» Pelatihan Bela Negara Harus Dalam Bingkai Untuk Menangkal Perang Asimetris dan Skema Penjajahan Gaya Baru Yang Dilancarkan Asing » Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara » Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia » AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang » Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia
Join With Us at :

   Terpopuler
DAMPAK PERTIKAIAN GLOBAL: SIKAP POLITIK DAN REVOLUSI INDUSTRI DI INDONESIA (Sebuah Telaah Geopolitik)
Rusia Tawarkan Rudal S-300 Tuk Rontokkan Pesawat Australia
Dibalik Pedasnya, Cabe Memiliki Manfaat bagi Kesehatan
Beberapa Alasan Strategis Kesiapsiagaan Perang Rusia Untuk Mempertahankan Crimea dan Beberapa Wilayah Perbatasan Ukraina
Sistem Pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia -Bagian 4
Makna Strategis Kunjungan Presiden Putin Ke Indonesia
Cermati Tiga Kekuatan Militer Baru di Asia Pasifik: Cina, Jepang dan India
Mengintip Kekuatan Angkatan Bersenjata Amerika dan NATO
Mengawasi Asia Tenggara Lewat Indonesia
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Selatan Versus Korea Utara
Read More »

Jejak Pendapat
Benarkah perseteruan sengketa Laut Cina Selatan menjadi pemicu bergesernya konflik global Amerika Serikat versus Cina-Rusia ke Asia Tenggara?
Sangat Benar
Benar
Tidak Benar
Tidak Tahu
   


Links

Departemen Luar Negeri RI
PBNU
IRIB
Kajian Timur Tengah
Magister HI Unpad
World Future Online
KASKUS-The Largest Indonesian Community
Penerbit ImtiyaZ
Seminar Kapitulasi Jepang
Bayt al-Hikmah Institute
Global Research
Indopetronews

Afrika
29-07-2015
Dewan Keamanan Perpanjang Mandat Misi PBB di Somalia

Dewan Keamanan PBB, Selasa (28/7/2015) dengan suara bulat menyetujui sebuah resolusi untuk memperpanjang mandat Misi Bantuan PBB di Somalia (UNSOM) sampai 30 Maret 2016.


18-06-2015
14 tewas dalam bentrok antar-suku di Kenya

Sedikitnya 14 orang tewas dalam bentrokan baru antar-suku dua hari belakangan di wilayah Mandera, bagian timur-laut Kenya, kata beberapa pejabat pada Rabu (17/6).


16-06-2015
Terancam Penangkapan, Presiden Sudan Tinggalkan Afrika Selatan

Presiden Sudan Omar Al-bashir telah meninggalkan Afrika Selatan setelah Pengadilan Tinggi Pretoria mengeluarkan surat perintah pencekalan terhadapnya, kata beberapa sumber seperti dilaporkan Xinhua dan dilansir Antara, hari ini (15/6).


18-05-2015
Hampir 40.000 Warga Burundi Mengungsi

Hampir 40.000 warga Burundi mengungsi ke Rwanda, Tanzania, dan Republik Demokratik Kongo seiring krisis politik menjelang pemilihan umum, kata PBB pada Rabu.


15-05-2015
Burundi
Kudeta di Burundi Gagal, Presiden Pierre Nkurunziza Kembali ke Negaranya

Presiden Burundi Pierre Nkurunziza dikabarkan sudah kembali ke negaranya sehari setelah upaya kudeta yang dipimpin Mayor Jenderal Godefroid Niyombare, mantan sekutu presiden, pada Rabu (13/05/2015) ketika Nkurunziza berada di Tanzania guna menghadiri pertemuan mengenai krisis pemilu di Burundi.


28-03-2015
Nigeria
Nigeria Gelar Pemilu Presiden

Nigeria menggelar pemilihan umum untuk memilih presiden baru, Sabtu (28/03/2015). Warga Nigeria akan memilih apakah Presiden Goodluck Jonathan atau Muhammadu Buhari yang akan menjadi presiden mereka untuk empat tahun ke depan.
 


27-02-2015
Sudan Selatan
Kepentingan Atas Minyak, Cina Kerahkan Pasukan Perdamaian di Sudan Selatan

Cina mengumumkan pengerahan pasukan infantri yang pertama untuk bergabung dengan misi penjaga perdamaian PBB di Sudan Selatan. Pemerintah Beijing memiliki kepentingan atas minyak di negara tersebut?


26-02-2015
Republik Ghana
Perekonomian Ghana Memburuk, Ribuan Rakyat Turun Ke Jalan

Ribuan warga Ghana pada Rabu (25/2/2015) turun ke jalan di Kumasi, kota dengan penduduk paling padat kedua di Ghana, untuk memprotes kondisi ekonomi yang bertambah parah di negeri Afrika Barat itu.


01-01-2015
AS Kutuk Upaya Kudeta di Gambia
Amerika Serikat pada Selasa, mengutuk upaya kudeta di Negara kecil Afrika Barat Gambia dan mendesak warga negaranya sendiri untuk menjauh dari ibu kota sampai situasi tenang.

01-01-2015
Konflik Sudan Selatan
Puluhan Ribu Tewas dalam Konflik Sudan Selatan
Konflik di Sudan Selatan telah merenggut nyawa puluhan ribu orang, ungkap Sekjen PBB. Meski data resmi dalam konflik yang mendera salah satu negara Afrika itu belum ada, Ban Ki-moon pada hari Senin (15/12/14) menyebut angka "puluhan ribu" dari warga Sudan Selatan yang tewas dalam berbagai aksi kekerasan.



PREVIOUS   1234567   NEXT


Advance Search

   Isu Hangat »
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak
Kalau benar manuver diplomatik AS melalui DK-PBB tersebut dimaksudkan untuk mengajak seluruh dunia mengisolasi dan mengembargo Korea Utara, lantas bagaimana sikap Indonesia? ...

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Beroperasinya Sistem Pertahanan Anti-Rudal THAAD AS di Korea Selatan Sebenarnya Ditujukan Terhadap Cina

Waspadai Ukraina Mempolitisasi Etnis Muslim Tatar di Forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Reunifikasi Menuju Penyelesaian Krisis Korea Harus Melibatkan Enam Negara (Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, Republik Rakyat Cina, Rusia dan Jepang)

Laporan Penggunaan Doping Olahragawan Kelas Dunia Berpotensi Dijadikan Alat Politik untuk Menghancurkan Reputasi Olahrawan Negara Pesaing

Lihat lainya »
   Arsip
Indonesia Harus Membujuk Korea Utara Agar Bersikap Moderat dan Lunak

Indonesia Harus Berperan Aktif bersama ASEAN Menolak Manuver Diplomatik AS Mengisolasi Korea Utara

Uranium, Freeport McMoran dan Indonesia

AS Gunakan Afghanistan Sebagai Ajang Uji Coba Peralatan Militer dan Metode Perang

Implementasi Pemahaman Wawasan Nusantara Dalam Wujudkan Negara Maritim Indonesia

Zijin Mining Group Company Limited, Perusahaan Cina Yang Siap Mengambil Alih Freeport Indonesia?

Turki Dukung RI Jadi Anggota DK PBB

Dibalik Sukses Pengendalian Harga-harga Pangan pada Idul Fitri 2017

Freeport: Memperpanjang Pelecehan dan "Freedom of Looting"

Arab Saudi dan Sekutu Beri Tambahan Waktu Dua Hari kepada Qatar

Lihat lainya »
   Bedah Buku
Pengarang :
Isu-isu Sensitif Diletupkan Supaya Negara-negara Imperialis Bebas Mengeruk Sumber Daya Alam Indonesia

Judul:
Perang Asimetris dan Skema Penajajahan Gaya Baru
Penulis:
M. Arief Pranoto dan Hendrajit
Penerbit:
Global Future Institute
Cetakan:
I, Desember 2016
Tebal Buku: 234 Halaman

Lihat Lainnya »