS yang telah melemahkan Dollar menjadi momen penting bagi lima negara kapitalis plat merah (kapitalisme yang dikontrol oleh ...

Mengkaji Hubungan Strategis Rusia – Indonesia dari Perspektif Geopolitik (Bag-1)

Saatnya Menoleh ke Rusia Bagi Kepentingan Strategis Indonesia

Bom Boston dan Aksi Destabilisasi AS di kawasan Heartland dan Caucasus

Indonesia, Rusia dan Cina Harus Galang Kerjasama Bendung Skema TPP Amerika Serikat di Asia Pasifik

Indonesia Dukung Rusia Sebagai Tuan Rumah EXPO Dunia 2020 Sangat Menguntungkan

Lihat lainya »
   Arsip
PKS, Kita, dan Perkembangan Terbaru di Syria

Armada Perang Rusia Tiba di Suriah

BRICS, Alternatif Sumber Dana Bagi Negara-Negara Peminjam

Indonesia Berbagi Pengalaman Keketuaan ASEAN kepada Myanmar

​Indonesia-AS Bahas Sejumlah Isu Global dan Upaya Peningkatan Kerjasama Bilateral

Presiden Perancis: Uni Eropa Bakal Hancur dan Terhapus dari Peta

Direktur CIA Mendadak Kunjungi Tel Aviv

Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL Hibur Anak-Anak Lebanon

Manuver Diplomatik Regional Terbaru Krisis Suriah

Nekolim AS Sudah (Mulai) Rontok

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang : Hendrajit, Dkk
Japanese Militarism : Japan, Between Love And Resentment

A book entitled Japanese Militarism and Its War Crimes in Asia Pacific Region (Hendrajit, ed) was recently sent to me, by the publisher, The Global Future Institute. No doubt, this book made me re-think and recollect my trip to Japan in 1996. At that time, I was warmly received by Japanese families who became my host, invited to travel to various places, and bought souvenirs. The psycological effect of my short visit is that it is hard to imagine that the Japanese people were cruel ones, perpetrators of the massacre of our ancestors, raping Indonesian girls, making them as prostitutes and enslaving our grandfathers to work on various projects.

Lihat Lainnya »