» Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump » Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Internasional
16-12-2016
Cina Pasang Sistem Persenjataan di Pulau Sengketa
Sebuah think tank Amerika Serikat menyatakan bahwa Cina tampaknya telah memasang sistem anti-pesawat dan anti-rudal di pulau-pulau buatan di Laut Cina Selatan.

16-12-2016
Oleh Bill Van Auken
Kesulitan Terbesar AS di Suriah
Pasukan “pemberontak” Suriah yang didukung AS telah menemui kekalahan terburuknya sejak dimulainya perang ini hampir enam tahun yang lalu.  Militer pemerintah (Syrian Arab Army) yang didukung Hizbullah Lebanon dan milisi Syiah Irak, telah merebut kembali lebih 40 persen wilayah timur Aleppo, kubu terakhir yang diduduki oleh pasukan “pemberontak.”

09-12-2016
KTT P-GCC, Peluang Inggris-Saudi untuk Dominasi Kawasan
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mereaksi pernyataan para pemimpin negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC) dalam Konferensi Tingkat Tinggi dewan ini di Manama, ibukota Bahrain.

09-12-2016
Inggris Cuma Ingin Senjatanya Dibeli Negara-negara Arab
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran merespons pernyataan Theresa May, Perdana Menteri Inggris, terkait negeri kaum Mullah ini. Ia berkata, negara yang memicu ketidakamanan di negara-negara lain, tidak berhak menuduh negara lain mengintervensi urusan di kawasan.

07-12-2016
China Sebut Donald Trump Presiden Twitter

Media massa China menyerang Presiden terpilih Donald Trump karena menyampaikan pernyataan keras lewat Twitter mengenai hubungan Amerika Serikat dengan China, bahkan ada yang mengolok-olok Trump tengah memerintah negaranya lewat Twitter.


07-12-2016
Saudi Hukum Mati 15 Orang yang Dituduh Jadi Mata-mata Iran

Satu pengadilan di Arab Saudi menghukum mati 15 orang yang dituduh menjadi mata-mata untuk Iran menurut laporan surat kabar Alriyadh.


05-12-2016
Iran Kecam Perpanjangan Sanksi AS

Presiden Iran Hassan Rouhani pada Minggu (4/12) mengatakan pemungutan suara baru-baru ini di AS bagi perpanjangan Undang-Undang Sanksi Iran adalah pelanggaran nyata terhadap kesepakatan internasional mengenai masalah nuklir Iran.


02-12-2016
Amerika Harus Hentikan Penjualan Senjata ke Saudi
Lembaga Pengawas Hak Asasi Manusia Internasional, HRW mendesak Amerika Serikat untuk segera menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi karena agresi militer yang dilancarkan Riyadh ke Yaman.

29-11-2016
PM Kanada Tak Mau Cabut Pujiannya kepada Fidel Castro

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang dikritik karena mengenang kebaikan mendiang Fidel Castro tanpa menyinggung catatan hak asasi manusia, bersikukuh dengan pendapatnya itu kendati menyatakan Castro memang diktator.


29-11-2016
Aung San Suu Kyi Urung ke Indonesia Akibat Demo Rohingya

Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi menunda kunjungan ke Indonesia setelah unjuk rasa demi solidaritas Rohingnya pecah di Indonesia.




PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Sepucuk Surat Trump Cairkan Hubungan dengan China

Khayalan Tingkat Dewa, Komunis Bangkit Lagi

Pilkada: Untuk Rakyat atau Politisi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Indonesia dan Korsel Bahas Kerjasama Bilateral

Uni Eropa akan Tetap Terapkan Sanksi kepada Rusia

Uni Eropa Diminta Tidak Ikuti Permainan Trump

Cinta dan Kebenaran

Rex Tillerson Dikukuhkan sebagai Menlu AS

Sekjen PBB Desak AS Cabut Larangan Masuknya Pengungsi Muslim

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »