» Membaca Pulau Reklamasi dari Perspektif Geopolitik » Korut Sama Sekali Tidak Gentar Menghadapi Serangan Amerika Serikat » Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) » Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia » Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Kepentingan Nasional
14-03-2017
oleh: Stanislaus Riyanta *)
Bom Panci di Cicendo, Pesan Eksistensi Kelompok Radikal

Ledakan keras terjadi di Taman Pandawa kawasan Cicendo, Senin 27 Februari 2017 pukul 09.00 WIB. Informasi dari sumber di lapangan, pelaku bernama Yayat Cahdiyat, lahir di Purwakarta, 24 Juni 1975 yang beralamat di kampung Cukanggenteng Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung.


14-03-2017
Oleh: Wildan Nasution *)
Mewujudkan Spirit Demokrasi Pancasila

Peran pemuda sangat dibutuhkan dalam mengawal kejadian dan fenomena yang muncul di negara saat ini. Pemuda harus menegakkan keadilan di negara ini agar demokrasi tercipta dan negara Indonesia menjadi negara terpandang di kancah internasional.


14-03-2017
oleh: Pardiyanto*)
Perilaku Barbaristik dalam Politik Aceh

Sangat ironis di jaman modern, dimana pembaruan peradaban yang mengagungkan penghormatan kepada hak asasi manusia (HAM), namun justru kultur kekerasan atau barbaristik menjadi pilihan dalam budaya politik. Lebih disayangkan, budaya barbaristik harus muncul di Aceh Nanggroe Darussalam yang merupakan serambi mekahnya Indonesia. Darussalam sering diartikan rumah Tuhan karena Darussalam adalah surga, sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Darusalam yaitu negeri yang sejahtera atau negeri yang aman, sehingga seharusnya memberikan kesejukan, keamanan dan kenyamanan bukannya kekerasan.


14-03-2017
Oleh : Datuak Tjumano *)
Waspadai Eskalasi Propaganda Aktivis Pro Papua Merdeka

Manuver politik Vanuatu dan Kepulauan Solomon bersambut dengan menggeliatnya kegiatan politik aktivis Papua merdeka. Hal ini memperkuat sinyalemen koneksitas antara aktivis separatis Papua di Indonesia, dan yang berada di luar negeri dengan faksi-faksi politik di negara lain, terutama kawasan Pasifik.  Tidak lama berselang dengan pernyataan kontroversial dan tidak berdasar yang dikeluarkan saat Sidang Dewan HAM PBB Sesi ke-34 di Jenewa, Swiss pada Jum’at, 3 Maret 2017 oleh Menteri Kehakiman dan Pembangunan Masyarakat Vanuatu, Ronald Warsal, tentang isu pelanggaran HAM, dan permintaan misi khusus PBB untuk menginvestigasi ke Papua, aktivis KNPB dan simpatisannya segera meningkatkan propaganda politiknya dan menuntut pemisahan Papua dari NKRI.


14-03-2017
Oleh: Erlangga Pratama *)
Menyoal Manuver Vanuatu dan Solomon Islands dalam Isu Papua

Delegasi Vanuatu dan Kepulauan Solomon dalam momentum Sidang Dewan HAM PBB Sesi ke-34 di Jenewa, Swiss pada Jum’at, 3 Maret 2017, kembali membuat manuver yang provokatif. Pernyataan Menteri Kehakiman dan Pembangunan Masyarakat Vanuatu, Ronald Warsal, tentang isu pelanggaran HAM di Papua dan permintaan agar ada misi khusus PBB untuk menginvestigasi, jelas keliru, tidak didukung oleh pengetahuan empiris, data dan fakta terkini tentang berbagai kemajuan pembangunan di Papua.  Karena itu, tudingan ini lebih mirip propaganda politik untuk mendiskreditkan Indonesia dibanding solidaritas sesungguhnya sebagai bangsa rumpun Melanesia,serta dapat ditafsirkan sebagai dukungan politik terhadap separatisme yang diusung oleh segelintir aktivis Papua merdeka.


14-03-2017
oleh: Pardiyanto*)
Akankah Teroris Menjadi Ancaman Nyata Selamanya di Kehidupan Kita

Awal tahun 2017, lagi-lagi kita dihebohkan dengan aksi teror di Cincedo, Bandung, Jawa Barat sekitar pukul 09.00 27 Februari 2017. Yayat Cahdiyat alias Dani alias Abu Salam lahir di Purwakarta, Jawabarat (24 Juni 1975), melakukan peledakan bom panci Taman Pandawa kawasan Cicendo, Bandung. Pelaku sempat bersembunyi di Kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo. Saat pengerebekan, Yayat  Cahdiyat melontarkan perkataan menuntut pembebasan teman-temannya yang ditahan Densus 88.


13-03-2017
Presiden Joko Widodo Akan Melantik Beberapa Duta Besar RI Baru

Pelantikan Duta Besar RI akan digelar di Istana Negara, Senin 13 Maret 2017 pukul 14.00 WIB dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

Berikut 17 nama yang akan dilantik sebagai Duta Besar :

1. Drs. Hasan Kleib, MA sebagai Dubes RI untuk Swiss di KBRI Jenewa
2. Drs. Priyo Iswanto, MA sebagai Dubes RI untuk Kolombia di KBRI Bogota
3. Mayjen TNI (Purn) Dr. Ir. Arief Rachman, MM, MBA, sebagai Dubes RI untuk Afganistan di KBRI Kabul
4. Drs. Rahmat Pramono, MA, sebagai Dubes RI untuk Kazakhstan di KBRI Astana
5. Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, sebagai Dubes RI untuk Tunisia di KBRI Tunis


08-03-2017
Survei: DPR Jadi Lembaga Terkorup

Dewan Perwakilan Rakyat dinilai sebagai lembaga paling korup oleh responden dalam survei yang digelar Global Corruption Barometer (GBC) 2017. Survei ini diadakan oleh Transparency International dengan jumlah 1.000 responden di 31 provinsi.


28-02-2017
Oleh: Ferdiansyah, Pemerhati Sosial dan Politik
Ketika Jokowi Membangun Papua

Pembangunan infrastruktur di Papua menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kurun waktu dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo. Tercatat Presiden Jokowi telah lima kali berkunjung mengawasi pembangunan infrastruktur di Papua.


22-02-2017
Oleh : Wildan Nasution*)
Menyoal Perselisihan antara SBY-Antasari Azhar

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menuding mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi sosok dibelakang tuduhan pembunuhan yang menyebabkan Antasari Azhari dibui selama 18 tahun. Antasari mengklaim bahwa Yudhoyono telah menginstruksikan pengusaha besar, Hary Tanoesoedibjo untuk menjenguknya beberapa minggu sebelum dia ditangkap, dimana Hary Tanoesoedibjo meminta Antasari untuk tidak menahan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aulia Pohan, yang telah melakukan korupsi.




PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
Pada 25 April 2017 forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC) akan menyelenggarakan Senior Official Meeting (SOM) membahas aplikasi Ukraina untuk menempatkan ...

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Lihat lainya »
   Arsip
Iran Tingkatkan Pembelian Minyak Sawit Indonesia

Myanmar Bantah terjadi Pembersihan Suku Rohingya

Ini Sikap AS Terkait Serangan Ke Suriah

China Kembalikan Batu Bara asal Korea Utara

Malala Utusan Perdamaian PBB untuk Pendidikan Perempuan

Membaca "Tudingan Curang"-nya Trump terhadap Indonesia

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Plutokrasi: Tirani akan Menimbulkan Perlawanan

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Program Nuklir Korea Utara Akan Jadi Perang Diplomasi Antara Presiden Trump dan Presiden Jinping di Florida

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »