» Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi » Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia » Pemerintah Jepang Tidak Punya Itikad Baik Menyelesaikan Masalah Ianfu di Indonesia » Aleppo, Propaganda dan Peta Aliansi Militer Terbaru (Bagian 2-Selesai) » Meneropong Masa Depan Angkatan Bersenjata Cina
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Kepentingan Nasional
25-11-2016
Jangan Adu TNI-POLRI, Jangan Benturkan Negara cq Aparatnya dengan Umat Islam!

Agaknya, hiruk-pikuk jagad politik di Tanah Air yang dipicu oleh "kasus pulau seribu" kian memanas. Tidak cuma pemain lokal berkecimpung memanfaatkan moment, aktor-aktor global pun turut bermain. Itu keniscayaan. Kenapa? Jelas. Bicara Jakarta berarti berbicara tentang Indonesia, karena ia (Jakarta) adalah etalase negeri ini. Mengkaji Indonesia, artinya juga membahas (geo) politik global, oleh sebab banyak kepentingan para adidaya disini. Kenapa demikian, Indonesia dalam perspektif geopolitk global, selain didudukkan sebagai pemasok raw material, pasar yang tak pernah kenyang, tempat putar ulang kapital para negara produsen (apapun) ---karena cangkul dan ikan asin saja harus impor--- juga yang terkini bahwa faktor geografi memposisikan sebagai lintasan sealanes of communication/transportatian (SLOC/T). Jalur distribusi (pangan, minyak, dll) dan lintasan barang dan jasa berbagai negara yang tak pernah sepi.


25-11-2016
Wildan Nasution *)
Maklumat Polri dan Perkiraan Skenario 212

Sejumlah Kapolda di wilayah yang merupakan basis massa organisasi dan kelompok Islam akan mengeluarkan maklumat yang melarang pemberangkatan massa untuk melakukan demonstrasi di Jakarta pada 25 November dan 2 Desember 2016.


24-11-2016
Stanislaus Riyanta*)
Hormati Hukum, Aksi 212 Tidak Perlu Dilakukan

Ahok dianggap menistakan agama saat berbicara di depan warga Kepulauan Seribu. Gubernur DKI non aktif ini menyebut surat Al Maidah ayat 51 dipakai membohongi warga untuk tidak memilihnya. Ucapan Ahok ini membuat dirinya dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan tuduhan penistaan agama. Tidak hanya dilaporkan ke Polisi, unjuk rasa besar-besaran terjadi pada tanggal 28 Oktober 2016, dan 4 November 2016 sebagai reaksi atas ucapan Ahok.


23-11-2016
Oleh: Bagus Taruno Legowo*)
Tiga Teori Bangsa Menurut Bung Karno
Ada 3 teori untuk mengenali Bangsa Indonesia menurut Ir. H. Soekarno:
  1. Teori senasib sepenanggungan dan kesamaan sejarah (Otto Bauer).
  2. Teori kesamaan cita-cita atau kehendak yang terkenal dengan istilah 'raison de etre ensemble' (Ernest Renan). 
  3. Teori geopolitik dan geostrategis, dimana antara manusia dan alam tempatnya berada sudah menyatu ribuan tahun.

23-11-2016
Oleh : Toni Ervianto*)
UNJUK RASA 2 DESEMBER, MALAH MENGUNTUNGKAN AHOK
Ditengah menguatnya polarisasi antar pendukung  menjelang Pilkada serentak 2017, pihak-pihak yang berwenang telah melakukan sejumlah langkah untuk meredakan situasi nasional yang memanas akibat adanya kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok.

23-11-2016
Oleh : Wildan Nasution *)
MAKLUMAT POLRI DAN PERKIRAAN SKENARIO 212
Sejumlah Kapolda di wilayah yang merupakan basis massa organisasi dan kelompok Islam akan mengeluarkan maklumat yang melarang pemberangkatan massa untuk melakukan demonstrasi di Jakarta pada 25 November dan 2 Desember 2016.

17-11-2016
Mengkaji Aksi Massa 25 November 2016
Adanya pernyataan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait Surah Al-Maidah ayat 51, yang dinilai sebagai penistaan agama Islam oleh beberapa kelompok pemuda maupun Ormas Islam, telah memicu emosi masyarakat luas untuk menuntut ketegasan hukum memenjarakan Ahok. Hal ini ditunjukkan melalui adanya aksi bela Islam II pada 4 November 2016 lalu. Aksi ini dikoordinatori oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat maupun kelompok pemuda dalam mengemukakan penolakan serta penjarakan Ahok. Pernyataan yang dikemukakan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memanglah sensitif karena dapat dibelokkan atau secara tidak langsung memberikan peluang bagi kelompok oposisi atau oknum yang berkepentingan membawa isu ini menjadi masalah nasional.

15-11-2016
Mewaspadai Kerawanan Pilkada Serentak 2017
PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak merupakan sistem yang dianggap paling demokratis. Pada pelaksanaan ini, rakyat secara langsung memilih kepala daerahnya sehingga dapat secara langsung mengawasi pola kepemimpinan kepala daerah dalam proses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pilkada Serentak merupakan bentuk implementasi desentralisasi politik.

16-11-2016
oleh : Stanislaus Riyanta
Aksi Teror di Samarinda Bukan Pengalihan Isu
Setiap kali ada aksi teror di Indonesia selalu ada pihak yang mereka-reka teori konspirasi terkait aksi tersebut. Ujung-ujungnya aksi teror disebut sebagai permainan intelijen, pengalihan isu, atau apapun yang justru akan mengaburkan niat dan motif sesungguhnya. Hal ini terjadi juga pada aksi teror di  Gereja Oikumene RT 003 Nomor 32 Jalan Cipto Mangun Kusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Kalimantan Timur pada Minggu (13/11/2016) sekitar pukul 10.00 WITA. Aksi yang mengakibatkan 4 balita menjadi korban dan 1 diantaranya meninggal dunia dianggap oleh pihak tertentu sebagai aksi pengalihan isu.

13-11-2016
Ancaman Kontemporer Indonesia

Tak boleh disangkal, isu aktual yang tengah berputar-putar di kelompok negara nation state (negara bangsa) seperti Indonesia ialah tesis akademis: "Bahwa nation state sudah tidak memadai dan/atau tak layak lagi, maka harus diganti dalam bentuk lain, seperti negara kepentingan (corporate state) misalnya, atau negara suku (ethnic state), negara agama (religius state) dan lain-lain."




PREVIOUS   12345678   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa
June S Syarief, Kepala Seksi Afrika, Eropa, dan Rusia, Kementerian Perdagangan RI. Disampaikan dalam Seminar Terbatas para ahli dengan tema "MEMBANGUN STRATEGI PERIMBANGAN KEKUATAN DALAM RANGKA MENGAKTUALISASIKAN ...

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Saatnya Indonesia Tampil Sebagai Kekuatan Baru dan Penyeimbang Kekuatan Dunia di Tengah Persaingan Global Dewasa Ini

Lihat lainya »
   Arsip
Palestina Minta Dukungan Indonesia di Konferensi Paris

Mengingatkan Perdana Menteri Shinzo Abe Atas Beberapa Kejahatan Perang Jepang di Indonesia

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Bela Negara adalah Kewajiban bagi Setiap Warga Negara Menyikapi Anarkisme (Geo) Politik Global

Kaji Ulang Makna Globalisasi dan Implementasinya

China dan Rusia sepakat balas penempatan rudal AS di Korsel

Imigrasi Bekasi Deportasi 9 WNA China

Jasa Presiden Soekarno buat bangsa Indonesia

RESENSI: Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Partai Berkuasa di Hungaria Ingin Usir "LSM George Soros"

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »