» Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik » Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik » Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Kepentingan Nasional
27-05-2017
Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu

Densus 88 mengamankan tiga terduga pelaku teror bom di Kampung Melayu, Jumat (26/5/2017).


15-05-2017
Batara R. Hutagalung
Pembentukan Citra Negatif Indonesia di Luar Negeri

Setelah mencuatnya kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki T Purnama alias Ahok, beberapa negara tertentu, terutama Belanda, mendapat amunisi baru dan segera melancarkan lagi serangan terhadap Indonesia.


06-05-2017
GFI Ingatkan 5 Poin Pesan Panglima TNI

Global Future Institute (GFI) Jakarta mengingatkan pesan Panglima TNI Gatoto Nurmantyo tentang pentingnya menjaga kedaulatan NKRI. Seperti dalam paparannya yang bisa kita simak di video, Panglima TNI menyampaikan pesan yang bisa kita sarikan menjadi lima poin.


19-04-2017
Pilkada Rasa Devide et Impera
Gelaran pemilihan kepala daerah kembali dihelat pada tahun 2017 ini.  Sebagai bangsa, kita patut bangga karena kepedulian masyarakat terhadap calon kepala daerah meningkat dibandingkan pilkada-pilkada sebelumnya. Tetapi sebagian dari kita (termasuk penulis) merasakan ada suasana yang tidak sehat dari “kepedulian” yang ditunjukkan oleh publik khususnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017.  

04-04-2017
Panglima TNI: Tujuh Langkah untuk Menguasai Indonesia

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyebut ancaman yang dihadapi Indonesia.  Menurutnya ada tujuh langkah untuk menguasai Indonesia.


04-04-2017
Salafi dan Wahabi

 Istilah salafi pada mulanya digunakan oleh beberapa komunitas Sunni. NU menggunakan istilah ini untuk kesetiaan terhadap model ajaran para imam-imam madzab dalam memecahkan problem masa kini. Sejak awal, NU juga telah mengklaim sebagai kelompok ”ahlussunnah wal jamaah”. Istilah yang juga kini digunakan gerakan wahabi/salafi.


03-04-2017
Press Release: Forum Diaspora Membagi
Indonesian Diaspora Network (IDN) – Manila, wadah organisasi para diaspora Indonesia di Manila, menyelenggarakan kegiatan Forum Diaspora Membagi pada hari Sabtu, 1 April 2017. Ketua IDN-Manila, Said Zaidansyah, menginformasikan bahwa forum ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para diaspora untuk membagi informasi, ilmu pengetahuan dan pengalaman dengan sesamanya. Selain juga diharapkan bisa menjadi wadah berjejaring bagi para diaspora Indonesia di Manila. 

24-03-2017
Oleh: Otjih Sewandarijatun *)
Perlu Ketegasan Pemerintah Menangani Ormas Radikal

Pada awal tahun 2016, Badrodin Haiti yang kala itu menjabat sebagai Kapolri, dalam kesempatan Silaturahmi Nasional 90 Tahun Pesantren Gontor di Tangerang, menyatakan ada tiga kelompok besar organisasi radikal di Indonesia, yakni Jamaah Islamiyah, Tauhid Wal Jihad, dan NII.  Haiti mengidentifikasi ada 21 organisasi pendukung ISIS di Indonesia, 15 diantaranya adalah Majelis Mujahidin Indonesia Timur, Mujahidin Indonesia Barat, Ring Banten, Jamaah Ansharut Tauhid, Jamaat al-Tawhid wal-Jihad, Pendukung dan Pembela Daulah Islam, Jemaah Ansauri Daulah, Ma’had Ansyarullah, Laskar Dinullah, Gerakan Tauhid Lamongan, Halawi Makmun Group, Ansharul Khilafah Jawa Timur, IS Aceh, Ikhwan Muahid Indonesi fil Jazirah al-Muluk, dan Khilafatul Muslimin.  Data ini tentu saja mengejutkan semua pihak dan membuktikan bahwa radikalisme nyata secara faktual dan berpotensi menjadi ancaman nasional.


23-03-2017
Oleh: Erlangga Pratama *)
Sukses Pilkada 2017 dan Agenda Perbaikan Pilkada 2018

Hasil rekapitulasi pemungutan suara 101 Pilkada serentak tahun 2017 telah diumumkan. Hasil tersebut belum final mengingat 50 diantara 101 atau 50% peserta Pilkada itu mengajukan sengketa hasil penghitungan suara ke Mahkamah Konstitusi (MK).  Jumlah gugatan ini lebih sedikit dibandingkan gugatan sengketa dalam Pilkada serentak sebelumnya yang mencapai 56% atau 152 dari 269 Pilkada.  Dari keseluruhan gugatan sengketa Pilkada yang masuk ke MK tahun 2017 ini, diperkirakan hanya 7 daerah saja yang memenuhi syarat ambang batas selisih suara.  Hal ini merujuk pada ketentuan dalam UU 10/2016 tentang Pilkada dan Peraturan MK No. 1/2017 tentang Pedoman Beracara dalam Perselisihan Hasil Pemilihan dimana pengajuan gugatan harus memenuhi persentase ambang batas selisih suara, yakni dari 0,5% hingga 2% sesuai dengan jumlah penduduk di daerah tersebut.


23-03-2017
Oleh: Iqbal Fadillah, Pemerhati Sosial dan Politik
Revolusi Mental Tangkal Bahaya Laten Komunisme

Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan komunis internasional. Komunisme atau Marxisme adalah ideologi dasar yang umumnya digunakan oleh partai komunis di seluruh dunia. sedangkan komunis internasional merupakan racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut "Marxisme-Leninisme". Secara umum komunisme berlandasan pada teori Materialisme Dialektika dan Materialisme Historis oleh karenanya tidak bersandarkan pada kepercayaan mitos, takhayul dan agama dengan demikian tidak ada pemberian doktrin pada rakyatnya, dengan prinsip bahwa "agama dianggap candu" yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran ideologi lain karena dianggap tidak rasional serta keluar dari hal yang nyata (kebenaran materi).




PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Dan ASEAN Harus Pertimbangkan kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia Sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik
Belakangan ini, persaingn global AS versus Cina di Asia Pasifik semakin menajam. Indonesia, yang sejatinya merupakan pelopor strategi perimbangan kekuatan di antara dua kutub yang sedang ...

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia dan ASEAN Harus Pertimbangkan Kerjasama ASEAN-Uni Ekonomi Eurosia sebagai Alternatif Menajamnya Persaingan AS-Cina di Asia-Pasifik

Erdogan Kunjungi Teluk untuk Redakan Sengketa Qatar

Wapres Jusuf Kalla Bahas Kerja Sama Maritim dengan Vietnam

PERPPU N0. 2/2017, PERPU CCTV

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Meskipun Sudah Meminta Maaf, Pemerintah Jepang Tetap Mempertunjukkan Watak Agresif Dan Ekspansionistik

Mengenal Perang Asimetris: Sifat, Bentuk, Pola dan Sumber

Iran Harap Perang Yaman Tidak Sulut Konfrontasi Iran-Saudi

RI -Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan

Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »