» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Amerika
23-10-2014
Tragedi Pembunuhan 14 Warga Irak
Empat Pekerja Blackwater Dinyatakan Bersalah Membunuh 14 Warga Irak

Setelah selama tujuh minggu proses peradilan berlangsung, akhirnya juri federal Amerika Serikat memutuskan empat penjaga keamanan perusahaan Blackwater dinyatakan bersalah telah membunuh 14 warga Irak di alun-alun Baghdad pada 2007.


02-10-2014
Pengamanan Presiden AS
Pengamanan Gedung Putih "Bocor", Kepala Dinas Pengamanan Presiden AS Berhenti

Kepala Dinas Pengamanan Presiden AS atau Secret Service yang bertugas mengawal Presiden Barack Obama, mengundurkan diri. Pengunduran dirinya itu menyusul sejumlah insiden bocornya pengamanan di Gedung Putih.


21-09-2014
Penghadangan Jet Tempur
Enam Jet Tempur Rusia Dicegat Pesawat AS dan Kanada di Alaska

Petinggi pemerintah Amerika Serikat mengabarkan penghadangan terhadap enam jet tempur Rusia setelah memasuki wilayah Zona Identifikasi Pertahanan Udara (Air Defence Identification Zone) di dekat Alaska.


23-08-2014
Petagon Protes Cina atas Tindakan 'Cegat' Jet Patroli AS

John Kirby, Juru bicara Petagon mengatakan Amerika Serikat telah mengirim protes kepada militer Cina atas tindakan Cina yang mencegat pesawat AS di udara.


20-08-2014
Diskriminasi di Amerika Serikat
Navi Pillay Kritik Diskriminasi di Amerika Serikat

Komisaris tinggi HAM PBB, Navi Pillay Selasa (19/8) mengatakan, bentrokan antara polisi dan demonstran di kota Ferguson, Amerika mengingatkan kekerasan etnis akibat Apartheid di Afrika Selatan.


18-08-2014
Patung Gadis Perbudakan Syahwat Kedua Berdiri di Michigan

Patung gadis korban perbudakan syahwat militer Jepang kedua telah berdiri di Amerika Serikat, di Southfield, Negara Bagian Michigan.


13-08-2014
Pengadilan AS Tolak Gugatan Pembongkaran Patung di Glendale

Keputusan pengadilan Amerika Serikat yang menyebutkan pendirian patung patung gadis korban perbudakan syahwat Jepang di Glendale, AS tidak melanggar hukum.


06-08-2014
AS Suntik Pertahanan Israel USD225 Juta

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama telah sepakat untuk memberikan dana sebesar USD225 juta. Dana itu diberikan untuk membantu Israel dalam menambah kekuatan misil pertahanan Iron Dome. Demikian kata juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest.


06-08-2014
Para Pemimpin Afrika Bertemu di AS

Para pemimpin negara-negara Afrika berkumpul di ibukota AS, Washington DC, dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi terbesar yang digelar di AS, Senin (4/8).


01-08-2014
Amerika Serikat-Korut
AS Jatuhkan Sanksi Kepada Dua Perusahaan Korut

AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Korea Utara atas keterlibatannya dalam transaksi senjata yang melanggar resolusi PBB.




PREVIOUS   1234567891011   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Kaji Ulang Makna Globalisasi dan Implementasinya

China dan Rusia sepakat balas penempatan rudal AS di Korsel

Imigrasi Bekasi Deportasi 9 WNA China

Jasa Presiden Soekarno buat bangsa Indonesia

RESENSI: Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »