» Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang » Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Internasional
02-05-2014
Ini Daftar Teranyar Negara Pendukung Terorisme Versi Amerika

Amerika Serikat mengeluarkan daftar teranyar negara yang mendukung terorisme pada tahun 2014, mengecualikan Korea Utara dalam daftar tersebut.


02-05-2014
Krisis Politik di Ukraina
Presiden Ukraina Umumkan Dekrit Wajib Militer

Menghadapi keamanan yang makin memburuk di bagian timur Ukraina, Presiden sementara Ukraina Olexander Turchynov kembali memberlakukan wajib militer.


30-04-2014
Ratusan Tentara AS Tiba di Estonia

Pasukan Amerika Serikayt tiba di Estonia, Senin (28/4/2014), sebagai bagian dari 600 personel yang dikirim Washington ke Polandia dan negara-negara Baltik di tengah memanasnya situasi di Ukraina.


30-04-2014
AS-Filipina Sepakati Kerjasama Militer 10 Tahun

Pihak militer AS akan mendapatkan akses lebih luas ke sejumlah basis militer Filipina berdasar kesepakatan kerjasama 10 tahun antara AS dan Filipina.


30-04-2014
Hegemoni Global AS
Evo Morales: "AS Hasut Perang Sipil di Venezuela demi Minyak"

Rezim Washington mendorong Venezuela ke dalam "perang saudara" karena menginginkan akses pada cadangan minyak yang kaya di negara itu, demikian peringatan yang disampaikan Presiden Bolivia Evo Morales. Pemerintah Venezuela juga menuduh AS mengobarkan kudeta.


30-04-2014
Cuaca Ekstrim di AS
Cuaca Ekstrim Ancam AS Bagian Timur

Dua hari setelah angin topan yang menewaskan 28 orang, cuaca buruk masih mengancam sekitar 73 juta warga Amerika Serikat di negara bagian timur.


30-04-2014
Hegemoni Global AS
Michael Parenti: "Rusia Waras, AS Dusta"

Tarik-ulur perang saat ini antara Washington dan Moskow telah membuat kita melupakan keadaan di seputar perubahan rezim di Kiev dan pelbagai konsekuensinya. Di luar saling lempar cacimaki dari kedua kubu, AS/Rusia, kenyataannya, pemerintah Ukraina yang baru berkuasa merupakan hasil dari kudeta yang diatur AS.


30-04-2014
Militer Yaman Gelar Operasi Massif Pembersihan Anasir Al-Qaeda

Para pejabat militer Yaman menyatakan pasukan telah dikerahkan untuk melancarkan operasi besar-besaran memberantas militan al-Qaeda dari kota-kota di selatan negara Arab itu.


29-04-2014
Palestina dan Israel
Mogok Makan Tahanan Palestina dan Kejahatan Israel

Aksi protes para tahanan Palestina di berbagai penjara rezim Zionis Israel terus belanjut. Sejak tanggal 24 April, lebih dari 180 tahanan Palestina yang mendekam di beberapa penjara Israel seperti di penjara Ofer, Megido dan Negev mulai mogok makan terbuka sebagai protes atas penahanan mereka yang tanpa proses pengadilan.


29-04-2014
Soal Masalah Teritorial dengan Tiongkok, AS Dukung Filipina

Presiden AS, Barack Obama, Selasa (29/4/2014), menyampaikan peringatan baru terhadap Tiongkok atau China karena menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan sengketa teritorial. Pada saat yang sama, Obama berjanji untuk memberi sokongan militer "kuat" bagi Filipina.




PREVIOUS   110111112113114115116117118119120   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak
Kalau benar manuver diplomatik AS melalui DK-PBB tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh dunia mengisolasi dan mengembargo Korea Utara, lantas bagaimana sikap Indonesia? ...

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Turki Dukung RI Jadi Anggota DK PBB

Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Freeport: Memperpanjang Pelecehan dan "Freedom of Looting"

Arab Saudi dan Sekutu Beri Tambahan Waktu Dua Hari kepada Qatar

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »