» Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia? » Embargo dan Isolasi Qatar, Tahapan Awal Aksi Destabilisasi Inggris-AS di Timur Tengah » Kemana Isu Qatar Hendak Berlabuh? » Turki Kembali Mempolitisasi Islam dan Isu Tatar Untuk Kepentingan Ukraina » Indonesia Harus Desak Dewan Keamanan PBB Mengusut Serangan Rudal AS ke Pangkalan Udara Shayrat, Suriah
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Asia
28-02-2017
Oleh: Otjih Sewandarijatun *)
Prospek Hubungan Indonesia-Australia

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia kembali menghangat setelah ditemukannya materi pelatihan dalam kerjasama antara TNI dan Australia Defence Force (ADF) yang melecehkan harkat dan martabat Indonesia. Dalam kurikulum pelatihan tersebut, Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia secara sengaja diplesetkan dengan istilah Pancagila, integrasi Papua disebut sebagai okupasi militer, dan TNI dituding sebagai aktor pelanggar HAM di Papua.  Sulit untuk mengelak bahwa kurikulum pelatihan tersebut tidak hanya melecehkan harkat dan martabat Indonesia, tetapi juga dapat menanamkan pemahaman dan nilai-nilai yang keliru pada militer ADF tentang Indonesia.


17-01-2017
Memaksimalkan Relasi dengan "Saudara Tua"
Bagi orang seperti saya yang tertarik dengan isu kebijakan inovasi, Jepang punya banyak sekali nilai plus. 
 
Bukan karena kemampuan Jepang di era modernnya saja, tapi institusi mereka punya kemampuan luar biasa beradaptasi dengan pergeseran zaman.

11-01-2017
Kawasan Semakin Dinamis, Cina akan Terbitkan Kebijakan Keamanan di Asia Pasifik

Pemerintah Cina menilai kawasan Asia Pasifik akan terus menjadi fokus perhatian dunia. Pun Cina menilai dinamika geopolitik dan geostrategi di kawasan yang dinamis, maka Cina akan menerbitkan kertas putih kebijakannya terkait kerja sama keamanan di Asia Pasifik.


27-12-2016
Kapal Induk Cina Liaoning Masuki Wilayah Laut Cina Selatan

Kapal induk Cina Liaoning dan sejumlah kapal perang lainnya memasuki bagian utara Laut Cina Selatan pada Senin setelah melewati bagian selatan Taiwan. Pemerintah Cina menyatakan kegiatan itu adalah bagian dari latihan berkala.


16-12-2016
Cina Pasang Sistem Persenjataan di Pulau Sengketa
Sebuah think tank Amerika Serikat menyatakan bahwa Cina tampaknya telah memasang sistem anti-pesawat dan anti-rudal di pulau-pulau buatan di Laut Cina Selatan.

07-12-2016
China Sebut Donald Trump Presiden Twitter

Media massa China menyerang Presiden terpilih Donald Trump karena menyampaikan pernyataan keras lewat Twitter mengenai hubungan Amerika Serikat dengan China, bahkan ada yang mengolok-olok Trump tengah memerintah negaranya lewat Twitter.


22-11-2016
Aksi Pemakzulan Presiden Korsel Semakin Menguat
Partai oposisi pemerintah Korea Selatan mulai mengumpulkan tanda tangan untuk memakzulkan Presiden Park Geun-Hye setelah keputusan jaksa penyelidik pada Minggu (20/11) menetapkan Park terlibat dalam skandal korupsi dan pembocoran dokumen negara.

18-11-2016
Susul Rusia, Filipina Ancam Keluar dari Mahkamah Pidana Internasional
Presiden Filipina mengabarkan keputusan negara itu untuk keluar dari Mahkamah Pidana Internasional, ICC yang bermarkas di Den Haag, menyusul langkah Rusia yang terlebih dahulu keluar.

01-11-2016
Helmi Aditya
Agenda 'New World Order' China

Mengapa China tak mengirimkan bantuan militer ke Syria? Mengapa juga China abstain soal Crimea? Mengapa China menghadiri pertemuan Bilderberg?


25-10-2016
Filipina Tegaskan Putus Kerjasama Militer dengan AS
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menekankan upaya pemerintahannya memutus kerjasama militer dengan Amerika Serikat.



PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina
Dalam beberapa bulan belakangan ini, Presiden AS Donald Trump dengan sengaja membesar-besarkan ancaman senjata nuklir dan serangkaian uji coba rudal jarak menengah Korea Utara (Korut) meskipun ...

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Lihat lainya »
   Arsip
Holding BUMN dan Bancakan Kekuasaan

Federasi Nusantara dan Segala Hal yang Perlu Diperjuangkan

Nahdha Project Iringi Naiknya Morsi Menjadi Presiden Mesir

Presiden Lantik 9 Pengarah dan Kepala UKP PIP

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Embargo dan Isolasi Qatar, Tahapan Awal Aksi Destabilisasi Inggris-AS di Timur Tengah

7 Negara Arab Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Qatar

Perdana Menteri Malaysia Resmikan Siaran TV Digital

KPK Tetapkan 6 Tersangka Kasus Suap DPRD Jatim

Kemana Isu Qatar Hendak Berlabuh?

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »