» Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Asia
18-04-2016
Pertama, Pesawat Militer Cina Mendarat di Pulau Sengketa
Cina membenarkan pendaratan sebuah pesawat militer miliknya di Laut Cina Selatan untuk pertama kalinya.
 
Media pemerintah pada Senin (18/4/2016) melaporkan, pesawat militer Cina mendarat untuk pertama kalinya di bandara baru di sebuah pulau yang dibangun di Laut Cina Selatan yang disengketakan. Demikian diwartakan IRIB News Agency mengutip Reuters.

14-04-2016
Korsel dan AS Perkirakan Korut Lakukan Pelucuran Rudal Balistik

Otoritas militer Korea Selatan dan Amerika Serikat memperkirakan ada kemungkinan besar Korea Utara akan melakukan peluncuran misil rudal balistik jarak menengah Musudan dalam rangka peringatan hari ulang tahun pendiri Kim Il-sung yang jatuh pada 15 April.


14-04-2016
India Dituduh Ingin Ganggu Stabilitas Pakistan
Kepala militer Pakistan Jenderal Raheel Sharif menuduh India sengaja ingin mengganggu stabilitas negaranya. New Delhi dituduh tidak senang dengan rencana ekonomi ambisius antara Pakistan dengan China di kawasan tersebut.

12-04-2016
Korea Utara
FAO: Jatah Pangan Korut Berkurang 10 Persen

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) menyatakan sejak awal tahun ini penduduk Korea Utara hanya menerima sebanyak 370g jatah makanan dan jumlah itu berkurang 10% dibandingkan tahun lalu.


05-04-2016
Koalisi Militer Tokyo-Manila Hadapi Cina
Masuknya dua kapal perusak dan sebuah kapal selam Jepang ke perairan Filipina, menandai peningkatan kerja sama militer antara Tokyo dengan Manila.

04-04-2016
Transisi Kekuasaan dan Friksi Politik Myanmar
Transisi kekuasaan di Myanmar dan pelantikan presiden terpilih ditunggu-tunggu rakyat negara ini dengan penantian besar terjadinya reformasi. Tapi barangkali, penentangan fraksi militer di parlemen terhadap prakarsa jabatan khusus bagi Aung San Suu Kyi, pemimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), akan memupus terwujudnya separuh harapan tersebut.

04-04-2016
AS akan Gelar Latihan Perang Dekat Wilayah Sengketa di Laut Cina
Ketegangan di kawasan Laut Cina dipastikan akan semakin meningkat setelah AS memastikan akan menggelar latihan perang di dekat wilayah yang menjadi sengketa di Laut Cina Selatan bulan April ini.

01-04-2016
Malaysia Panggil Dubes Cina Terkait Pelanggaran Wilayah
Pemerintah Malaysia, hari Kamis (31/3), mengatakan telah memanggil duta besar Cina untuk menyampaikan kekhawatiran terhadap pelanggaran kapal-kapal berbendera Cina di Laut Cina Selatan yang disengketakan.

30-03-2016
Korsel: Korut Luncurkan Prokyektil Jarak Pendek

Markas Gabungan Angkatan Bersenjata Korea Selatan merilis bahwa Korea Utara meluncurkan satu proyektil jarak pendek dari Wonsan ke arah daratan timur laut pada Selasa (29/3/2016) pukul 05:40 pagi.


28-03-2016
Korea Selatan-Cina
Korsel Memulangkan 36 Jenazah Serdadu Cina

Pemerintah Korea Selatan memulangkan 36 jenazah serdadu Cina yang ikut bertempur saat Perang Korea ke Cina pada 31 Maret ini.




PREVIOUS   123456789   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik
Dalam berbagai kesempatan, pemerintahan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sudah sempat meminta maaf atas sepak-terjang tentara Jepang pada Perang Dunia II di beberapa negara eks koloninya ...

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Lihat lainya »
   Arsip
Dilihat Dari Gelagatnya, NATO Memang Ingin Agresi Militer ke Rusia

KPK Dalami Proses Penentuan Opini Kasus Kemendes-BPK

Anggaran Polri Naik di Masa Presiden Jokowi

Ketua OPEC Optimistis Stok Minyak Global Turun

Mengunjingkan Epistemologi Keraton

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »