» Asia Pasifik dalam Pusaran Kekuatan-kekuatan Global » Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea » Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points » Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia » Berebut Kedaulatan Spratly, Memicu Ketegangan Baru di Asia Tenggara Pada Era Donald Trump
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Afrika
18-06-2015
14 tewas dalam bentrok antar-suku di Kenya

Sedikitnya 14 orang tewas dalam bentrokan baru antar-suku dua hari belakangan di wilayah Mandera, bagian timur-laut Kenya, kata beberapa pejabat pada Rabu (17/6).


16-06-2015
Terancam Penangkapan, Presiden Sudan Tinggalkan Afrika Selatan

Presiden Sudan Omar Al-bashir telah meninggalkan Afrika Selatan setelah Pengadilan Tinggi Pretoria mengeluarkan surat perintah pencekalan terhadapnya, kata beberapa sumber seperti dilaporkan Xinhua dan dilansir Antara, hari ini (15/6).


18-05-2015
Hampir 40.000 Warga Burundi Mengungsi

Hampir 40.000 warga Burundi mengungsi ke Rwanda, Tanzania, dan Republik Demokratik Kongo seiring krisis politik menjelang pemilihan umum, kata PBB pada Rabu.


15-05-2015
Burundi
Kudeta di Burundi Gagal, Presiden Pierre Nkurunziza Kembali ke Negaranya

Presiden Burundi Pierre Nkurunziza dikabarkan sudah kembali ke negaranya sehari setelah upaya kudeta yang dipimpin Mayor Jenderal Godefroid Niyombare, mantan sekutu presiden, pada Rabu (13/05/2015) ketika Nkurunziza berada di Tanzania guna menghadiri pertemuan mengenai krisis pemilu di Burundi.


28-03-2015
Nigeria
Nigeria Gelar Pemilu Presiden

Nigeria menggelar pemilihan umum untuk memilih presiden baru, Sabtu (28/03/2015). Warga Nigeria akan memilih apakah Presiden Goodluck Jonathan atau Muhammadu Buhari yang akan menjadi presiden mereka untuk empat tahun ke depan.
 


27-02-2015
Sudan Selatan
Kepentingan Atas Minyak, Cina Kerahkan Pasukan Perdamaian di Sudan Selatan

Cina mengumumkan pengerahan pasukan infantri yang pertama untuk bergabung dengan misi penjaga perdamaian PBB di Sudan Selatan. Pemerintah Beijing memiliki kepentingan atas minyak di negara tersebut?


26-02-2015
Republik Ghana
Perekonomian Ghana Memburuk, Ribuan Rakyat Turun Ke Jalan

Ribuan warga Ghana pada Rabu (25/2/2015) turun ke jalan di Kumasi, kota dengan penduduk paling padat kedua di Ghana, untuk memprotes kondisi ekonomi yang bertambah parah di negeri Afrika Barat itu.


01-01-2015
AS Kutuk Upaya Kudeta di Gambia
Amerika Serikat pada Selasa, mengutuk upaya kudeta di Negara kecil Afrika Barat Gambia dan mendesak warga negaranya sendiri untuk menjauh dari ibu kota sampai situasi tenang.

01-01-2015
Konflik Sudan Selatan
Puluhan Ribu Tewas dalam Konflik Sudan Selatan
Konflik di Sudan Selatan telah merenggut nyawa puluhan ribu orang, ungkap Sekjen PBB. Meski data resmi dalam konflik yang mendera salah satu negara Afrika itu belum ada, Ban Ki-moon pada hari Senin (15/12/14) menyebut angka "puluhan ribu" dari warga Sudan Selatan yang tewas dalam berbagai aksi kekerasan.

10-12-2014
Sudan: AS Di Balik Semua Penderitaan Arab
Presiden Sudan Omar al-Bashir mengecam AS atas kebijakan intervensionis dan bertanggung jawab atas semua penderitaan di dunia Arab.



PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia
Pada 2014 lalu, Global Future Institute sempat menyorot secara khusus etnis Tatar yang bermukim di Crimea. Waktu itu, beberapa tokoh etnis Tatar dari seluruh dunia berkumpul ...

Kalau ASEAN Satu Misi dan Satu Suara, Bisa Mengalahkan Amerika Serikat dan Eropa

Merevitalisasi Peran Aktif Indonesia di Forum OKI Sebagai Mediator Berbagai Konflik yang Terjadi di Timur-Tengah dan Negara-Negara Lain

Dalam Konflik Luat Cina Selatan, Indonesia Mampu Memainkan Peran Sebagai The Honest Broker (Penengah Yang Jujur)

Menghidupkan Kembali WE FEELING Afrika Kepada Indonesia Dalam Rangka Mengaktualisasikan Kembali Politik Luar Negeri RI Yang Bebas-Aktif

Perlu Mempertimbangkan Rusia Sebagai Sekutu Strategis Indonesia Dalam Mengaktualisasikan Politik Luar Negeri Bebas-Aktif

Lihat lainya »
   Arsip
Titik-Titik Strategis dan Kritis atas Takdir Geopolitik Indonesia yang Harus Disikapi

Etnis Tatar Tetap Dimainkan Negara-Negara Blok Barat untuk Aksi Destabilisasi terhadap Rusia

Uji Coba Rudal Jarak Menengah Korea Utara Semakin Meningkatkan Eskalasi Konflik di Semenanjung Korea

Geoposisi Silang dan Fee pada Choke Points

Tiga Negara Ajukan Pertemuan Darurat untuk Bahas Rudal Balistik Korut

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Benarkah Kebebasan Pers Makin Memburuk?

Menyimak Konflik Sosial di Indonesia

Menjaga dan Merawat Kerukunan Beragama di Papua

Membendung Radikalisme dan Mempertahankan Keutuhan NKRI

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »