» Memberi Makna Baru tentang Motif Politik Di Balik Pembunuhan Presiden Panama Omar Torrijos » Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil » Membaca IORA dari Sisi Lain Geopolitik » Indonesia dan Geopolitik Samudra Hindia » Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Asia
25-10-2016
Filipina Tegaskan Putus Kerjasama Militer dengan AS
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menekankan upaya pemerintahannya memutus kerjasama militer dengan Amerika Serikat.

05-10-2016
Duterte kepada Obama: "Pergi Sana, ke Neraka"

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, Selasa, menyatakan kemarahan kepada Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dengan mengatakan "pergi sana, ke neraka" dan mengungkapkan Amerika Serikat telah menolak menjual persenjataan ke negaranya.


27-09-2016
Penjualan Rudal Harpoon AS ke India
Para pejabat pertahanan India menyatakan Washington menandatangani kontrak penjualan sistem rudal berpandu anti kapal, Harpoon dengan New Delhi. Sesuai kontrak tersebut 22 unit rudal Harpoon akan diserahkan AS kepada India.

18-08-2016
China tegaskan ASEAN adalah mitra pentingnya

China menegaskan ASEAN adalah mitra dalam derap diplomasinya dan mendukung komunitas ASEAN untuk bersama-sama memelihara perdamaian dan stabilitas kerja sama keamanan kawasan.


09-08-2016
Kekerasan Sektarian Pecah Kembali di Myanmar
Berdasarkan laporan media pemerintah di hari Sabtu (2/7/2016), sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah masjid di wilayah utara Myanmar.

04-08-2016
Cina Gandeng Tiga Negara Asia Bentuk Koalisi Anti-Terorisme
Radio Pashtu, IRIB World Service (4/8) melaporkan, Komandan Angkatan Darat Pakistan, yang pada hari Rabu (3/8) berkunjung ke Provinsi Xinjiang, Cina dalam jumpa persnya mengabarkan kesepakatan yang dicapai dengan sejawatnya dari Cina, Afghanistan dan Tajikistan untuk membentuk sebuah koalisi segiempat guna memerangi terorisme.

29-07-2016
Kim Jong-un Disanksi, Korut Anggap AS Deklarasikan Perang
Pemberian sanksi Amerika Serikat (AS) kepada pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah mengakibatkan situasi di Semenanjung Korea semakin memanas. Informasi itu disampaikan Direktur Jenderal Departemen Urusan Amerika Serikat (AS), Han Song Ryol. 

22-07-2016
China Ancam India atas Pengerahan Tank ke Perbatasan
Pemerintah China mengancam akan menarik investasi Negeri Tirai Bambu di India menyusul pengerahan tank yang dilakukan Delhi ke perbatasan kedua negara. 

14-07-2016
Taiwan Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan

Sebuah kapal perang Taiwan bersiap untuk melayari Laut China Selatan, Rabu (13/7/2016),  untuk mempertahankan wilayah maritim Taiwan.


09-06-2016
Cina Imbau Filipina Selesaikan Sengketa Melalui Jalur yang Benar
Kementerian Luar Negeri Cina meminta Filipina untuk menyelesaikan sengketa di Laut Cina Selatan melalui jalur yang benar.
 
Reuters melaporkan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hong Lei, Rabu (8/6) mengatakan, perselisihan negara ini dengan Filipina di Laut Cina Selatan harus diselesaikan di meja perundingan.



PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing
Sebenarnya para olahragawan dan olahragawati yang “ketangkap basah” menggunakan doping, bukan hal baru terjadi di dunia olahraga. Ketika olahraga dewasa ini semakin erat kaitannya dengan prestise ...

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Mahasiswa Papua Minta Freeport Ditutup

Membaca Langkah Trump dari Perspektif The Power of Oil

Kontroversi Keberadaan Freeport

Penyebaran Paham Radikalisme: Ancaman Nyata Kedaulatan NKRI

Menyikapi Kasus Freeport

Bangkitnya Komunisme dalam Konstelasi Politik Indonesia

Bom Panci di Cicendo, Pesan Eksistensi Kelompok Radikal

Mewujudkan Spirit Demokrasi Pancasila

Perilaku Barbaristik dalam Politik Aceh

Saatnya Mengambil Alih Freeport

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »