» Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Asia
05-10-2016
Duterte kepada Obama: "Pergi Sana, ke Neraka"

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, Selasa, menyatakan kemarahan kepada Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dengan mengatakan "pergi sana, ke neraka" dan mengungkapkan Amerika Serikat telah menolak menjual persenjataan ke negaranya.


27-09-2016
Penjualan Rudal Harpoon AS ke India
Para pejabat pertahanan India menyatakan Washington menandatangani kontrak penjualan sistem rudal berpandu anti kapal, Harpoon dengan New Delhi. Sesuai kontrak tersebut 22 unit rudal Harpoon akan diserahkan AS kepada India.

18-08-2016
China tegaskan ASEAN adalah mitra pentingnya

China menegaskan ASEAN adalah mitra dalam derap diplomasinya dan mendukung komunitas ASEAN untuk bersama-sama memelihara perdamaian dan stabilitas kerja sama keamanan kawasan.


09-08-2016
Kekerasan Sektarian Pecah Kembali di Myanmar
Berdasarkan laporan media pemerintah di hari Sabtu (2/7/2016), sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah masjid di wilayah utara Myanmar.

04-08-2016
Cina Gandeng Tiga Negara Asia Bentuk Koalisi Anti-Terorisme
Radio Pashtu, IRIB World Service (4/8) melaporkan, Komandan Angkatan Darat Pakistan, yang pada hari Rabu (3/8) berkunjung ke Provinsi Xinjiang, Cina dalam jumpa persnya mengabarkan kesepakatan yang dicapai dengan sejawatnya dari Cina, Afghanistan dan Tajikistan untuk membentuk sebuah koalisi segiempat guna memerangi terorisme.

29-07-2016
Kim Jong-un Disanksi, Korut Anggap AS Deklarasikan Perang
Pemberian sanksi Amerika Serikat (AS) kepada pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah mengakibatkan situasi di Semenanjung Korea semakin memanas. Informasi itu disampaikan Direktur Jenderal Departemen Urusan Amerika Serikat (AS), Han Song Ryol. 

22-07-2016
China Ancam India atas Pengerahan Tank ke Perbatasan
Pemerintah China mengancam akan menarik investasi Negeri Tirai Bambu di India menyusul pengerahan tank yang dilakukan Delhi ke perbatasan kedua negara. 

14-07-2016
Taiwan Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan

Sebuah kapal perang Taiwan bersiap untuk melayari Laut China Selatan, Rabu (13/7/2016),  untuk mempertahankan wilayah maritim Taiwan.


09-06-2016
Cina Imbau Filipina Selesaikan Sengketa Melalui Jalur yang Benar
Kementerian Luar Negeri Cina meminta Filipina untuk menyelesaikan sengketa di Laut Cina Selatan melalui jalur yang benar.
 
Reuters melaporkan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hong Lei, Rabu (8/6) mengatakan, perselisihan negara ini dengan Filipina di Laut Cina Selatan harus diselesaikan di meja perundingan.

05-05-2016
Korsel dan Iran Bangun Kerjasama Bilateral

Korea Selatan dan Iran sepakat membangun hubungan kerjasama bilateral  era baru. Hal ini disampaikan Presiden Korsel Park Geun-hye saat kembali dari lawaran ke Tehran pada Rabu pagi (4/5/2016).




PREVIOUS   12345678   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik
Dalam berbagai kesempatan, pemerintahan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sudah sempat meminta maaf atas sepak-terjang tentara Jepang pada Perang Dunia II di beberapa negara eks koloninya ...

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Lihat lainya »
   Arsip
Dilihat Dari Gelagatnya, NATO Memang Ingin Agresi Militer ke Rusia

KPK Dalami Proses Penentuan Opini Kasus Kemendes-BPK

Anggaran Polri Naik di Masa Presiden Jokowi

Ketua OPEC Optimistis Stok Minyak Global Turun

Mengunjingkan Epistemologi Keraton

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »