» Asia Pasifik dalam Pusaran Kekuatan-kekuatan Global » Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Asia
27-09-2016
Penjualan Rudal Harpoon AS ke India
Para pejabat pertahanan India menyatakan Washington menandatangani kontrak penjualan sistem rudal berpandu anti kapal, Harpoon dengan New Delhi. Sesuai kontrak tersebut 22 unit rudal Harpoon akan diserahkan AS kepada India.

18-08-2016
China tegaskan ASEAN adalah mitra pentingnya

China menegaskan ASEAN adalah mitra dalam derap diplomasinya dan mendukung komunitas ASEAN untuk bersama-sama memelihara perdamaian dan stabilitas kerja sama keamanan kawasan.


09-08-2016
Kekerasan Sektarian Pecah Kembali di Myanmar
Berdasarkan laporan media pemerintah di hari Sabtu (2/7/2016), sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah masjid di wilayah utara Myanmar.

04-08-2016
Cina Gandeng Tiga Negara Asia Bentuk Koalisi Anti-Terorisme
Radio Pashtu, IRIB World Service (4/8) melaporkan, Komandan Angkatan Darat Pakistan, yang pada hari Rabu (3/8) berkunjung ke Provinsi Xinjiang, Cina dalam jumpa persnya mengabarkan kesepakatan yang dicapai dengan sejawatnya dari Cina, Afghanistan dan Tajikistan untuk membentuk sebuah koalisi segiempat guna memerangi terorisme.

29-07-2016
Kim Jong-un Disanksi, Korut Anggap AS Deklarasikan Perang
Pemberian sanksi Amerika Serikat (AS) kepada pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah mengakibatkan situasi di Semenanjung Korea semakin memanas. Informasi itu disampaikan Direktur Jenderal Departemen Urusan Amerika Serikat (AS), Han Song Ryol. 

22-07-2016
China Ancam India atas Pengerahan Tank ke Perbatasan
Pemerintah China mengancam akan menarik investasi Negeri Tirai Bambu di India menyusul pengerahan tank yang dilakukan Delhi ke perbatasan kedua negara. 

14-07-2016
Taiwan Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan

Sebuah kapal perang Taiwan bersiap untuk melayari Laut China Selatan, Rabu (13/7/2016),  untuk mempertahankan wilayah maritim Taiwan.


09-06-2016
Cina Imbau Filipina Selesaikan Sengketa Melalui Jalur yang Benar
Kementerian Luar Negeri Cina meminta Filipina untuk menyelesaikan sengketa di Laut Cina Selatan melalui jalur yang benar.
 
Reuters melaporkan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hong Lei, Rabu (8/6) mengatakan, perselisihan negara ini dengan Filipina di Laut Cina Selatan harus diselesaikan di meja perundingan.

05-05-2016
Korsel dan Iran Bangun Kerjasama Bilateral

Korea Selatan dan Iran sepakat membangun hubungan kerjasama bilateral  era baru. Hal ini disampaikan Presiden Korsel Park Geun-hye saat kembali dari lawaran ke Tehran pada Rabu pagi (4/5/2016).


18-04-2016
Pertama, Pesawat Militer Cina Mendarat di Pulau Sengketa
Cina membenarkan pendaratan sebuah pesawat militer miliknya di Laut Cina Selatan untuk pertama kalinya.
 
Media pemerintah pada Senin (18/4/2016) melaporkan, pesawat militer Cina mendarat untuk pertama kalinya di bandara baru di sebuah pulau yang dibangun di Laut Cina Selatan yang disengketakan. Demikian diwartakan IRIB News Agency mengutip Reuters.



PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea

Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points

Tiga Negara Ajukan Pertemuan Darurat untuk Bahas Rudal Balistik Korut

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Benarkah Kebebasan Pers Makin Memburuk?

Menyimak Konflik Sosial di Indonesia

Menjaga dan Merawat Kerukunan Beragama di Papua

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »