» Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump » Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Internasional
11-11-2016
Kemenangan Trump Untungkan Rusia, Suriah dan Mesir
Presiden Rusia Vladimir Putin dan sejawatnya di Suriah, Bashar al-Assad, diuntungkan oleh terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS). Demikian dinyatakan oleh Abdel Bari Atwan, pemimpin redaksi situs berita online Rai al-Youm yang berbasis di London, Inggris, dalam editorialnya, Kamis (10/11/2016).

07-11-2016
Inggris akan Kirim Tentara ke Perbatasan Rusia

Kapal perang Inggris, HMS Richmond, mengawal armada kapal Rusia tersebut mulai dari Laut Norwegia. Sementara HMS Duncan, kapal perusak Tipe 34, berangkat dari Portsmouth pada 18 Oktober untuk mengawasi armada kapal perang tersebut.


07-11-2016
Rusia Bantah Disebut Terlibat Upaya Pembunuhan PM Montenegro
Pria berkepala plontos ini diduga hendak dibunuh karena ingin membawa Montenegro mendekat ke Amerika Serikat (AS) dan negara Barat lainnya. Mau tidak mau, Pemerintah Rusia dianggap terlibat dalam rencana pembunuhan tersebut. Namun, Kremlin –Istana Kepresidenan Rusia– membantah tuduhan itu.

07-11-2016
Pilpres dan Konflik Internal AS
Setiap empat tahun sekali, Amerika Serikat menggelar perhelatan politik. Sejak berdirinya AS sekitar 230 tahun lalu hingga sekarang, lebih dari 50 pemilu telah diselenggarakan untuk memilih pejabat eksekutif tertinggi di negara ini. Sejak 150 tahun lalu telah berulang kali dan terus menerus seorang kandidat dari Partai Republik atau Partai Demokrat terpilih menjadi Presiden AS. Dalam pemilu 8 November mendatang juga akan terjadi seperti itu.

07-11-2016
PBB Investigasi Pelanggaran HAM Dalam Protes Pipa Minyak Dakota
Forum Permanen PBB untuk Isu-Isu Masyarakat Pribumi (UNPFII) tengah menginvestagasi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Dakota Utara yang dilakukan oleh aparat setempat terhadap masyarakat pribumi Amerika yang memprotes konstruksi pipa minyak. Demikian dilaporkan oleh The Guardian, Selasa (01/11/16).

03-11-2016
Di Mana Netralitas PBB dalam Krisis Yaman ?
Kementerian luar negeri Yaman menyatakan, utusan khusus Sekjen PBB urusan Yaman, Ismaïl Ould Cheikh Ahmed dalam sidang Dewan Keamanan menuding pihak Yaman menentang peta jalan PBB mengenai solusi damai di Yaman, padahal faktanya delegasi nasional Yaman justru menegaskan perundingan sebagai jalan untuk meretas solusi damai di negara Arab itu.

03-11-2016
AS Ingin Memecah Belah Timteng untuk Lindungi Israel
Scott Bennett, mantan psikolog militer AS dan analis terorisme, mengatakan Amerika mempunyai rencana buruk, yaitu memecah belah negara-negara di Timur Tengah dalam rangka “melindungi Israel” dan “mencuri sumber daya alam negara-negara tersebut.” Hal itu ia katakan dalam wawancara dengan Press TV, Rabu (02/11/16).

01-11-2016
Helmi Aditya
Agenda 'New World Order' China

Mengapa China tak mengirimkan bantuan militer ke Syria? Mengapa juga China abstain soal Crimea? Mengapa China menghadiri pertemuan Bilderberg?


01-11-2016
Lebanon Lantik Presiden Baru setelah Kevakuman 29 Bulan

Mantan panglima angkatan darat Michel Aoun pada Senin dilantik sebagai presiden ke-13 Lebanon setelah posisi itu vakum selama dua setengah tahun.


27-10-2016
Era Hegemoni AS dan Sekutunya akan Berakhir di Tanah Syria
Admiral Kuznetsov - kapal induk satu-satunya milik Rusia - akan menyeberangi selat Gibraltar, menuju Laut Mediterania. Di sana, ia akan bergabung dengan beberapa kapal perang dan kapal selam Rusia yang lebih dulu hadir di perairan paling penting dalam konteks geopolitik Afrika, Timur Tengah dan Eropa itu.



PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Lewat Sepucuk Surat Trump Cairkan Hubungan dengan China

Khayalan Tingkat Dewa, Komunis Bangkit Lagi

Pilkada: Untuk Rakyat atau Politisi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Indonesia dan Korsel Bahas Kerjasama Bilateral

Uni Eropa akan Tetap Terapkan Sanksi kepada Rusia

Uni Eropa Diminta Tidak Ikuti Permainan Trump

Cinta dan Kebenaran

Rex Tillerson Dikukuhkan sebagai Menlu AS

Sekjen PBB Desak AS Cabut Larangan Masuknya Pengungsi Muslim

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »